Syamsuar saat memberikan arahan kepada peserta. (RB/Agus)

Senin, 23 Oktober 2017 - 20:32 WIB 4050000

Syamsuar: Smart City Merupakan Pintu Masuk Pariwisata di Kabupaten Siak

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak Syamsuar berterima kasih kepada Kementrian Kominfo yang memberikan kepercayaan kepada Siak sebagai salah satu kota yang terpilih sebagai kota Smart City dari 25 kota yang ada di Indonesia.

Syamsuar menjelaskan, Smart City merupakan pintu masuk dalam rangka pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Siak, berbagi inovasi yang sudah dirancang untuk mendukung Siak Smart City dengan memajukan pariwisata tentu pada hakikatnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain itu juga untuk meningkatkan pemasukan daerah.

Intruksi dari Kementrian Dalam Negeri terkait transaksi non tunai, berkaitan dengan pelaksanaan taransaksi non tunai Pemkab Siak yang di ketuai wakil bupati bersama staf beberapa waktu lalu telah melakukan studi banding ke DKI Jakarta.

"Untuk belajar disana, kita juga harus seperti itu, orang tidak lagi berhubungan dengan duit semuanya sudah dengan kartu atau card," kata Syamsuar dalam pembukaan bimbingan teknis Siak Smart City ke-4 di kantor Bupati Siak, Senin (23/10/2017).

Untuk memulai hal itu saat ini di Siak kata Bupati, pihaknya sudah memulai seluruh pembayaran baik pembayaran hak ASN baik itu gaji, tunjangan kinerja dan lain-lain tidak lagi melalui tunai, tetapi transaksi non tunai.

Syamsuar melanjutkan, Pemerintah tidak ada lagi melakukan transaksi dengan tunai, termasuk juga yang berkaitan dengan distribusi daerah seperti pajak.

"Kalaulah kita masih melakukan transakasi tunai, uang ini bisa kemana-mana, sangat rentan terhadap penyelewengan. Dengan kebijakan teransaksi non tunai lebih mudah dan aman. Ini kan termasuk bagian dalam rangka mendukung Siak Smart City.

Sementara itu Winarno narasumber Smart City mengatakan, kota di seluruh dunia dituntut agar menjadi Smart City, jadi kalau kota yang tidak smart, maka kota tersebut dikatakan tidak maju, kota Siak dikatakan kota maju, karena mengikuti tren global. di bimbingan teknis yang ke empat ini nantinya kita akan merumuskan draf Smart City. 18 detil analisi yang di sampaikan pada pemanfaatan internet of tingks.

"Kesiapan Kabupaten Siak sendiri dalam membangun Smart City kita melakukan analisis dari aspek struktur, infrastuktur, suprastruktur, terkait aspek legal atau aturan-aturan terkait Smart City. Dapat disiapkan dan diharapkan seluruh OPD melakukan penandatangganan kerjasama denga dewan Smart City," kata Winarno.

Winarno menjelaskan perjuangan ini bukan kelompok kecil, namun perjuangan kita bersama untuk menuju Siak Smart City untuk meraih smart brendding. Dalam bimtek ke empat ini kita sebagai kompenen pelaksana Smart City Kabupaten Siak, akan melakukan penandatangan komitmen pelaksanaan Smart City kabupaten Siak. pada bimtek ke empat ini kita sudah mengetahu inovasi-inovasi apa saja yang dapat di ekspos pada pertengahan November mendatang, sehingga inovasi dari Siak mendapat penilaian terbaik. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Agus Suhaili

Berita Terkini

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia