Siapa Sangka di Kampar Bawang Subur di Lahan Gambut

Riau Book - Bupati Kampar Provinsi Riau, Jefry Noer mengatakan, siapa sangka di lahan gambut ternyata bawang pun bisa tumbuh subur hingga mendatangkan hasil yang menjanjikan bagi masyarakat.

Jefry Noer mengatakan itu saat mendampingi Tim MNC Grup yang datang meninjau lokasi percontohan Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE), Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Selasa (23/9).

Ketertarikan para awak media nasional itu untuk melihat langsung gebrakan yang di lakukan Bupati Kampar ini disebabkan lahan yang di kembangkan itu adalah lahan gambut, karena di lahan gambut biasanya tanaman bawang sulit untuk tumbuh subur.

"Kampar membuktikan bahwa semua itu tidak benar, sebaliknya tanaman bawang dapat tumbuh subur bahkan melebihi hasil dari daerah asal terkenal sumber penghasil bawang seperti di Brebes," kata Jefry.

Kuncinya, lanjut dia, dengan bekal ilmu semua dapat dilakukan seperti untuk menetralkan "PH" atau kadar asap air dalam tanah di lahan gambut, sehingga tanah cocok untuk tanaman bawang.

"Belum lagi pemilihan bibit unggul, cara merawat tanaman, kalau sudah memiliki ilmu maka semua dapat dilakukan dengan hasil baik," katanya.

Lewat lahan percontohan Program RTMPE, kata Jefry, para petani di latih dalam Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S), setelah menamatkan diklat pertaniannya di tambah dengan bantuan modal usaha seperti bantuan sapi bergulir dan sapi dari Program CSR perusahaan kemudian di tambah pinjaman uang dari program KKPE dari Bank Riau Kepri, maka petani dapat berusaha mengembangkan program ini di rumah atau di wilayah sekitar rumahnya dengan lahan hanya 1.000 meter persegi.

"Di lahan itu dapat dikembangkan peternakan sapi, perikanan, pertanian dan rumah jamur yang dapat memberikan penghasilan hingga puluhan juta rupiah bagi petani," kata Jefry.

Jefry melanjutkan, bahwa dari 6 ekor sapi yang dipelihara lewat Program RTMPE, akan dapat memberikan hasil seperti dari urinenya yang dapat dijadikan pupuk cair atau biourine kemudian penghasilan dari kotoran padat sapi sebagai penghasil biogas yang dapat digunakan untuk keperluan energi listrik maupun untuk memasak keluarga petani.

"Ditambah lagi penghasilan dari ternak ayam petelur dengan pola kawin silang yang di pelihara sebanyak seratur ekor dapat menghasilkan telur sebanyak 60 hingga 70 butir perhari," katanya lagi.

Dari dua komoditi ternak itu saja, demikian Jefry, sudah puluhan juta rupiah penghasilan dalam sebulan untuk keluarga petani.

"Itu masih dari hasil utamanya yaitu dari kotoran sapi dan telur, belum lagi hasil dari daging ayamnya kalau sudah lebih lama di pelihara tentu ayamnya tambah besar begitu juga dagingnya. Belum lagi penghasilan dari anak sapi yang di pelihara kalau sudah tiga tahun saja tentu anak sapi yang di hasilkan bisa sampai dua kali lipatnya," kata Jefry.

Setelah itu, lanjut dia, dari perikanan dengan pola pengembangan ternak perikanan terpal, ditambah penghasilan dari pertanian seperti tanaman bawang yang hanya memakan lahan seluas 400 meter dan bermodalkan tanaman bawang sebanyak 50 kg mampu menghasilkan hingga 400 sampai 500 kg bawang.

Ke depan, kata Jefry, apapun dapat dilakukan dan dikembangkan di lahan gambut asalkan memiliki ilmu. "Dengan semangat mengulas RTMPE, dan upaya ini mampu di lakukan semua petani khususnya petani Kampar ke depan," katanya.

Jefry Noer menambahkan, konsep unggulan Pemda Kampar dalam membangun dan menyejahterakan masyrakat agar terlepas dari kemiskinan, pengangguran adalah dengan menerapkan Program RTMPE.

Bahkan dengan menjalankan Program RTMPE, lanjut dia, para petani Kampar ke depannya akan mampu mengangkatkan derajat dan menyejahterakan ekonomi keluarga.

"Sehingga melalui program ini yang di khususkan bagi masyarakat miskin, nantinya akan mampu menciptakan petani kaya kemudian Insya Allah masuk surga," kata Jefry.

Kenapa hal itu bisa terjadi, ungkap Jefry sambil mencontohkan, di pagi hari sehabis Shalat Subuh, bapaknya mengurus ternak kemudian dibantu anak sebelum berangkat sekolah kemudian ibunya mengurus lahan pertanian.

