RIAU BOOK- Hasil uji sampel yang dilakukan Dinas Kesehatan terhadap sejumlah sampel makanan yang berada di Pasar Ramadan Jalan Ahmad Yani Selatpanjang, negatif menggandung boraks, rhodamin B, metanil yelow, dan formalin. Dinas Kesehatan menyatakan makanan yang dijual tersebut layak konsumsi.
Sejumlah sampel yang diambil dan dicurigai mengandung zat berbahaya hingga tidak sehat jika dikonsumsi masyarakat di antaranya bakso bakar, kue ubi, kue sagu, cendol, es buah, es teler dan saos bakso. Sampel dari sejumlah makanan tersebut diambil pada Kamis (9/6) lalu dan hasil pengujiannya baru disampaikan pada Jumat (10/6).
Kasi Farmasi Makanan dan minuman (Farmamin) Bidang Pelayanan dan Kesehatan Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Reviadi SFarm Apt menunjukkan hasil negatif dari pengujian yang dilakukannya. Pengujian tersebut dilakukan mereka dengan peralatan sederhana tanpa membawanya kelaboratorium.
"Memang kita menguji dengan mencampurkan sampel makanan dengan cairan yang zatnya kita curiagi. Jika mengalami perubahan warna, maka makanan tersebut positif. Namun, hasil semuanya negatif," ungkapnya.
Walaupun tidak ditemukan positif mengandung zat berbahaya, namun mereka meminta kepada masyarakat yang mencurigai makanan yang dibeli mengandung keempat unsur tersebut bisa melaporkan dan mengkoordinasikan kepada Dinas Kesehatan, sehingga bisa dilakukan pembuktian.
"Ini tidak sampai di sini saja. Jika ada kecuriagaan masyarakat silakan lapor, kita akan tindak lanjuti," sebut Revi.
Selain mereka, nantinya pihak BPOM juga diagendakan akan melakukan uji sampel terhadap berbagai jenis makanan dan jajanan di Kota Selatpanjang. Namun, waktunya belum dipastikan kapan.
"Kayaknya juga akan mengecek hal yang sama. Tapi belum tahu kapan mereka turun ke Selatpanjang. Kalau memang turun, kita siap mendampingi mereka. Sehingga seluruh makanan yang dijajakan kepada masyarakat terjamin kebersihan dan kesehatannya," ujar Revi lagi.(RB)
| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…