Gubernur Riau, Syamsuar. (ist)

Kamis, 29 April 2021 - 15:10 WIB 31700000

Rohil Dipilih Jadi Lokasi Pengembangan Food Estate Tahap I di Riau

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dipilih menjadi lokasi pengembangan Food Estate tahap I untuk wilayah Provinsi Riau. Usulan ini, juga telah disampaikan kepada Kementerian Pertanian.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, pengusulan Rohil sebagai lokasi pengembangan Food Estate didasarkan beberapa pertimbangan, salah satunya adalah jaraknya relatif dekat dengan Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau.

"Dengan adanya jalan Tol Pekanbaru-Dumai, jarak ke Rohil hanya 3 jam. Jika ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kita memakan waktu 8 jam, sedangkan ke Pelalawan harus menyeberang sungai," katanya dalam Focus Group Discussion (FGD) Berbasis Korporasi Petani bersama Kementerian Pertanian dan pihak terkait di lingkungan Provinsi Riau yang dihelat di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Kamis (29/4/2021). 

Tak hanya itu, pertimbangan Syamsuar mengusulkan Rohil untuk lokasi awal pengembangan Food Estate juga didasari dengan pertimbangan lahan di Rohil memiliki tanah mineral, sedangkan di Kabupaten Indragiri Hilir lebih cenderung memiliki lahan gambut. 

"Melihat kondisi riil dilapangan, Inhil memang memiliki kebun yang luas tapi banyak lahan gambutnya, untuk tahap awal ini kita tidak mau gagal karena itu kami pilih lokasi yang memiliki tanah mineral," jelasnya. 

"Akhirnya dengan beberapa pertimbangan tersebut dipilihlah Rohil untuk lokasi pengembangan Food Estate untuk tahap awal ini," tambahnya. 

Kepada Pemerintah Pusat, sebelumnya Gubernur Riau telah mengajukan 3 lokasi di Provinsi Riau untuk dijadikan pengembangan Food Estate diantaranya Kabupaten Inhil seluas 17.651 hektare dengan komoditi padi, Kabupaten Rohil seluas 11.691 dengan komoditi padi dan Kabupaten Pelalawan seluas 5.016 henktare dengan komoditi padi. 

Namun pihaknya mengaku mendapat arahan dari Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo untuk memilih salah satu dari tiga lokasi yang diajukan untuk ditetapkan sebagai pengembangan Food Estate. 

Dengan adanya pengembangan Food Estate di Riau, Gubri mengatakan ini tujuannya untuk  meningkatkan kesejahteraan para petani.

Yang mana nantinya produk petani akan diolah disana. Selain itu, para petani juga diberikan pelatihan-pelatihan serta mengajarkan petani hingga tahap pemasaran. 

Untuk produknya, Gubernur Syamsuar mengatakan tidak hanya terfokus pada padi saja, namun juga mengolah berbagai produk lain seperti jagung, kedelai, ternak dan lainnya yang memiliki nilai ekonomi.

Sumber: MCR

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

6 Calon Sekdaprov Riau Lolos Seleksi Administrasi

Senin, 12 April 2021 - 12:17 WIB

Ini Wilayah yang Boleh Mudik Lokal 6-17 Mei 2021

Sabtu, 10 April 2021 - 12:50 WIB

BI Komit Dukung Keuangan Digital Indonesia

Selasa, 06 April 2021 - 16:19 WIB

Asessment Jabatan Sekdaprov Riau Dibuka Hari Ini

Senin, 05 April 2021 - 12:26 WIB

BI Sinergi dengan Pemprov Riau Bentuk TP2DD

Rabu, 31 Maret 2021 - 13:36 WIB

Banyak Komplain Soal ELTE, Ini Penjelasan Polisi

Rabu, 31 Maret 2021 - 09:44 WIB

Hakim dan Pegawai PN Pekanbaru Jalani Vaksinasi

Selasa, 30 Maret 2021 - 11:01 WIB

BPBD Riau Siapkan Logistik Antisipasi Korban Banjir

Senin, 29 Maret 2021 - 13:34 WIB

Nasabah Non Muslim Dukung Konversi BRK ke Syariah

Minggu, 28 Maret 2021 - 13:13 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize