Rupiah. (net)

Selasa, 21 Januari 2020 - 06:24 WIB 11560000

Rupiah Kalahkan Mata Uang Thailand, Benarkah yang Terkuat di Asia Tenggara?

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Rupiahdigagas akan menempati posisi puncak di tahun ini menggantikan Baht Thailand yang memiliki kinerja terbaik tahun lalu.

Hal ini didukung oleh kerja sama investasi yang terjalin antara Indonesia dengan berbagai negara.

Melansir Bloomberg, Senin (20/1/2020), obligasi mata uang lokal kini menawarkan imbas hasil 5 persen hingga 8 persen.

Angka ini merupakan prospek yang memikat bagi investor yang ingin melakukan carry trade yang berupaya memanfaatkan perbedaan suku bunga kedua negara.

Sedangkan bila para investor berani untuk mengeksekusi tanpa melindungi nilai mata uang, mereka akan mendapat imbalan lebih besar jika nilai Rupiah terus naik.

Rupiah sendiri telah berjuang selama tujuh minggu berturut-turut karena imbas hasil yang ditawarkan oleh obligasi pemerintah untuk memikat carry traders. Sedangkan bank sentral mengatakan nilai ini akan memungkinkan kenaikan lebih lanjut.

Di lain sisi, para pembuat kebijakan terus berusaha untuk membatasi kenaikan mata uang guna mendukung ekspor. Namun Bank Indonesia pada 10 Januari lalu menegaskan akan menahan diri dari pembatasan kekuatan rupiah selama itu mencerminkan peningkatan ekonomi dan volatilitas dapat dikelola.

Pada 10 Januari 2020, Rupiah mengalami penguatan sebanyak 0,8 persen. Kenaikan ini terus terjadi setelah kesepakatan investasi yang terjadi antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab, Softbank Group, Corp Jepang, dan US International Development Finance Corp.

Lantas bukan berarti rupiah adalah pertaruhan satu arah. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada pekan lalu mengatakan bahwa kenaikan mata uang yang cepat dapat mengganggu ekspor dan melemahkan upaya untuk mengendalikan defisit neraca berjalan.

"Jika rupiah terapresiasi terlalu cepat, kita harus berhati-hati," ujar Jokowi.

Kemudian 24 dari 27 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan Bank Indonesia akan menahan suku bunga. Sedangkan 3 ekonom memperkirakan pemotongan 25 basis poin menjadi 4,75 persen.

Mata uang Rupiah pada tahun lalu kokoh di posisi ketiga podium, sedang di tahun ini rupiah nampak ditakdirkan di posisi teratas.

sumber okezone

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Ini 2 Calon Komisaris yang Diajukan Syamsuar ke OJK

Minggu, 19 Januari 2020 - 07:40 WIB

Janji Syamsuar untuk Orang Sakai dan Sandal Pandan

Kamis, 16 Januari 2020 - 07:55 WIB

Rupiah Rajai Dunia, Dolar AS Terpuruk

Kamis, 09 Januari 2020 - 16:21 WIB

Wilmar Jadi Pelanggan PLN, Pertama Terbesar di Riau

Selasa, 07 Januari 2020 - 15:14 WIB

Harga BBM Turun Malam Tadi

Minggu, 05 Januari 2020 - 06:57 WIB

Selamat, Harga Rokok Anda Tahun Ini Naik!

Rabu, 01 Januari 2020 - 21:50 WIB

Negara Utang Rp1,2 Triliun ke Muhammadiyah?

Minggu, 29 Desember 2019 - 09:08 WIB

Inilah Nama-nama Calon Direksi BRK, Sebagian Bermasalah

Jumat, 27 Desember 2019 - 16:15 WIB

Benarkah NU Dapat Kredit Murah Rp1,5 Triliun?

Jumat, 27 Desember 2019 - 14:09 WIB

Gerhana 2019, Mengulang Kisah Indonesia 1998?

Kamis, 26 Desember 2019 - 12:41 WIB

RUPS Jamkrida Riau Sahkan Laporan 2018, Ini Rinciannya...

Selasa, 24 Desember 2019 - 13:38 WIB

Akhir November, Utang Pemerintah Meningkat 9,53 persen

Jumat, 20 Desember 2019 - 10:10 WIB

Harga Sawit Riau Mulai Naik, Cek di Sini...

Jumat, 13 Desember 2019 - 08:34 WIB

Dua Mitra Bina RAPP Raih Penghargaan Adikriya

Rabu, 04 Desember 2019 - 08:53 WIB

BI Riau Gelar FGD Jaga Stabilitas Moneter

Selasa, 26 November 2019 - 15:51 WIB

BPS Riau Bakal Sensus Lagi, Kali ini Online

Sabtu, 16 November 2019 - 10:10 WIB

Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 Persen

Selasa, 05 November 2019 - 18:30 WIB

BI Undang Kevin dalam Talkshow 'How to Be a Vlogger'

Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:03 WIB

Komunitas Film di Riau Dapat Perhatian Bekraf

Selasa, 15 Oktober 2019 - 13:54 WIB

Ekonomi Riau Triwulan II 2019 Melambat 2,80 Persen

Kamis, 10 Oktober 2019 - 14:27 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize