Riau Book - Pemerintah Provinsi Riau mencatat sektor Usaha Kecil Mikro dan Menengah telah menyerap hampir 3 juta tenaga kerja di setiap tahunnya.
"Hal ini diharapkan dapat terus berkelanjutan, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran," kata Staf Ahli Gubernur Riau Tien Mastina kepada pers di Pekanbaru, Jumat (28/10/2016).
Ia mengatakan, dalam 7 tahun terakhir, UMKM menyerap 21 juta tenaga kerja. Menurutnya, UMKM merupakan sektor yang paling besar dan mengatasi pengangguran di provinsi itu.
"Banyaknya jumlah UMKM ini bisa dimanfaatkan untuk mengelola SDM. Aaupun mendorong para pencari kerja untuk membuat usaha baru yang lebih variatif. Sehingga makin banyak jumlah pencari kerja yang bisa diserap," kata dia.
Mantan Kadis Perikanan dan Kelautan itu menambahkan, saat ini jumlah UMKM Riau di bidang perdagangan berjumlah 77.156. Sementara itu bidang jasa 19.656, bidang produksi 12.760, dan bidang industri 11320.
Selain itu dari data Diskop dan UMKM mencatat bahwa Pekanbaru menempati urutan pertama dalam hal jumlah UMKM di Riau. Terdapat 68.728 UMKM yang saat ini masih aktif. Posisi kedua adalah Kampar sebanyak 45.446 UMKM. Inhil dengan 44.891 UMKM menempati posisi ketiga.
Selanjutnya, Bengkalis (42.029 UMKM), Rohil (34.036 UMKM), Rohul (27.074 UMKM), Inhu (26.488 UMKM), Siak (22.948 UMKM), Kuansing (21.450 UMKM), Dumai (20.782 UMKM) dan Palalawan dengan 13.824 UMKM-nya. (RB/MC)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…