Begini Nasib Ratusan Karyawan Chevron

Rabu, 08 Januari 2020 - 22:05 WIB 79140000

Begini Nasib Ratusan Karyawan Chevron

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Empat orang perwakilan dari 136 eks karyawan PT Chevron Pasific Indonesia (CPI), Rabu (08/01/2020) mengadu ke DPRD Riau dalam memperjuangkan nasib mereka.

Mereka merasa dipensiunkan tidak sesuai batas umur pensiun berdasarkan ketentuan atau Surat Keputusan BPMIGAS (kini SKK Migas) No 58 tahun 2010 (SK-58).

Kedatangan disambut di Komisi V yang langsung dipimpin oleh Ketua Komisi V, Edi Moh. A Yatim didampingi beberapa anggota yaitu Syafrudin Iput, Ade Hartati Rahmad dan Mira Roza.Turut hadir Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau, Jonli dengan didampingi oleh beberapa stafnya.

Ketua Panguyuban Forum Kesetaraan 058/Forum Kesetaraan Pensiun 58 Eks Karyawan PT CPI, Hendarmin saat dikonfirmasi disela-sela aksi yang dilakukan mengatakan, pihaknya mempertanyakan kebijakan PT CPI yang memberlakukan SK BPMIGAS (kini SKK Migas) No 58 tahun 2010 (SK-58) tentang kebijakan usia pensiun 58 tahun di lingkungan KKKS yang sebelumnya 56 tahun.

"PT CPI tidak memberlakukan SK BPMIGAS atau SKK Migas ini.Perusahaan baru memberlakukan pada tahun 2014.Jadi banyak karyawan yang dipensiunkan pada usia 56 yaitu di tahun 2010, 2011 dan 2013 padahal seharusnya belum pensiun seandainya perusahaan sudah menerapkan SK itu tahun 2010," sebutnya.

Dikatakannya juga, inilah perjuangan yang dilakukan dimana 136 eks karyawan dipensiunkan tidak sesuai batas pensiun berdasarkan SK SKK MIGAS.

"Kami menganggap tidak pensiun diusia 56 tahun tapi dipecat. Jadi kami menuntut pembayaran selama dua tahun lagi dengan usia pensiun 58 tahun," sebutnya sembari mengakui seandainya penyelesaian tidak terjadi juga di tingkat DPRD Riau akan dibawa ke jalur Hukum.

Sementara itu Ketua Komisi V, Edi Moh. A Yatim dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya akan mencarikan upaya penyelesaian dari permasalahan ini.Sebelumnya Disnakertrans sudah coba mencari keterangan dari pihak PT CPI, sehingga didapat informasi dua arah.Tapi sudah diundang rapat, tiga kali pihak PT CPI tidak pernah hadir.

"Jadi kita berharap pihak PT CPI meresponlah mengenai apa yang diadukan oleh eks karyawannya ini. Mengingat PT CPI merupakan perusahaan besar atau Internasional.Ada juga upaya kita memanggil pihak PT CPI untuk duduk bersama dalam menyelesaikan persoalan ini," katanya lagi dengan berjanji. (MCR)

sumber mediacenterriau

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Yopi Arianto Lantik Ratusan Pejabat Indragiri Hulu

Selasa, 07 Januari 2020 - 18:18 WIB

Gerhana Matahari Cincin, Kapan Lagi Terjadi?

Kamis, 26 Desember 2019 - 12:48 WIB

Gubernur Syamsuar Cek Keamanan Natal, Ini Harapannya...

Rabu, 25 Desember 2019 - 10:50 WIB

Ini Rudal Indonesia yang Bisa Bahayakan Malaysia

Minggu, 01 Desember 2019 - 20:39 WIB

Utang Berujung Beban Psikologis, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 30 November 2019 - 10:35 WIB

KPK Seruduk Diduga Rumah Pengusaha DH di Pekanbaru

Kamis, 28 November 2019 - 14:56 WIB

Tito Karnavian Bisa Jadi Kepala BIN

Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:00 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize