Ilustrasi. (net)

Minggu, 05 Januari 2020 - 20:23 WIB 17800000

Ketika Hukum Sudah di Kaki

Share ke BBM

HUKUM kata yang kerap terdengar ditelinga setiap insan, dan hukum menjadi tombak keadilan bagi setiap negara untuk melaksanakan keadilan.

Tua-muda, miskin-kaya, besar-kecil, siapapun yang bersalah tentu akan mendapatkan hukuman yang setimpal.

Masalah terpelik yang dihadapi dinegeri saat ini yakni hukum, masyarakat selalu mendengar kalimat " setiap warga sama dimata hukum, setiap yang bersalah akan dihukum" bahkan kalimat ini adalah kalimat yang sangat melekat dipikiran mereka, namun mirisnya setiap masyarakat tak merasakan akan keadilan yang dijanjikan para penegak hukum yang bersalah justru bisa menjadi benar dan yang benar bisa menjadi bersalah.

Didalam pancasila sila kedua tertuang kalimat " kemanusiaan yang adil dan beradap" dari kalimat ini dapat disimpulkan setiap warga negara berhak akan hak kemanusiaannya berhak mendapatkan keadilan yang sama, negara menjanjikan akan kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh warga negaranya.

Jika benar begitu mengapa banyak keluhan yang keluar dari mulut warga yang merasakan tidak mendapat keadilan? Apakah penyebab utama hukum tak terealisasikan dengan baik?

Di sini penulis dapat menyimpulkan penyebab utama akan hukum yang dianggap cacat dinegeri tercinta, yakni pertama kekuasaan, dimana rakyat kecil yang hanya sebagai rakyat akan kalah dengan kuasa yang dimiliki para pejabat, para pejabat memiliki power klebih untuk kabur dari hukum yang seharusnya menjerat mereka.

Yang kedua jabatan, setiap pejabat public memiliki hak akan jabatannya salah satunya yang disalah gunakan oleh mereka dengan mengenyampingkan hukum yang menimpa mereka.

Yang ketiga kekayaan, benar kalimat " uang bisa membeli segalanya" saat ini setiap insan yang memiliki kekayaan dapat membeli hukum yang ada, sementara rakyat kecil yang hidup dengan pas-pasan bahkan untuk melanjutkan hidup harus banting tulang, bermandikan keringat terlebih dahulu sementara pejabat yang memiliki kekayaan yang bahkan kekayaan berasal dari uang rakyat yang mereka curi dipergunakan untuk menyelamatkan diri dari hukum.

Miris sekali hukum di negeri ini, bahkan ibu pertiwi tak sanggup membendung air matanya, cita-cita yang diimpikan oleh para tokoh pendahulu hanya sebatas cita-cita dan impian, kata manis yang dijanjikan hanya sebagai kalimat fiktif penghantar tidur rakyat.

Kerakusan yang membabi buta dari para birokrat dengan mengandalkan janji manis, pakaian rapi berdasi, rambut klimis, sepatu mengkilap yang justru membuat negeri ini tak mencapai podium tertinggi nya Sampai kapan patologi seperti ini berlangsung? Sampai kapan rakyat di kelabuhi dan ditipu?.

Oleh Iin Anisah

Mahasiswi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Abdurrab

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Dagelan Sidang Bahadur Nagari Gumarang

Rabu, 18 Desember 2019 - 11:11 WIB

'DMA' Syamsuar

Senin, 14 Oktober 2019 - 09:44 WIB

Bunga-bunga Alahan Panjang

Sabtu, 29 Juni 2019 - 10:23 WIB

Merindu

Rabu, 12 Juni 2019 - 10:28 WIB

Subur Nagari Minang Kabau

Selasa, 11 Juni 2019 - 19:39 WIB

Jokowi Menang

Selasa, 12 Maret 2019 - 12:31 WIB

Riau Menuju 'Wajib Belajar 12 Tahun'

Kamis, 07 Maret 2019 - 10:33 WIB

Plt Sekum PKS INHU: Hari-hari Kami adalah Perjuangan

Jumat, 04 Januari 2019 - 11:18 WIB

Agar Hubungan Asmara Langgeng, Ini Tipsnya

Kamis, 15 November 2018 - 09:15 WIB

Kerja Nyantai Gaji Besar, Tapi Bukan Kantoran

Jumat, 09 November 2018 - 06:18 WIB

Polemik Ketertutupan SKK Migas & Jargon 'Sarang Korupsi'

Jumat, 02 November 2018 - 11:34 WIB

Emak-emak Andalan Prabowo-Sandi

Jumat, 26 Oktober 2018 - 08:00 WIB

Paradoks Infrastruktur, Manufaktur dan Lapangan Kerja

Senin, 24 September 2018 - 19:52 WIB

Pilkada 2018 Aman Damai, Golput Masih 'Pemenang'

Minggu, 08 Juli 2018 - 19:18 WIB

Tips Agar THR Tak Cepat Habis dan Sia-sia

Rabu, 06 Juni 2018 - 09:16 WIB

Para Rider Berebut Tahta Gubernur

Selasa, 20 Maret 2018 - 09:16 WIB

Medsos Sosial Bikin Boros, Mitos atau Fakta?

Senin, 19 Maret 2018 - 12:11 WIB

Politik Pelacur

Rabu, 14 Maret 2018 - 06:43 WIB

Presiden Jokowi Nyaris Dipastikan Bercerai?

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:28 WIB

Frasa-frasa Janggal dalam Kehidupan Orang Indonesia

Kamis, 15 Februari 2018 - 22:27 WIB

Memperbanyak Publikasi Internasional Terindeks

Senin, 12 Februari 2018 - 12:06 WIB

Mengukur Moralitas dalam Politik

Kamis, 08 Februari 2018 - 12:38 WIB

Tanpa Al-Qur'an

Jumat, 02 Februari 2018 - 15:09 WIB

Politik Identitas dan Pencitraan

Jumat, 02 Februari 2018 - 11:31 WIB

Resiko Menjadi Seorang Pribumi

Kamis, 01 Februari 2018 - 14:50 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize