foto

DPR RI Minta Hentikan Penyerobotan Lahan Rakyat di Gondai, Arteria: NWR Permalukan Kapolda

DPR RI Minta Hentikan Penyerobotan Lahan Rakyat di Gondai, Arteria: NWR Permalukan Kapolda

Ist

RIAUBOOK.COM - Anggota Komisi III DPR RI (Komisi Hukum) meminta agar penyerobotan lahan rakyat di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Riau, segera dihentikan mengingat perbuatan itu tekah mencederai hukum dan melukai hati rakyat.

Anggota DPR RI yang juga Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan mengatakan itu saat meninjau langsung lokasi lahan yang menjadi target penyerobotan PT Nusa Wana Raya (NWR) yang merupakan anak perusahaan penyuplay akasia PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Grup APRIL di Desa Gondai pada Senin malam (3/2/2020).

"Kami melihat ini pertarungan dua gajah yang mengorbanan masyarakat kecil. Kasihan polisi dan pemerintah jangan mau untuk dimanfaatkan untuk kepentingan NWR," kata Arteria.

Dia mengatakan, pihaknya juga ingin menyampaikan untuk semua pihak, termasuk Komisi III DPR RI agar menghormati putusan pengadilan baik putusan pengadilan tingkat pertama, maupun putusan mengadilan kasasi oleh Majelis Hakim Agung.

"Akan tetapi kami juga ingin memberitahukan kepada semua pihak, bahwa ini bukan barang baru, di antara mereka dan di antara rakyat, berhubungan dengan pelaku pemilik tanah dan pengusaha," kata dia lagi.

Rakyat menurut dia sudah membayar pinjaman ke bank, rakyat juga sudah melakukan kegiatan pemanfaatan atas hasil perkebunan, dengan demikian tidak dapat diputus melalui putusan yang sedemikian merugikan itu.

"Kami juga menghormati dan meminta betul, agar dapat mengetuk hati semua pihak, untuk lebih arif dan bijaksana didalam menyikapi putusan kasasi MA," katanya.

Di sini, lanjut dia, semua pihak jangan bicara menang-menangan tentang hukum, namun harus bicara bagaiamana hukum itu adalah sumber kebajikan dan kepastian serta sumber daripada rasa keadilan masyarakat.

"Saya tidak melihat hadirnya keputusan keadilan, keputusan hukum yang berkeadilan, yang bisa dirasakan oleh masyarakat yang ada di sini," kata Arteria.

Mudah-mudahan, lanjut dia, semua pihak bisa mengambil jalan penyelesaian untuk upaya yang lebih baik, secepatnya dan pihaknya memohon betul untuk kegiatan yang namanya menyerobotan tanah perkebunan plasma dihentikan dulu.

"Saya mohon semuanya termasuk PT NWR dan penegak hukum serta teman-teman kepolisian dan juga teman-teman yang melakukan kegiatan eskavasi untuk membaca betul putusan pengadilan tingkat kasasi," katanya.

Putusan tersebut menurut dia adalah putusan urusan pidana untuk badan hukum perusahaan.

Putusan ini juga, kata dia, patut dikatakan bahwa harus memperhatikan konsekwensi dengan hadirnya pidana korporasi.

Tidak serta merta, lanjutnya, bahwa dengan hadirnya putusan tersebut kemudian PT NWR bisa dengan begitu seenaknya meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta meminta teman-teman kepolisain untuk melakukan kegiatan di dalam areal ini.

"Saya hanya cari jalan titik tengah, kita akan coba komunikasikan Kapolda juga dengan Kajati Riau," katanya.

Mudah-mudahan, lanjut dia, semua pihak dapat menahan diri agar ditunda dulu proses penyerobotan tanah rakyat untuk menunggu proses selanjutnya, sampai juga dengan kesimpulan bersama antara Kapolda dengan Kajati.

Dia memastikan, Komisi IiI tidak melakukan intervensi hukum namun mencari jalan keluar yang terbaik, semua pihak harus bisa melihat betapa festivalisasi kekuasaan dihadirkan di tanah ini.

