Menelusuri Jejak Kopkar PT Perkebunan Nusantara V (Part 2) Bertahun-tahun Benarkah Rugikan Negara?

RIAUBOOK.COM - Menelusuri jejak Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Perkebunan Nusantara V di kawasan perkebunan juga sama demikian, berperan dalam berbagai hal salah satunya memasok buah untuk memenuhi target operasi pabrik.

"Namun bertahun-tahun, keuntungannya pun tak jelas, menyasar ke kalangan pengurus, direksi dan tidak sampai ke karyawan yang sesungguhnya adalah anggota di tiap koperasi di perkebunan dan pabrik," kata seorang sumber yang sempat berada di dalam managemen perusahaan dan Kopkar PTPN V, MR Z, Kamis (27/4/2017).

Sama seperti Kopkar Kantor Pusat, Kopkar di tiap wilayah perkebunan dan pabrik juga dikelola oleh petinggi dan karyawan PTPN V.

"Peran utama untuk di perkebunan adalah menjalin kerjasama dengan koperasi masyarakat untuk distribusi buah ketika pasokan minim akibat adanya replanting," katanya.

Kopkar PTPN V kata dia, memasok buah ke pabrik sudah bertahun-tahun, namun kerap tidak diawasi dengan baik sehingga buah pihak ketiga yang masuk selalu tidak memenuhi syarat kualitas.

Tidak sedikit yang terlibat dalam permainan ini, lanjut dia, keuntungan yang diraup bahkan ditaksir juga mencapai miliaran.

Kata dia, dari pasokan buah sawit yang tidak memenuhi standar kulitas, tentu hasil yang didapat (CPO) tidak baik.

Namun katanya, praktik ini terus berlangsung, pencapaian rendemen sawit atau kadar kandungan minyak mentah kelapa sawit (CPO) yang rendah, membuat perusahaan milik negara ini mengalami kerugian besar.

"Contoh kasus, hasil laboratorium menyatakan nilai rendemennya adalah 20 persen, kemudian yang dilaporkan mencapai 40 persen. Dengan demikian, pabrik tentu menanggung utang sekitar 20 persen. Jadi inilah nilai kerugian yang dialami dan telah menumpuk hingga miliaran," katanya.

Satu lagi, demikian katanya, dilakukan rekayasa kadar Asam Lemak Bebas (ALB). Dimana akibat pembelian buah dengan kualitas yang tidak baik, ALB pun menjadi sangat tinggi hingga memengaruhi kualitas CPO.

Dimana kerugian negara pada temuan ini?

MR Z mengungkap, bahwa setiap perusahaan BUMN memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan dividen. "Nah, jika perusahaan merugi tentu hal itu turut merugikan negara juga, deividennya kecil," katanya.

Kata dia, pengelolaan CPO memiliki standar ALB, dan untuk PTPN V, standarbnya adalah 4 persen, tidak boleh melebihi jumlah itu.

Namun terindikasi, selama ini, ALB CPO yang dihasilkan di beberapa pabrik pengolahan minyak mentah di PTPN V mengalami kondisi tingginya ALB hingga memengaruhi nilai jual CPO di pasaran.

"Memang kondisi PTPN V saat ini tengah melaksanakan banyak peremajaan, hampir separuh kawasan perkebunan perusahaan ini tengah replanting. Untuk menutupi kebuutuhan olahan pabrik, maka kemudian didatangkan buah dari pihak ketiga," katanya.

Sayangnya, di beberapa perkebunan atau PKS PTPN V, menyerahkan tanggung jawab pemenuhan kebutuhan TBS tersebut ke pihak Kopkar yang terindikasi "bermain" untuk memasok buah-buah di luar standar kualitas.

"Kerugian PTPN V saat ini sudah sangat jelas, banyak pabrik yang terutang akibat kelalaian itu, segelintir orang meraup keuntungan miliaran rupiah, namun negara dirugikan lebih besar lagi," katanya.

Ia juga menyebutkan, bahwa salah satu PKS yang buruk dalam mengelola CPO adalah Kebun Sei Pagar, namun sejauh ini masih dibiarkan.

"Tapi untuk secara menyeluruh, akibat kasus-kasus ini, PTPN V dan tentunya negara dirugikan, pendapatan laba atau keuntungan tidak lagi sebanding dengan investasi," katanya.

Kegiatan Ilegal

Benarkah keuangan PT Perkebunan Nusantara V saat ini dalam kondisi yang tak baik?

Humas PTPN V, Risky Atriansyah membantah kabar tersebut. Menurut dia, kondisi perusahaan BUMN ini masih stabil dan bahkan beberapa tahun terakhir mendapat perhatian positif dari pihak kementerian.

Untuk diketahui, kata dia, secara general, perusahaan di wilayah perkebunan memiliki 3 kewenangan, pertama adalah pengelolaan kebun inti, melakukan pembelian TBS pihak ketiga, kemudian melakukan pengelolaannya.

Jadi ada managemen yang mengatur untuk pembelian TBS dari pihak ketiga, kata dia kewenangan itu berada di bawah Manager Pembelian.

"Jadi intinya, mengenai pembelian TBS dari pihak ketiga, tentu bisa dilakukan lewat manager pembelian yang ada di perkebunan," katanya.

Buah-buah yang ditangani itu, lanjutnya, berasal dari buah plasma, Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) dan juga dari pihak ketiga yang kebanyakan kalangan petani dengan lahan luas.

Yang terpenting, kata Risky, mereka yang kalangan petani atau pengusaha itu memiliki perjanjian dengan perusahaan untuk memasok buah ke pabrik.

"Jadi kalau dikatakan keuangan PT PN V saat ini sedang buruk, itu tentu tidak benar," katanya.

Risky menjelaskan, bahwa dalam lima tahun terakhir, di triwulan satu hingga 4, kondisi perusahaan merupakan yang terbaik dengan pendapatan memuaskan.

Kemudian, lanjut dia, pola pembelian TBS yang dilakukan PTPN V saat ini adalah yang terbaik sehingga menjadi percontohan bagi PTPN seluruh Indonesia.

"Mereka (PTPN) seluruhnya mencontoh SOP (Standar Operasional Prosedur) seperti yang telah dilaksanakan di PTPN V selama ini. Mulai dari pasokan buah, mengelolahnya, hingga bagaimana memasarkannya," kata Risky.

Saat ini, demikian Risky, dari 100 persen TBS yang diolah oleh PTPN V, hanya sekitar 40 persen berasal dari kebun inti, selebihnya berasal dari TBS plasma, KKPA dan pihak ketiga.

Kondisi itu kata dia disebabkan memang saat ini banyak perkebunan PTPN V sedang masa replanting atau peremajaan sehingga produksi buah menurun.

Maka kemudian, katanya, untuk tetap berjalan sesuai target olahan, perusahaan mengambil atau membeli buah dari pihak ketiga.

Lantas bagaimana dengan kualitas minyak yang dihasilkan dari buah pihak ketiga?

Risky menjelaskan, bahwa standar kadar asam lemak bebas atau ALB adalah 4 persen dan selama ini banyak pabrik yang memberikan laporan sesuai target dan standar perusahaan.

Apakah laporan ALB itu benar?

Menurut Risky, enggak akan mungkin pabrik memberikan laporan ALB yang rekayasa, karena jika itu dilakukan maka tentu harus ditutupi nilai kekurangannya.

Misalkan, standar kadar asam lemak bebas atau ALB adalah 4 persen, namun pabrik tertentu melaporkannya hanya sebesar 2 persen, maka 2 persen lagi adalah utang.

"Saya tidak yakin pabrik nanti akan mampu menutupi kekurangannya itu," kata dia.

Ia katakan, perusahaan juga melakukan pemeriksaan rutin ke perkebunan dan pabrik setiap tiga bulan. "Jadi jika laporan ALB ataupun rendemen di rekayasa, maka akan ketahuan dan pebrik tidak bisa menutupi kekurangannya," kata Risky.

Jika demikian, bagaimana kondisi keuangan PTPN V saat ini?

Risky menilai saat ini kondisi keuangan perusahaan masih sangat baik, bahkan hingga Maret tahun ini, laba yang didapat sudah menembus angka Rp40 miliar.

Laba sebesar itu apakah sesuai dengan investasi atau aset yang dimiliki saat ini?

Sumber menyebut, bahwa pada tahun 2014 PTPN V telah memiliki aset mencapai Rp5,6 triliun, liabilitas Rp3,5 triliun, dan ekuitas sebesar Rp2,1 triliun.

Sedangkan luas areal perkebunan sawitnya yang dikelolah adalah 77.661 hektare, terdiri dari Tanaman Menghasilkan (TM) 57.420 hektare dan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) seluas 16.999 hektare. (RB/fazar)

BACA JUGA:Menelusuri Jejak Kopkar PT Perkebunan Nusantara V (Part 1)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Intip Keistimewaan Kantor Google, Karyawannya Begitu Dimanjakan

RIAUBOOK.COM - Google menjadi perusahaan raksasa hanya dalam waktu yang singkat, dan kini telah memiliki kantor yang megah dengan fasilitas…

Foto

Dari 104, Izin Pengelolaan Migas saat ini Tinggal Enam

RIAUBOOK.COM- Dibandingkan dengan sebelumnya, jika izin di bidang migas mencapai 104 izin. Saat ini yang tertinggal hanya enam izin, setelah…

Foto

Jawaban Menteri Soal Mahalnya Bawang Putih: 'Gak Usah Dimakan'

RIAUBOOK.COM - Jelang Ramadan harga berbagai kebutuhan pokok mulai naik, terutama bawang putih yang kini harganya menemnus Rp60 ribu per…

Foto

Syamsuar: Peran BAZNas Kabupaten Siak Harus Mampu Mengurangi Angka Kemiskinan

RIAUBOOK.COM - Bupati Siak H. Syamsuar ajak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Siak mengontrol penyaluran zakat dan perlu…

Foto

Pemerintah Kurangi 1 Juta PNS? Ini Kriteria yang Bakal Diberhentikan

RIAUBOOK.COM - Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS telah diterbitkan yang di dalamnya mengatur mekanisme pemberhentian…

Foto

Agar Hubungan Pernikahan Tak Kandas Karena Uang

RIAUBOOK.COM - Finansial menjadi momok paling mengerikan bagi pasangan pernikahan, maka penting bagi tiappasangan untuk memerhatikan masalah ekonomi sejak dini,…

Foto

Rp709 Miliar Impor Pupuk Riau

RIAUBOOK.COM - Selama Januari-Februari 2017 impor non migas terbesar di Provinsi Riau didominasi kelompok pupuk yakni sebesar 53,33 juta dolar…

Foto

Luar Biasa, Ahok Kunci APBD Jakarta, 'Waktu Susun Anggaran Harus Izin Kami'

RIAUBOOK.COM - Upaya keras Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk mengurangi kebocoran anggaran atau korupsi terus dilakukan…

Foto

Hal Wajib Ketika Bisnis Sedang Sepi, Jangan Sampai Tunggu Rugi

RIAUBOOK.COM - Setiap orang menginginkan bisnis yang dijalankan selalu lancar hingga mendatangkan keuntungan, dan tentu kerugian masih menghantui pebisnis yang…

Foto

Simak, Inilah yang Hambat Orang untuk Raih Kesuksesan

RIAUBOOK.COM - Sukses merupakan impian setiap orang saat menjalankan bisnis atau usahanya, namun tidak jarang upaya itu mendapat hambatan hingga…

Foto

66 Persen Kekayaan India Berasal dari Pengusaha Berkarir Dari Nol, Setiap Bulan Negara Ini Hasilkan Miliarder

RIAUBOOK.COM - Di tengah krisis global, India tumbuh menjadi negara yang berkembang, bahkan di sisi ekonomi, negara ini mampu terus…

Foto

4 Hal Wajib untuk Wanita Karir jadi Pengusaha Sukses

RIAUBOOK.COM - Emansipasi wanita, kesetaraan jender dengan lelaki membuat perempuan tentu bebas melangkah dalam menempatkan posisi karir, malah tidak sedikit…

Foto

Dunia Sedang Krisis, Presiden: Ekonomi Indonesia Tetap Lebih Baik

RIAUBOOK.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini ekonomi dunia berada di posisi yang tidak sangat baik, kesulitan ekonomi…

Foto

Bank Riau Kepri Peringati Hari Kartini, Heboh Lomba Foto Internal Berpakaian Daerah

RIAUBOOK.COM - Momen hari kartini yang jatuh pada hari Jumat tanggal 21 April 2017 ini turut di peringati oleh Bank…

Foto

Indonesia Importir Kapas Terbesar di Dunia, KLHK Dorong Penelitian Ulat Sutra

RIAUBOOK.COM, Yogyakarta - Siapa sangka Indonesia adalah salah satu importir kapas terbesar di dunia. Sekitar 700 ribu ton kapas/tahun (99,2%)…

Foto

Usaha Tanpa Managemen Diyakini Tumbang, Bagong: Harus ada Niat Kuat

RIAUBOOK.COM - Puluhan pelaku usaha perkotaan di Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBe) Binaan…

Foto

Tiga Kebutuhan Pokok Ini Tidak Boleh Naik Harganya di Pasar Ritel Modern

RIAUBOOK.COM - Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda mengatakan pihaknya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Asosiasi Pengusaha…

Foto

Pilkada DKI Jakarta Berdampak Terhadap Perekonomian di Daerah, Termasuk di Dumai

RIAUBOOK.COM - Pemilihan Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta pada putaran ke dua berdampak pada ekonomi yang ada di seluruh…

Foto

Ada Pengusaha APMS di Meranti tak Beri Laporan Rutin, Ini Harapan Kadisperindag

RIAUBOOK.COM- Kepala Dinas Perindustian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Meranti H Herman SE MT minta kepada para pengusaha APMS…

Foto

Harga Perhiasan Emas 22 Ikut Mengalami Kenaikan Harga

RIAUBOOK.COM-Tidak hanya perhiasan emas dengan kualitas 24 karat yang mengalami kenaikan harga, kualitas 22 karat juga mengalami pergeseran harga pada…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan