organisasi Warisan Hikmah Nusantara dari Kuala Lumpur Malaysia melakukan kunjungan ke "negeri istana"

Selasa, 18 April 2017 - 13:20 WIB 6710000

Siak-Malaysia Saling Perkenalkan Budaya, Seni, Adat dan Wisata Sejarah

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM-Hubungan erat antara dua negeri serumpun Malaysia dan Kabupaten Siak kembali terjalin. Kali ini, kedua negeri yang punya hubungan dekat pada masa kerajaan dulu kini di satukan dengan komunitas seni di kedua daerah ini.


Senin, (17/4/17) kemarin. organisasi Warisan Hikmah Nusantara dari Kuala Lumpur Malaysia melakukan kunjungan ke "negeri istana".

Dalam kunjungan persaudaraan dari negeri jiran itu disambut Komunitas Tanjak Melayu Siak dan Gabungan Seniman Siak (Gassak).

Kunjungan tersebut membahas kerjasama di bidang sejarah, adat seni budaya dan wisata sejarah.

"Kami tergerak hati untuk mengunjungi negeri istana ini. Karena kami selalu bertukar informasi melalui media sosial dengan rekan-rekan dari Siak ini, prihal tentang kebudayaan, seni, adat dan wisata sejarah," kata ketua organisasi Warisan Hikmah Nusantara Mahyudin.

Mahyudin mengatakan, persamaan seni budaya dan adat dari kedua daerah ini, maka ia akan lebih mudah untuk mempromosikan adat seni budaya dan wisata Kabupaten Siak di Malaysia.

"Seperti halnya dengan Tanjak, disana (Malaysia) juga orang sebut Tanjak juga, walapun ada di beberapa negera bagian yang menyebut tengkulop, Stanjak. Namun orang awam (umum) menyebut tanjak," kata pria yang mengaku sudah kedua kalinya datang ke Siak.

Mahyudian juga mengaku, selama perjalanan di beberapa tempat di Indonesia, Kabupaten Siak mempunyai persamaan budaya, seni dan adat dengan Malaysia.

"Dalam waktu dekat ini, kami akan datang lagi membawa rombongan dari Malaysia 30 orang," kata Mahyudin.

Sementara itu, ketua Gassak Yezi Fariayuda mengatakan, kedatangan tamu dari negeri jiran tersebut dalam agenda melakukan survey lokasi untuk kedatangan rombongan dari Malaysia dalam waktu terdekat ini dalam agenda wisata adat.

"Kita tadi sudah membawa tamu kita ini ke kolam pencucian keris raja Kecik di Buantan Besar, di Istana Siak, Makam Sultan Syarif Kasim II," kata Yezi.

Yezi berharap, dengan kedekatan antara dua daerah ini, kedepan selain kerjasama seni, adat, budaya dan wisata sejarah akan terjalin lebih kuat lagi.

"Kita dari Gassak dalam beberapa agenda sebelumnya, sudah pernah mengunjungi Malaysia dalam hal kesenian. Seperti contoh acara Dunia Melayu Dunia Islam, hal itu kita lakukan agar silaturahmi kedua belah bihak tetap terjaga, apalagi kita sama-sama orang melayu," pukasnya. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

Makan Sate Murah, Gubernur Riau: Enak Satenya Ya!

Kamis, 13 April 2017 - 09:38 WIB

Gubri Harap Target Kunjungan Wisman ke Riau Tercapai

Jumat, 31 Maret 2017 - 17:25 WIB

Turis Asing Buta Akan Wisata di Riau

Sabtu, 18 Maret 2017 - 15:39 WIB

Menpar Launching Calendar of Event Riau 2017

Jumat, 17 Maret 2017 - 09:43 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia