RIAUBOOK.COM - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya menggelar rapat virtual bersama seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten dan kota se Provinsi Riau melalui video confrence (Vidcon),membahas penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak virus corona (covid-19) di wilayah setempat, Sabtu (2/5/2020).
Dalam Vidcon tersebut, Yan Prana didampingi oleh Asisten I Setda Riau Ahmad Syah Harrofie, Asisten II Setda Riau Eva Refita, Sekretaris Gugus Tugas COVID19 Syahrial Abdi, Kadis Kominfotik Riau Chairul Riski, Kadis Sosial Riau Darius, Kepala BPKAD Riau Indra, Plt kepala PMD Raja Siti Nurasyah, dan Sektetaris Bapeda Riau Purnama Irwansyah.
Dalam arahannya, Sekdprov Riau menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus segera mempersiapkan bantuan untuk masyarakat, mulai dari bantuan langsung tunai, sembako atau bantuan lainnya yang mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak Corona.
"Kami harap bantuan sosial itu segera dibagikan apalagi kita akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Riau," ujarnya.
Selain itu, dia juga meminta pemerintah daerah kabupaten/kota setempat untuk segera melaporkan data terbaru penerima bantuan sosial tersebut ke pemerintah provinsi, ini bertujuan untuk mempercepat penyaluran bantuan yang ada.
"Data masyarakat miskin ini berubah-ubah, jadi pemerintah daerah harus melakukan update data dan laporkan segera," katanya.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah harus mendata dengan baik masyarakat yang terdampak Corona, sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran."Data kemiskinan itu data yang dinamis, makanya kita harus menggunakan data terpadu dan terbaru," ujarnya.
Tambah Yan Prana lagi, data masyarakat yang terdampak covid-19 itu juga dapat memuat profesi pengurus masjid, ustaz atau ustazah, guru ngaji, penjual makanan kantin sekolah, karyawan yang terkena PHK atau bahkan UKM yang kurang omset penjualannya dibawah 50 persen.
"Jadi harus betul-betul di data oleh RT/RW setempat, yang betul-betul tahu dengan kondisi masyarakatnya," katanya.
Ia juga mengimbau kepada pemerintah daerah yang akan menyampaikan data kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau supaya melampirkan nomor rekening bank dari penerima bantuan.
Sehingga, bantuan yang disalurkan akan langsung dibayarkan ke rekening penerima, sehingga tidak memunculkan adanya potongan tertentu dari petugas.
"Penerima harus memiliki identitas yang jelas, punya KTP, KK dan lainnya. Kami harap data ini penerima bantuan ini dapat segera dilaporkan," imbaunya.
Selain itu, Yan Prana juga berharap agar pemerintah Kabupaten/kota mendukung kebijakan Pemprov Riau yang akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah Riau.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, setiap elemen yang ada harus bekerja sama dalam penetapan PSBB ini, sehingga diharapkan mampu memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Bumi Lancang Kuning.
"Pemerintah Kabupaten/kota harus dukung kebijakan Pemprov untuk PSBB," kata dia.
Ia juga menerangkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan terkait pelaksanaan PSBB se-Riau dan akan terus memantau perkembangan virus corona di Bumi Melayu. Seluruh masyarakat yang ada di Riau pun diharapkan dapat saling bahu-membahu dalam masa pandemi saat ini.
"Kalau kita bersama-sama pasti ini akan segera teratasi dengan baik," ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah kabupaten/kota juga harus segera mempersiapkan diri dalam rangka PSBB ini, dengan harapan tidak ada lagi daerah yang tidak siap saat PSBB telah dimulai.
"Kami minta kesiapan pemerintah kabupaten/kota untuk PSBB, persiapkan segala sesuatu yang harus dipersiapkan," ungkapnya. (Advertorial)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…