"Setelah itu si anak berangkat sekolah kemudian dan orang tua melanjutkan kerja, sampai pukul 9 pagi mengurus ternak, ikan maupun pertanian sudah beres, mereka istirahat sambil beribadah melaksanakan shalat dhuha dan siangnya sampai sore baru control lagi areal RTMPE, begitu setiap hari," katanya.

Dalam setahun hingga tiga tahun waktu berjalan, lanjut dia, sudah berapa juta uang terkumpul ditambah penghasilan dari anak sapi yang menjanjikan uangnya hingga mampu membiayai petani untuk naik haji pula. (rls)

foto

Terkait

Foto

Mau Sampah Jadi Uang? Ini Caranya

Riau Book - Siapa yang sangka, sampah ternyata mampu menghasilkan uang. Selama ini keberadaan sampah masih dianggap sebagai limbah. Padahal…

Foto

Mau KB yang Tepat? Coba "Pil" RTMPE

Riau Book - Program Rumah Tangga Mandiri Pangan Energi (RTMPE) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, sangat cocok diterapkan pada…

Foto

Ayah Ini Antarkan Anaknya Sekolah Naik Alutsista Tank

Riau Book - Jika Ayah pada umumnya mengantarkan anaknya pergi sekolah menggunakan kendaraan seperti mobil dan sepeda motor, bapak yang…

Foto

Ibu-ibu di Kampar Dilatih Menjahit Bantu Ekonomi Keluarga

Riau Book - Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan di daerah itu salah satunya dengan…

Foto

Pemusik Nasional Terjerat Narkoba, Malah Buat Album di Lapas

RiauBook - Pemusik senior Fariz RM (56) tak berhenti berkarya walau kini menjalani masa tahanan selama enam bulan di Lembaga…

Foto

Film Animasi Indonesia Mendunia, Judulnya Battle of Surabaya

RiauBook - Sungguh prestasi membanggakan. Film Battle of Surabaya yang merupakan karya rumah produksi anak bangsa, MSV Pictures, mendapatkan kesempatan…

Foto

LIPI Patenkan Biourine Produksi RTMPE

RiauBook - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan pengkajian melalui penelitian terkait pengolahan urine sapi menjadi biourine yang dijalankan Pemda…

Foto

Kampar Target Produksi 2,5 Juta Liter Biourine

RiauBook - Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau menargetkan untuk memproduksi 2,5 juta biourine yang diolah dari urine sapi dan kemudian…

Foto

Makan Kue Kotoran Gorila di Jepang, Makan Mie Kotoran Sapi di Kampar

RiauBook - Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau saat ini terus menyangi Negara Jepang untuk berbagai hal positif khususnya dalam membangun…

Foto

RTMPE Kampar Terkenal Hingga Kalimantan

RiauBook - Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) menyatakan Program Ketahanan Pangan Energi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau adalah…

Foto

Kajari Hadiahkan Bacan untuk Bupati Herliyan

RiauBook - Sebagai salah satu rangkaian menyambut peringatan Hari Adhyaksa ke-55 tahun 2015, Kejaksaan Negeri Bengkalis menggelar pameran batu akik…

Foto

Hebat, Napi Lapas Pekanbaru Produksi 25.000 Sandal Hotel

RiauBook- Warga binaan atau narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pekanbaru saat ini memproduksi 25.000 sandal hotel yang kualitasnya sudah…

Foto

Pusat Sedot Rp600 Triliun dari Riau setiap Tahun

RiauBook - Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) menyatakan setiap tahun Provinsi Riau menyumbang keuangan negara sebesar Rp600 triliun dari berbagai…

Foto

Jefry Sebut Kampar Berhasil Budidayakan Ikan Arwana

RiauBook - Bupati Kampar Jefry Noer saat ini mengembangkan budidaya ikan hias arwana yang telah dipasarkan hingga beberapa negara bahkan…

Foto

Kampar Miliki Gatotkaca dan Candradimuka Atasi Kemiskinan, Semuanya Mungkin

RiauBook - "Jadi kami sangat yakin Kampar dapat maju, berkembang dengan baik jika semuanya dilakukan dengan sungguh-sungguh, tidak ada yang…

Foto

Riau Bertekad Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai

RiauBook - Untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui Upaya Khusus (Upsus) Percepatan Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai,…

Foto

Batu Akik Seribu Warna Untuk Satu di Kuansing

RiauBook.com - Sejak Gamawan Fauzi sewaktu menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan mengenalkan batu akik kepada publik, kecintaan masyarakat atas…

Foto

Inilah 10 Karya Anak Bangsa Indonesia Membanggakan

RiauBook.com - Di era globalisasi dibutuhkan penerus bangsa yang penuh kreatifitas, menyatakan imajinasi dan merancang sumber manfaat bagi masa depan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan