Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (9/6/2017). (foto:kompas)

Sabtu, 10 Juni 2017 - 12:23 WIB 3300000

Kasi Intel Kejati Bengkulu dan Dua Tersangka Resmi Jadi Tahanan KPK

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Tiga orang yang diciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bengkulu pada Jumat (9/6/2017) kemarin, akhirnya menajdi tersangka. Ketiganya kini ditahan setelah menjalani pemeriksaan.

"Terhadap ketiga tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak 10 Juni 2017," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (10/6/2017) dini hari.

Tiga tersangka yang ditahan yakni Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba, pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu, Amin Anwari, dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjudo Murni Suhardi.

Menurut Febri, Amin Anwari ditahan di Rutan KPK cabang Polres Jakarta Timur. Selain itu, Murni Suhardi ditahan di Rutan KPK cabang Polres Jakarta Pusat. Sementara, Parlin Purba ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Guntur, Jakarta.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, suap yang diberikan kepada Parlin diduga berhubungan dengan pengumpulan data dan bahan keterangan terkait proyek pembangunan irigasi yang berada di bawah Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu.

Proyek pembangunan irigasi tersebut senilai Rp 90 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Mukomuko Putra Selatan Manjudo.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, KPK menetapkan Parlin dan dua pemberi suap, Murni dan Amin, sebagai tersangka. (kcm)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 31.9 %
Syamsuar-Edy Nasution 22.0 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 3.5 %
Lukman Edy-Hardianto 42.5 %
Hasil berdasarkan dari 7670 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
muhardi

Berita Terkini

Akhirnya...Banding Vonis Ahok Resmi Dicabut

Kamis, 08 Juni 2017 - 19:56 WIB

Humas Polda Riau Sambangi RIAUBOOK.COM

Selasa, 06 Juni 2017 - 11:18 WIB

Persekusi, Karena 'Olok-olok' Ormas

Minggu, 04 Juni 2017 - 12:52 WIB

Rizieq Shihab Resmi Jadi Buron Polda Metro Jaya

Rabu, 31 Mei 2017 - 18:08 WIB