RAIUBOOK.COM - Meskipun memiliki kecantikan dan kecerdasan, tak membuat Marissa Mayer sebagai sosok yang disukai bawahannya. Bahkan, prediksi yang menyebutkan periode awal kepemimpinannya di Yahoo dapat membawa angin segar, itu pun tak terbukti.
Mayer sempat dianggap sebagai Messiah yang akan menyelamatkan Yahoo!. Dia memimpin perusahaan ini selama sekitar empat tahun dan dibayar mahal selama masa itu.
Seiring dengan berjalannya waktu, ia malah dinilai banyak pihak membawa Yahoo! ke jurang kehancuran yang lebih dalam.
Dia mulai mendapatkan reputasi sebagai seorang perfeksionis yang mengasingkan beberapa orang.
Dan di bawah kendalinya, Yahoo melakukan lebih banyak pemecatan. Bahkan, Yahoo! pernah mengalami kasus peretasan yang berdampak pada satu miliar penggunannya.
Pada akhirnya, Mayer tidak dapat menyelamatkan Yahoo dan menjual bisnis internet utamanya ke Verizon seharga 4,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp63 triliun dalam sebuah kesepakatan yang diperkirakan akan segera ditutup, mungkin di bulan Juni mendatang.
Tak hanya dicap gagal membangkitkan Yahoo!, ternyata Mayer juga dianggap sebagai pimpinan yang kurang dekat dengan karyawan. Fakta itu terungkap setelah Owler merilis sebuah daftar 'CEO yang paling tidak disukai'.
Dari 50 CEO yang masuk daftar, 22 diantaranya merupakan piimpinan perusahaan teknologi. Di daftar itu, Marissa Mayer mendapat 32 poin dan masuk ke posisi 10 besar.
Dalam membuat daftar itu, Owler menggunakan penilaian dari 1 juta penggunanya. Tidak seperti Glassdoor, yang terbatas pada karyawan, Owler mengizinkan semua orang untuk memberikan penilaian. (suara)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…