Betapa teman-teman kepolisian, lanjut dia, dimanfaatkan oleh pengusaha untuk melakukan aksi-aksi yang seperti ini.

Hal ini yang menurut dia tidak bisa diterima, kasihan polisi, karena Polda Riau ini orangnya baik-baik, jangan sampai negara kalah oleh pengusaha, jangan sampai negara kalah oleh penguasa.

"Kita bisa arif dan kita bisa bijaksana, mudah-mudahan semuanya bisa menahan diri dulu dan bisa mencermati betul putusan MA itu seperti apa, dan kita bisa carikan jalan keluar yang terbaik untuk rakyat," kata Arteria.

Memurut dia hal itu penting karena negara tidak dibuat dengan formalitas belaka, Bung Karno memerdekakan Indonesia tidak dengan surat kuasa, tapi langsung atas nama bangsa Indonesia.

Pesannya menurut dia adalah, untuk urusan yang besar, untuk urusan yang berbau kerakyatan semua pihak harus bisa menyikapi dengan lebih bijaksana lagi.

Semua pihak kata dia juga harus mengedepankan keberpihakan kepada rakyat banyak, dan juga harus menjadi patriot-petriotnya rakyat.

"Mudah-mudahan ada jalan keluar, mudah-mudahan juga situasi di daerah ini bisa tetap terjaga dengan baik," kata Arteria.

Pihaknya juga yakin bahwa Kapolda Riau memiliki sikap yang bijak, aparat juga orang baik-baik, mudah-mudahan jalan keluarnya ada, dan mudah-mudahan kepastian hukum ini juga bisa segera didapat.

"Kami turut mendesak DPRD Riau, kami instruksikan untuk memanggil DLHK, memanggil NWR dan PSJ. Harus ada jalan keluar, dan harus ada solusi terbaik dalam tempo yang sangat dekat ini," katanya.

Nanti, lanjut dia, ditunggu bagaimana hasilnya, dan jika tidak bisa juga baru akan menggunakan hukum yang benar, hukum yang tidak memihak ke pengusaha.

"Pastinya hukum pengusaha dengan hukum rakyat jauh lebih kuat hukum rakyat," katanya.

Dia kembali mengingatkan, jangan sekali-sekali perusahaan menggunakan tangan kepolisian untuk melakukan prilaku-prilaku kotor, untuk melakukan aksi-aksi yang mencederai kepentingan dan hati rakyat.

Untuk diketahui, saat ini DLHK bersama NWR telah mengeksekusi lebih 2.000 haktare lahan milik masyarajat dan PSJ dalam tempo kurang dari 15 hari.

Sebanyak seratus alat berat diturunkan untuk membabat habis 3.300 haktera lahan masyarakat di Desa Gondai yang menjadi mata pencaharian masyarakat tenpatan.

Bahkan pagi ini, dari ratusan alat berat yang berada di lokasi, tujuh di antaranya masih bekerja meratakan lahan masyarakat di Desa Gondai. (rls)

foto

Terkait

Foto

Indonesia Kian Ditakuti Dunia, Menhan Prabowo Beli Jet Tempur Rusia

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Indonesia kian disegani bahkan ditakuti dunia setelah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bakal membeli jet tempur canggih buatan Rusia.…

Foto

Jokowi Perintahkan Menkes Berkantor di Natuna Cegah Vorus Corona

RIAUBOOK.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menginstruksikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk berkantor sementara di Natuna. …

Foto

Setelah Virus Corona, Giliran Flu Bunuh Ribuan Unggas di Cina

RIAUBOOK.COM - Belum selesai kasus mengerikan akibat virus corona yang membunuh ratusan manusia, kini Cina diserang virus flu burung yang…

Foto

Virus Wuhan 'Menggila', Selusin Negara Kena Imbas

RIAUBOOK.COM - Virus mematikan Corona Wuhan kian 'menggila' dan yang telah dikonfirmasi di China telah melebihi jumlah mereka yang tertular…

Foto

Jerit Petani Gondai Berharap Belas Kasih Negara

NASIB para petani di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Riau, masih harus menunggu belas kasih pemerintah setelah eksekusi lahan…

Foto

Proses Penyelidikan Berlarut, Formasi Riau Soroti Dugaan Korupsi DPRD Inhu

RIAUBOOK.COM - Dugaan Tindak pidana korupsi (tipikor) di Sekretariat dewan (Setwan) DPRD Indragiri hulu (Inhu), Riau, dikabarkan terus didalami dan diselidiki…

Foto

Bukan Cuma Wuhan, Seluruh Cina Terkena Dampak Virus Corona

RIAUBOOK.COM - Seperti kiamat virus corona terus menyebar ke seluruh wilayah di Cina setelah sebelumnya menyebabka Kota Wuhan menjadi kota…

Foto

Simak, Ini Strategi Jitu Hadapi SKD CPNS dari Peserta yang Lolos

RIAUBOOK.COM - Dalam waktu dekat, peserta rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos tahap seleksi administrasi, akan menjalani Seleksi…

Foto

Anak Jhony Indo Bilang Ayahnya Meninggal Anut Keyakinan Kristen

RIAUBOOK.COM - Anak Jhony Indo, Maria Luisa menyebut sang ayah menganut keyakinan Kristen saat meninggal dunia. Bahkan Maria menegaskan…

Foto

Virus Mematikan dari Cina Telah Mendarat di Singapura

RIAUBOOK.COM, SINGAPURA - Virus mematikan asal Cina mulai menghantui penduduk bumi, dan saat ini dilaporkan sejumlah orang yang terjangkit telah…

Foto

Grand Opening, Isabell's Beauty Treatment Potong Harga Sampai 50 Persen

RIAUBOOK.COM - Hadir di Pekanbaru, Isabell's Beauty Treatment sukses menggelar grand opening pada Sabtu (18/1/2020). Dalam acara tersebut, Isabell's…

Foto

Manuver Putin Ubah Konstitusi Rusia

RIAUBOOK.COM - Presiden Rusia Valdimir Putin telah mengumumkan usulan amandemen konstitusi negaranya dalam pidato tahunan pada Rabu (15/1/2020), ia berencana…

Foto

Ini Fokus Catur Sugeng untuk Kampar Lebih Baik

RIAUBOOK.COM - Bupati Catur Sugeng sedang gesa sejumlah program unggulan untuk Kabupaten Kampar, Riau, lebih baik di masa yang akan…

Foto

Angka Perceraian Menurun, Bisa Jadi Sebabnya Tak Gampang Lagi Poligami

RIAUBOOK.COM - Angka perceraian pasangan suami istri (pasutri) yang diterima Pengadilan Agama Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, dari jumlah…

Foto

Begini Nasib Ratusan Karyawan Chevron

RIAUBOOK.COM - Empat orang perwakilan dari 136 eks karyawan PT Chevron Pasific Indonesia (CPI), Rabu (08/01/2020) mengadu ke DPRD Riau…

Foto

Yopi Arianto Lantik Ratusan Pejabat Indragiri Hulu

RIAUBOOK.COM - Bupati Indragiri Hulu (Inhi) H Yopi Arianto melantik ratusan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah…

Foto

Bupati Siak Mutasi Besar, Ini Pesan Alfedri untuk Pejabat Baru

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 154 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Riau, dimutasi sekaligus pada Senin (6/1/2020). Bupati Siak, Alfedri…

Foto

Polisi Rawat Bayi 7 Hari, Saat Ditemukan Kondisinya Menyedihkan

RIAUBOOK.COM - Kejadian heboh temuan bayi laki-laki berusia tujuh hari menjadi fokus bagi Kepolisian Resor Kota Pekanbaru untuk mengusut penelantaran…

Foto

Polres Inhu Serahkan Bantuan Korban Banjir, Ini Bentuk Prihatin

RIAUBOOK.COM - Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), Riau, AKBP Efrizal, S.Ik memyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Sungai Raya yang terkena dampak…

Foto

Banjir Jakarta, Anies Baswedan Mulai Salahkan Pusat, Ini Katanya...

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Banjir parah yang melanda Jakarta belum ada solusi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mulai menyalahkan pemerintah pusat.…

foto

Pendidikan