RIAUBOOK.COM - Ternyata, 131 pemerintah daerah Kabupaten dan Kota di Indonesia memiliki rasio alokasi belanja pegawai yang mencapai lebih dari setengah anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)-nya.
Ini artinya dana belanja daerah mayoritas digunakan untuk belanja pegawai pemerintahannya.
"Untuk APBD 2016, 131 daerah Kabupaten/Kota memiliki rasio belanja pegawai dan tunjangan terhadap total APBD mencapai di atas 50 persen. Jadi APBD-nya hanya untuk belanja pegawai," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang dikutip dari kompas.com, Rabu (10/5/2017).
Jumlah ini melebihi rasio belanja pegawai pemerintah pusat yang mencakup 1/4 terhadap anggaran pemerintah pusat.
"Kalau dari sisi neraca pempus, belanja pegawai mencakup 26,1% dari total anggaran belanja pempus. Ini berarti sekitar 1/4 nya dari anggaran kita dipakai untuk membayar gaji dan tunjangan bagi para birokrat," ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap para Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat lebih baik dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. Ia juga mengatakan, hal ini telah disampaikan kepada Presiden dan akan ditindaklanjuti oleh Kementerian terkait untuk membahas agar pemerintah daerah yang tercakup dalam 131 yang disebutkan tersebut dapat fokus dalam mengelola APBD nya untuk hal yang lebih bermanfaat langsung bagi pembangunan daerahnya.
"Presiden sudah melihat ini dan memang meminta untuk kami (Kementerian Keuangan), Kementerian Dalam Negeri, Kemenpan RB untuk melakukan hal-hal yang bisa untuk membuat pemerintah lebih fokus untuk APBD nya untuk melayani masyarakat dan program-program di dalam rangka untuk pembangunan," pungkasnya. (kcm)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…