Ilustrasi. (net)

Rabu, 18 November 2020 - 11:46 WIB 27260000

Harga Sawit di Riau Turun, Ini Sebabnya

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 18 - 3 November 2020 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 20.90/Kg dari harga minggu lalu.

Hal ini membuat harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan menjadi Rp 2.109.98/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, penurunannya harga TBS periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp. 88.07/kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 244.70/Kg, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 38,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 61.48/Kg dari harga minggu lalu," sebutnya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 540.90/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 41.00/Kg dari harga minggu lalu. Sementara dari faktor eksternal, turunnya harga TBS minggu ini karena harga kontrak futures minyak sawit (CPO) Malaysia di awal pekan ini Senin (16/11/2020) drop signifikan.

"Harga CPO mulai terlihat reli sejak minggu kedua bulan Mei tahun ini seiring dengan pelonggaran pembatasan di banyak negara. Di sisi lain, harga CPO yang terlalu tinggi membuatnya kurang kompetitif dibandingkan dengan minyak nabati lainnya," jelasnya.

Hal tersebut membuat para importir menjadi beralih ke minyak nabati lain. Reuters melaporkan industri pengolahan minyak goreng India bakal memangkas impor minyak sawitnya dan beralih ke minyak kedelai.

"Pasar minyak sawit di Uni Eropa diperkirakan akan terus menghadapi beragam tantangan, lantaran adanya upaya penghentian penggunaan biodiesel berbasis minyak sawit pada 2030," jelasnya. (RB/MCR)

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Pemprov Riau Tak Puas dengan Penanganan TTM Chevron

Jumat, 13 November 2020 - 13:12 WIB

Sambang Desa, Polisi Ingatkan Prokes ke Warga

Rabu, 11 November 2020 - 13:29 WIB

10 November, Tol Permai Resmi Berbayar

Senin, 09 November 2020 - 20:32 WIB

Pendaftaran Calon Komisaris dan Dirut PT SPR Sudah Dibuka

Senin, 09 November 2020 - 17:03 WIB

Siaga Banjir, Riau Siapkan 1300 Personil

Senin, 09 November 2020 - 12:26 WIB

LAMR dan Pemprov Riau Teken MoU Soal Lingkungan Hidup

Kamis, 05 November 2020 - 11:22 WIB

BRI Permudah Masyarakat Terima Bantuan BPUM

Rabu, 04 November 2020 - 18:32 WIB

Gubri Minta Canal Blocking Ditingkatkan

Rabu, 04 November 2020 - 12:16 WIB

Gubri Kembali Terima Bantuan Masker

Rabu, 04 November 2020 - 11:59 WIB

11 Desa di Riau Menunggu Sambungan Listrik PLN

Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:33 WIB

2020, Karhutla Turun 83 Persen Dibanding Tahun Lalu

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:23 WIB

RSUD di Riau jadi UPT, Begini Penjelasannya

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:11 WIB

Pemprov Riau Siagakan Nakes di Check Point

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:00 WIB

Manajemen BUMD Pemprov Riau Bakal Dirombak Total

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:03 WIB

Syamsuar Harap Ponpes Mampu Cetak Santripreneur

Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:45 WIB

31 Oktober, Status Siaga Karhutla di Riau Berakhir

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:38 WIB

Dua Ekor Anak Primata Jalani Perawatan di BBKSDA Riau

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:19 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize