RIAUBOOK.COM - Lebaran Idul Fitri merupakan momen yang sangat dinantikan. Selain berkumpul bersama keluarga dan kerabat dekat, tidak luput sejumlah menu makanan juga melengkapi hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Berikut tujuh makanan yang sering kita temukan saat lebaran:
Ketupat
Lebaran terasa kurang lengkap tanpa adanya ketupat. Dijadikan pengganti nasi, makanan berbahan beras yang dibungkus dalam anyaman daun kelapa muda atau janur, ini kemudian dikukus hingga padat. Biasanya ketupat ini akan dipotong-potong dan disajikan bersama hidangan wajib lainnya seperti opor ayam.
Opor Ayam
Opor jadi menu wajib saat Lebaran tiba. Nikmatnya potongan daging ayam kampung yang empuk, berpadu dengan gurihnya santan yang membuat hidangan ini selalu dicari. Selain berbahan ayam dan santan, opor ayam juga diracik dengan berbagai rempah-rempah yang menjadikan aromanya sangat menggoda.
Sambal Goreng Kentang
Selain ketupat dan opor ayam, sambal goreng kentang biasanya selalu hadir di atas meja makan di Hari Raya Lebaran. Sensasi pedas ditambah potongan jeroan ayam dan pete, membuat rasa hidangan ini semakin sedap.
Rendang
Menu makanan ini sudah tidak asing lagi di lidah orang Indonesia, bahkan kepopulerannya makin meluas setelah sempat dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia. Rendang umumnya dimasak dalam waktu lama dengan menggunakan bahan dasar daging sapi, santan, dan aneka rempah. Tapi kini, rendang juga dapat dibuat dari daging ayam, paru, jamur hingga bebek.
Sayur Labu Siam
Didominasi masakan berbahan dasar daging, sayur labu siam hadir memberikan rasa gurih dan pedas, yang membuat makan jadi lebih lahap. Hidangan berkuah yang satu ini biasanya dibuat dari irisan tipis labu siam, tahu, tempe, bahkan telur maupun udang yang membuat citarasanya semakin gurih.
Semur
Mencari menu yang tidak bersantan? Semur bisa jaid pilihan yang tepat. Makanan yang diramu dengan bahan daging sapi atau ayam, kentang, tahu, dan kecap manis ini ternyata berasal dari Belanda. Rasa manis dan gurih berpadu cantik dengan asam dari tomat. Makin lezat disantap bersama nasi putih hangat, sambal, taburan bawang goreng, dan kerupuk.
Kue kering
Selain makanan-makanan berat, Lebaran selalu identik dengan toples-toples kue kering untuk menyambut para tamu. Aneka kue kering yang biasa dihidangkan meliputi kastengel, nastar dengan isian selai nanas, dan putri salju dengan taburan gula putih di atasnya.
Makanan-makanan ini memang dapat menambah kemeriahan Lebaran. Tapi hindari mengonsumsinya berlebihan, karena kandungan lemak dan santannya dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, salah satunya panas dalam. Kondisi tubuh saat mengalami panas berlebihan di saluran pencernaan ini ditandai dengan gejala-gejala seperti sariawan, bibir pecah-pecah, sembelit, tubuh mudah lelah, dan sakit tenggorokan.
Untuk mengatasinya, minum Larutan Penyegar Cap Badak. Selain memiliki rasa original dan buah-buahan yang menyegarkan, produk dari Sinde ini juga dibuat dari bahan herbal Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar yang telah dipercaya turun temurun untuk meredakan gejala panas dalam. Diproses dengan teknologi modern, Larutan Penyegar Cap badak telah mendapat sertifikat halal dan aman dikonsumsi untuk semua usia. (RB:Dream.co.id)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…