Ilustrasi. (net)

Rabu, 27 Mei 2020 - 06:23 WIB 12200000

Dunia Sedang Saksikan Kehancuran AS dan Kebangkitan Asia

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Dunia saat ini sedang menyaksikan akhir abad tentang kehancuran Amerika Serikat sebagai imbas kebangkitan negara-negara Asia, demikian Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell mengatakan.

Menurutnya, negara di Asia telah mampu menguasai pasar dunia di berbagai bidang penting.

"Kita sedang hidup di dunia, di mana kepemimpinan Asia akan semakin penting, dalam hal ekonomi, keamanan dan teknologi. Para analis telah berbicara tentang keruntuhan sistem yang dipimpin AS dan kebangkitan abad Asia. Hal ini sekarang di depan mata kita," ujar Borrell, seperti dikutipTASS, Senin 25 Mei 2020.

Borrell menjelaskan, bahwa pandemi virus Corona merupakan salah satu akselerator dalam proses ini. Sebab, sejumlah negara Asia telah menunjukkan kesuksesannya mengatasi wabah COVID-19 ketimbang Amerika Serikat, yang masih berjuang menekan angka penularan.

"Abad ke-21 berubah menjadi abad Asia, karena abad ke-20 adalah abad Amerika Serikat. Jadi, pandemi ini dapat dikenang sebagai titik balik dari proses kebangkitan Asia," katanya.

Borrell mengatakan pendapat ini bukan tanpa alasan. Apalagi, negara-negara Asia seperti China, Jepang, dan Korea Selatan saat ini memiliki peran besar dalam perjanjian kerja sama multilateral di lembaga internasional.

"Permintaan untuk kerja sama multilateral semakin besar. Akan tetapi, secara pasokan mereka masih tertinggal.

Pandemi ini adalah krisis besar pertama dalam beberapa dekade di mana AS tidak memimpin respons internasional. Mungkin saja mereka tidak peduli, tapi di mana-mana kita melihat terdapat peningkatan persaingan, terutama antara AS dan China," ucap Borrell.

"Persaingan AS-China juga memiliki pengaruh besar. Seringkali melumpuhkan sistem multilateral di Dewan Keamanan PBB, G20, WHO, dan di tempat lain. Terdapat banyak ketidaksetujuan dan veto, yang membuat lebih sedikit terciptanya perjanjian," tuturnya.

sumber reuters

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini
Awas Corona

Indonesia Akan Cetak Uang Rp600 Triliun

Rabu, 29 April 2020 - 18:40 WIB

Menelusuri Kelayakan dan Kepatutan Calon Direksi BRK

Selasa, 21 April 2020 - 14:12 WIB

Cadangan Devisa RI Tergerus 7,2 Persen

Senin, 06 April 2020 - 10:00 WIB
Awas Corona

51 Perusahaan BUMN Dipangkas

Sabtu, 04 April 2020 - 09:55 WIB
Awas Corona

BUMN-BUMN Ambruk

Sabtu, 04 April 2020 - 09:46 WIB

Permintaan Minyak Dunia Merosot, Harga Anjlok

Kamis, 02 April 2020 - 10:59 WIB
Awas Corona

Rupiah Hancur Nyaris Seperti Krisis 98

Senin, 23 Maret 2020 - 12:07 WIB
Awas Corona

Wabah COVID-19, PLN Sebut Aman

Rabu, 18 Maret 2020 - 17:14 WIB

Puncak Pekan QRIS BI Riau Berlangsung Sukses

Minggu, 15 Maret 2020 - 13:16 WIB

Harga Gula Pasir Naik, Penyebanya Juga Virus Corona

Sabtu, 14 Maret 2020 - 10:45 WIB

Ini Harga Sawit Riau Periode Maret 2020

Selasa, 10 Maret 2020 - 13:06 WIB

Waduh, Nilai Tukar Petani Riau Turun

Senin, 09 Maret 2020 - 07:58 WIB

BI Fasilitasi UMKM Pekanbaru Kenal Pasar Daring

Rabu, 26 Februari 2020 - 16:59 WIB

Gubernur Syamsuar MoU Soal Bagi Hasil Migas Blok Siak

Selasa, 18 Februari 2020 - 08:22 WIB

Weih, Harga Telur 100 Miliar?

Senin, 17 Februari 2020 - 13:05 WIB

ASH: Siapa Direksi BRK Tunggu OJK

Jumat, 24 Januari 2020 - 08:03 WIB

Ini 2 Calon Komisaris yang Diajukan Syamsuar ke OJK

Minggu, 19 Januari 2020 - 07:40 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize