Korban bentrok Gondai. (ist)

Jumat, 07 Februari 2020 - 08:35 WIB 12140000

Masyarakat Minta Presiden Cabut Izin NWR, Serahkan 26.000 Hektare Lahan ke Rakyat

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Masyarakat Pelalawan, Riau, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan mengatasi persoalan lahan masyarakat yang diserobot korporasi PT Nusa Wana Raya (NWR) mengingat kericuhan telah mengakibatkan korban luka yang saat ini mencapai belasan orang.

"Mereka (NWR) menyerobot lahan kami, sejak puluhan tahun kami hidup dengan perkebunan dan sekarang mereka merebut sumber ekonomi kami," kata Aisyah, warga Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Riau, Rabu (4/2/2020).

Aisyah mengungkap dirinya bersama seribuan keluarga petani Desa Gondai akan mati-matian mempertahankan sumber kehidupan mereka sekalipun nyawa taruhannya.

"Lebih baik kami mati dan dikubur di tanah kami ini daripada mati kelaparan sampai tujuh keturunan," katanya.

Sementara itu Ketua Koperasi Gondai Bersatu Muhamad Setiawan menjelaskan akibat konflik dan bentrokan yang terjadi beberapa hari lalu, sejumlah terluka, satu di antaranya sempat kritis akibat sobek di bagian kepala.

"Kami berharap presiden turun tangan atasi masalah rakyatnya, cabut izin NWR dan kembalikan 26 ribu hektare lahan yang mereka kuasai sekarang ke masyarakat," katanya.

Dia mengungkap, jika pemerintah berani mencabut izin NWR maka rakyat siap untuk membantu pemerintah dalam memenuhi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak bumi dan perkebunan.

Bayangkan saja, lanjut dia, jika 26.000 hektare lahan dilepas ke masyarakat pemerintah akan mendapatkan pendapatan pajak dari rakyat sebesar Rp1,8 triliun setiap tahun.

Jumlah itu dikalkulasikan dengan perhitungan pajak Rp7 juta per hektare per tahun dikalikan luas lahan NWR yang mencapai 26.000 hektare.

Dengan demikian, lanjut dia, maka pemerintah sesungguhnya tidak perlu lagi berpihak ke korporasi yang kerap mengadu kepentingan rakyat dengan aparat.

Kuasa hukum Koperasi Gondai Bersatu, Asep Ruhiat, meminta pertanggungjawaban dari pihak terkait pascaperistiwa bentrok yang melukai rakyat dan seorang wartawan MNC Media Indra Yoserizal.

"Kami juga memohon ke Presiden Jokowi untuk memerintahkan Menteri KLHK segera mencabut SK nomor 44 dan SK nomor 241 soal izin NWR untuk lahan seluas 26.000 hektare agar dikembalikan ke rakyat," kata Asep.

Sudah saatnya negara memperhatikan rakyatnya dan Presiden Jokowi, demikian Asep, juga harus turun langsung ke lokasi kejadian untuk mendengar langsung jeritan petani akibat penggusuran paksa yang melukai mereka.

"Karena semuanya sudah tidak didengarkan oleh mereka. Anggota DPRD Riau, DPR RI, bahkan Staf Kepresidenan RI kemarin sudah turun ke lokasi meminta penghentian eksekusi, namun eksekusi tetap saja dilaksanakan," katanya.

Peritiwa bentrok antara kepolisian dan security NWR dengan masyarakat sebelumnya sempat terjadi di lokasi yang menjadi target eksekusi, sepuluh orang warga terluka, beberapa sempat kritis.

Selain warga, seorang jurnalis MNC Media Indra Yoserizal juga sempat dianiaya, perangkat kerjanya dirusak, hingga disekap.

"Saya ditendang, diseret layaknya binatang," kata Indra.

Sejumlah pihak kemudian mengecam tindakan kekerasan NWR dan aparat, meminta Presiden Jokowi menyabut izin PT NWR dan mencopot jabatan Kapolda serta Kapolres Pelalawan karena dianggap tidak mampu menjalankan tugas dengan baik dengan melukai rakyat. (ist)

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Virus Wuhan 'Menggila', Selusin Negara Kena Imbas

Kamis, 30 Januari 2020 - 11:34 WIB

Jerit Petani Gondai Berharap Belas Kasih Negara

Kamis, 30 Januari 2020 - 07:33 WIB

Virus Mematikan dari Cina Telah Mendarat di Singapura

Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:58 WIB

Manuver Putin Ubah Konstitusi Rusia

Kamis, 16 Januari 2020 - 14:15 WIB

Ini Fokus Catur Sugeng untuk Kampar Lebih Baik

Rabu, 15 Januari 2020 - 20:12 WIB

Begini Nasib Ratusan Karyawan Chevron

Rabu, 08 Januari 2020 - 22:05 WIB

Yopi Arianto Lantik Ratusan Pejabat Indragiri Hulu

Selasa, 07 Januari 2020 - 18:18 WIB

Gerhana Matahari Cincin, Kapan Lagi Terjadi?

Kamis, 26 Desember 2019 - 12:48 WIB

Gubernur Syamsuar Cek Keamanan Natal, Ini Harapannya...

Rabu, 25 Desember 2019 - 10:50 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize