RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi Riau menyatakan komitmennya terhadap upaya pengelolaan kawasan gambut dalam kelestarian lingkungan. Komitmen itu bersinergi dengan komitmen Badan Restorasi Gambut (BRG) dalam pengelolaan ekologi
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi di Pekanbaru, kemarin.
Ia juga mendukung penuh upaya dari BRG dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan gambut di Riau. Ia menilai, dengan dijadikannya Indonesia sebagai tuan rumah, berdampak besar untuk lebih kembali menjaga ekosistem gambut.
Hijazi menilai, kesempatan ini merupakan peluang untuk tingkatkan produktivitas lahan gambut. Untuk itu, pengembangan program restorasi diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain itu dalam implementasinya, juga diharapkan dapat berdampak penuh bagi kesejahteraan masyarakat. Sehingga juga berperan dalam memberikan nilai edukasi lingkungan ke masyarakat.
Kabupaten Siak
Sementar itu Kepala BRG Nazir Foead mengatakan, pengelola gambut memang terus dimaksimalkan. Sementara untuk dipilihnya Kabupaten Siak karena selama ini dinilai peduli terhadap keberadaan lahan gambut.
Langkah tersebut tambahnya juga telah berdampak positif, seperti dengan memaksimalkan peran kanal bloking. Ini terlihat dari semakin berkurangnya karlahut dari tahun ke tahun.
Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut Indonesia yang mendapat kehormatan dari dunia internasional. Ini dilakukan untuk perhatian terhadap lahan bergambut dengan dijadikan tuan rumah dalam pertemuan internasional ke-2 Global Pelatlands initiative (GPI).(RB/MCR)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…