Walhi Ajukan Amicus Curiae untuk Bebaskan Petani Bunga Raya dan Hentikan Perampasan Lahan

Walhi Ajukan Amicus Curiae untuk Bebaskan Petani Bunga Raya dan Hentikan Perampasan Lahan

Ist

RIAUBOOK.COM - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau ajukan amicus curiae atau kajian sahabat pengadilan kepada Pengadilan Negeri Bengkalis pada 2 Maret 2026 atas perkara Nomor: 726/Pid.B/2025/PN Bls. Amicus curiae tersebut terkait dakwaan terhadap tiga petani Bunga Raya yang memperjuangkan hak atas ruang hidupnya dari ancaman perampasan lahan oleh PT Teguhkarsa Wanalestari (TKWL).

WALHI Riau merekomendasikan kepada Majelis Hakim agar mempertimbangkan secara holistik dan komprehensif bahwa perkara tersebut tidak akan terjadi apabila Pemerintah tidak menerbitkan Hak Guna Usaha (HGU) PT TKWL di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi Siak I yang dikelola oleh masyarakat.

Perkara yang menimpa tiga petani Bunga Raya ini berawal dari aksi penolakan masyarakat terhadap aktivitas PT TKWL di wilayah kelola masyarakat pada pada 11 September 2025. Ratusan masyarakat yang terdiri dari beberapa kelompok tani dan pemilik lahan garapan mendesak PT TKWL mengeluarkan alat berat mereka dari lahan garapan masyarakat.

Pada saat berlangsungnya aksi, salah satu pihak yang diduga terafiliasi dengan PT TKWL mendatangi kerumunan massa aksi dan memicu ketegangan hingga menyebabkan kerusuhan. Dalam orasinya, Anton, salah satu petani yang ditetapkan sebagai terdakwa menyampaikan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis.

Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) malah menyebut Anton sebagai pemimpin aksi yang menjadi pemicu adanya peristiwa kekerasan. Dalam dakwaannya, JPU mendakwa tiga petani Bunga Raya menggunakan pasal 170 KUHPidana dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan.

Eko Yunanda, Direktur Eksekutif WALHI Riau, mengatakan bahwa perkara ini tidak bisa dilihat secara tunggal. Peristiwa ini dipicu oleh penolakan masyarakat atas perampasan lahan oleh PT TKWL dan mempertahankan hak atas ruang hidup mereka.

Secara legalitas, masyarakat memiliki dasar pengelolaan jauh sebelum PT TKWL memiliki HGU. Kemudian dari aspek pengelolaan lahan, PT TKWL baru mengelola lahan pada tahun 2005 pasca Bupati Siak menerbitkan surat rekomendasi pencabutan HGU PT TWKL pada tahun 2004. Sedangkan masyarakat telah mengelola lahan tersebut sejak 1998.

"Kami menduga ini adalah upaya kriminalisasi dan pembungkaman terhadap petani Bunga Raya. Dugaan ini semakin diperkuat dengan saksi yang dihadirkan terafiliasi dengan PT TKWL, termasuk humas perusahaan tersebut," ujar Eko.

Andri Alatas, Direktur LBH Pekanbaru sekaligus Dewan Daerah WALHI Riau, juga melihat dugaan kriminalisasi dari proses hukum yang terjadi. Pertama, kejanggalan dan penangkapan secara semena-mena. Pada saat penangkapan Anton dan Wandrizal aparat kepolisian tidak menjelaskan tindak pidana apa yang telah mereka lakukan.

Bahkan salah satu polisi membawa senjata laras panjang saat penangkapan mereka. Kedua, pada saat dibawa ke Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis, Anton diperiksa sebagai tersangka tanpa melewati proses pemeriksaan sebagai calon tersangka.

Ketiga, proses persidangan seakan dipaksakan. Sidang yang dijadwalkan pada 22 Desember 2025 tidak memberitahu para terdakwa. Kemudian Hakim juga menolak pemeriksaan saksi secara mendalam dan mempercepat agenda pembacaan putusan pada 4 Maret 2026.

"Dari rangkaian proses penangkapan, hingga persidangan terlihat bahwa ini adalah upaya kriminalisasi. Kemudian proses persidangan yang tergesa-gesa terlihat seakan sangat dipaksakan untuk memenjarakan para petani. Selain itu kami juga mempertanyakan untuk apa polisi membawa senjata laras panjang saat menangkap para petani? Ini jelas bentuk intimidasi," sebut Andri.

Melihat berbagai kejanggalan proses hukum dan riwayat konflik yang sangat merugikan ketiga terdakwa dan petani lainnya yang menggarap lahan di areal HPL Transmigrasi Siak I, Eko mendesak pembebasan terhadap ketiga petani Bunga Raya tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap pembela HAM.

"Pembebasan tiga petani Bunga Raya adalah bentuk negara melindungi hak atas ruang hidup dan menjamin perlindungan pembela HAM. Lebih lanjut, negara harus segara menyelesaikan konflik yang berawal dari dosa masa lalu yang telah menerbitkan HGU di atas HPL Transmigrasi melalui penciutan HGU PT TKWL, lalu memfasilitasi legalisasi wilayah kelola para petani melalu skema TORA," tutup Eko. (rls)

foto

Terkait

Foto

Gajah Mati di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Kapolda Riau Berduka

RIAUBOOK.COM - Kabar menyedihkan, populasi gajah liar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kembali berkurang satu setelah ditemukannya bangkai…

Foto

Petingatan Hari Peduli Sampah, Walhi Riau Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste

RIAUBOOK.COM - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang mengusung tema "Kolaborasi untuk Indonesia ASRI" (Aman, Sehat, Resik, Indah),…

Foto

40 Saksi Diperiksa Terkait Gajah Mati di Kawasan Konsesi RAPP

RIAUBOOK.COM - Aparat Polda Riau mengungkapkan penyelidikan kasus gajah mati ditemukan dibunuh di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa…

Foto

Jangan Lupa Sedia Payung, Hujan Bakal Landa Sejumlah Wilayah Riau

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis Info Prakiraan Cuaca dan Hotspot Provinsi Riau untuk Jumat, 13…

Foto

Ratusan Titik Kebakaran Lahan Melanda Riau, Bengkalis Paling Membara

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 251 titik panas di Provinsi Riau.…

Foto

Sejumlah Rumah Terancam Ambruk Akibat Abrasi, Eva Yuliana: Kita Prioritaskan Masalah Ini

RIAUBOOK.COM - Kabar menyedihkan, sejumlah rumah terancam ambruk akibat abrasi Sungai Kampar di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kondisi…

Foto

Perkumpulan Elang Desak Keadilan Pendanaan Iklim Dalam Inisiatif Green for Riau

RIAUBOOK.COM - Perkumpulan Elang, Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau pertengahan tahun lalu mendeklarasikan inisiatif Growing Resilience through Emissions Reductions, Community Empowerment…

Foto

Peluncuran Tinjauan Lingkungan Hidup WALHI Riau 2026: Konsisten Menggesa Keadilan Ekologis

RIAUBOK.COM - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Riau meluncurkan Tinjauan Lingkungan Hidup berjudul "Konsisten Menggesa Keadilan Ekologis di Rezim Kemunduran" pada…

Foto

Pemprov Riau Gandeng Forkopimda Atasi Karhutla, Plt Gubernur Imbau Jangan Bakar Lahan

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pasalnya, saat ini sudah…

Foto

Mengerikan! 433 Titik Kebakaran Lahan Terdeteksi di Sumatera, 46 di Riau

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 433 titik panas atauhotspotterdeteksi di wilayah Sumatera, dengan 46 titik di antaranya berada di Provinsi Riau,…

Foto

Kebakaran Lahan Masih Terjadi di Riau, Awas Fase Musim Panas

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (Damkar dan Damkar) Provinsi Riau mencatat terjadinya kebakaran hutan…

Foto

Aktivis Kampanyekan Penjagaan Lingkungan, Dorong Penetapan Hari Ekosistem Riau di CFD Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Sejumlah kalangan aktivis menggelar kampanye publik untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong penetapan 23 Februari sebagai…

Foto

Dirjen Pastikan Hak Penghidupan Warga TNTN, Plt Gubernur Komitmen Jaga Hak Dasar

RIAUBOOK.COM - Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan (PDK) Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), Munafrizal Manan mengungkap pihaknya ingin…

Foto

Pemprov Riau Dukung Pemulihan Ekosistem TNTN

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam pemulihan ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang merupakan kawasan strategis…

Foto

Waspada! Banjir Mulai Landa Sejumlah Wilayah di Riau

RIAUBOOK.COM - Bencana hidrometeorologi kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Hingga Jum'at, 19 Desember 2025, banjir tercatat merendam puluhan…

Foto

Pemprov Riau Ingatkan Seluruh Jajaran Siaga Potensi Bencana Hidrometeorologi

RIAUBOOK.COM - Seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, demikian Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi…

Foto

Kampar Waspada Banjir Akibat Elevasi Waduk PLTA Kotopanjang Naik

RIAUBOOK.COM - Laporan terbaru elevasi Waduk PLTA Kotopanjang, Kampar, Riau, kembali mengalami kenaikan signifikan pada Senin, 8 Desember 2025…

Foto

Riau Hari Ini Bakal Hujan, Anehnya Masih Mincul Titik Panas

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca Riau pada Senin, 1 Desember 2025, didominasi kondisi…

Foto

Kolaborasi PT Arara Abadi, Universitas Riau dan Media Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 200 orang lebih Mahasiswa dan Masyarakat Akademis Universitas Riau Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi…

Foto

Gajah Sumatera Diambang Punah, 3 Betina Mati Mengenaskan

RIAUBOOK.COM - Dalam kurun waktu hanya tujuh bulan, tiga ekor anak gajah betina harus meregang nyawa, meninggalkan kepedihan mendalam…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Foto

LAM Riau: Keberagaman Budaya Jadi Sumber Kekuatan, Bukan Sumber Perpecahan

RIAUBOOK.COM- Tari Zapin bukan sekadar warisan seni, tetapi juga simbol identitas sekaligus potensi besar dalam pengembangan pariwisata budaya…

Pendidikan