ilustrasi mengaji

Kamis, 15 Juni 2017 - 10:20 WIB 2450000

Keren! Metode Bismillah ini Bisa Permudah Tunarungu Belajar Mengaji

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Sekelompok mahasiswa dari Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang berhasil menciptakan metode mengaji yang khusus diperuntukkan bagi penyandang tunarungu.

Metode ini dikenal dengan nama metode "Bismillah" yakni belajar dengan media plastisin dalam pembelajaran baca tulis Alquran.

Ketua tim program kreativitas mahasiswa (PKM) UM Magelang, Monica Subastia di Magelang, baru-baru ini mengatakan, metode "Bismillah" merupakan singkatan dari belajar iqro sambil bermain agar asyik dan mudah.

Proposal berjudul "Penerapan Metode Bismillah dengan Media Plastisin dalam Pembelajaran BTQ bagi Anak Penyandang Tunarungu di YPPALB B Kota Magelang" merupakan satu dari 28 proposal mahasiswa UM Magelang yang lolos PKM Dikti Tahun 2017.

Proposal tersebut disusun oleh lima mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UM Magelang yakni Monica Subastia, Zumrotus Sholihah, Chusna Fadhila, Dina Suci Wahyuningtyas, dan Rizqi Ayu Maulida di bawah bimbingan Kanthi Pamungkassari.

Monica mengatakan Kota Magelang memiliki sekolah khusus bagi anak penyandang tunarungu dan tunawicara serta tunagrahita. Sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan dan Penyantunan Anak Luar Biasa (YPPALB) Kota Magelang itu memiliki 149 siswa, terdiri atas 60 siswa tunarungu dan 89 siswa tunagrahita.

Walaupun memiliki keterbatasan, katanya ternyata minat mereka untuk mengaji sangat tinggi. Hal itu terlihat dari rajinnya mereka hadir dalam TPQ walaupun terdapat kendala berupa sarana dan prasarana yang membuat proses mengaji mereka menjadi terhambat.

Ia menjelaskan pada mulanya dia bersama keempat teman-temannya melakukan kegiatan pengenalan huruf hijaiyyah yang dilakukan pada 9 Mei 2017. Tahapan berikutnya adalah praktik sekaligus pembentukan komunitas guru yang disahkan oleh kepala sekolah yang dilakukan pada 10 Mei 2017.

Berikutnya adalah evaluasi dan pelatihan komunitas yang diadakan pada 10-12 Mei 2017. Pada tahap akhir diadakan gebyar anak sholeh sekaligus penutupan kegiatan dan pendampingan.

Menurut dia metode yang dilakukan adalah dengan cara membagikan plastisin/malam kepada para siswa, kemudian guru menulis huruf hijaiyyah di white board. Setelah itu guru bersama murid mempraktikkan metode Bismillah tersebut dengan membentuk plastisin yang sudah dibagikan untuk dibentuk menjadi huruf hijaiyyah yang sudah ditulis dan dijelaskan oleh guru. (okz)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
muhardi

Berita Terkini

Nantikan, Film Olaf 'Frozen' Tayang November 2017

Rabu, 14 Juni 2017 - 21:03 WIB

Kodok-kodok Presiden Jokowi Diterkam Biawak

Sabtu, 27 Mei 2017 - 08:19 WIB

Pesan Wardan untuk Ibu-ibu Inhil yang Hobi Masak

Rabu, 17 Mei 2017 - 20:33 WIB

Benar-benar Unik, Jam Tangan Ini Bermotif Batik

Kamis, 13 April 2017 - 11:50 WIB

Aksi 5 Bocah Poso ini Jadi Viral

Jumat, 17 Maret 2017 - 09:26 WIB

Foto Paling Unik di Pameran Lingkungan Riaubook

Sabtu, 11 Maret 2017 - 14:22 WIB

Kayu yang Dimakan Rayap Bisa Menjadi Barang Bernilai

Sabtu, 25 Februari 2017 - 12:38 WIB

Coba Tebak, Gambar Apa yang ada Dalam Lingkaran ini?

Kamis, 16 Februari 2017 - 20:19 WIB

Mendorong Ekonomi Kreatif Anak Muda Siak

Minggu, 29 Januari 2017 - 10:31 WIB

Mengisi Waktu Liburan di Gramedia Pekanbaru

Minggu, 22 Januari 2017 - 14:53 WIB
Melebarkan Sayap:

Wow, D'MASIV Masuk Industri Musik Inggris

Minggu, 15 Januari 2017 - 12:56 WIB

Cara Meniup Permukaan Kopi yang Benar

Sabtu, 14 Januari 2017 - 13:39 WIB

Agus Setyobudi: Riau Harusnya Punya Market Place

Jumat, 06 Januari 2017 - 12:40 WIB

Pentingnya Menabung dan Mengelola Keuangan Keluarga

Selasa, 03 Januari 2017 - 11:56 WIB

Cerita Roni dan Pedagang Terompet yang Baik Hati

Minggu, 01 Januari 2017 - 10:21 WIB

Perbedaan adalah Paket Kemuliaan

Minggu, 01 Januari 2017 - 09:39 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia