Puluhan karyawan gelanggang permainan (gelper) saat mendatangi Mapolsek Bangko. (azmi)

Selasa, 15 Agustus 2017 - 10:25 WIB 30250000

Setelah Gelper di Bagansiapiapi Ditutup, Puluhan Karyawan Datangi Polsek, Ada Apa Ya?

Share ke BBM

RiauBook.com - Puluhan karyawan Gelanggang Permainan (Gelper) yang ada di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau datangi Mapolsek Bangko, Senin (14/8/17) siang. Kedatangan mereka mempertanyakan kepada pihak kepolisian mengapa Gelper ditutup.

Salah satu karyawan gelper, inisial Yen menyebutkan akibat penutupan tempat kerja mereka tersebut hingga kemarin para karyawan belum menerima upah/gaji.

"Kami tak ada kerja lain bang, jadi kami berharap betul agar Gelper itu dibuka kembali. Masalah gaji bang, sampai sekarang belum dibayar. Itu imbas dari ditutupnya tempat itu," kata dia.

Kapolsek Bangko, Kompol Agung Triadi, Sik mengatakan pihaknya tidak berkompenten terkait izin usaha. Namun, sejauh ini pihaknya mengaku kebijakan menutup tempat tersebut bukan dari pihak kepolisian.

"Kedatangan mereka hanya mempertanyakan, kenapa Polsek Bangko menutup tempat permainan itu. Perlu diketahui bahwa ditutupnya game bukan dari kami, mMelainkan dari Pemda," kata Kapolsek.

Tambahnya, usaha tempat hiburan keluarga yang kerap disebut game itu sudah mendapat surat peringatan dari pihak pemerintah setempat. Pasalnya, sering diisukan menyalahi aturan.

Terkait hal itu, pihak Polsek Bangko belum menemukan indikasi judi pada tempat permainan game seperti yang disebut-sebut.

Di tempat yang sama, salah satu pengurus tempat usaha gelper di Bagansiapiapi, Wandi menyebutkan pihaknya selama ini menjalankan usaha sesuai prosedur. Artinya mereka telah bayar pajak pada dinas pendapatan.

"Kami dah bayar pajak, pajak bulanan dan tahunan, ini kan sudah berjalan lama, sudah tahunan. Di tempat lain masih buka kenapa di tempat kami disuruh tutup," kata Wandi.

Wandi juga menyatakan sikap heran kepada pihak pemerintah, bahwa tak pernah mereka para pengusaha diundang duduk bersama untuk memberikan informasi terkait seakan tak ada solusi untuk jalan baik ke depan.

"Harapan kita pihak pemda ajak kami duduk bersama cari jalan keluar. Kalau ini ditutup tentunya banyak yang dirugikan terutama karyawan yang betul-betul bergantung hidup," pungkasnya. (azmi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Jeremy Thomas Jadi Tersangka Penipuan Rp 16 Miliar

Jumat, 11 Agustus 2017 - 21:55 WIB

Seorang ABG di Pekanbaru Terlibat Curanmor

Rabu, 09 Agustus 2017 - 13:22 WIB

Gudang Telkomsel di Pekanbaru Dikupak Maling

Selasa, 08 Agustus 2017 - 12:26 WIB

Busyet! 3 Kali Melahirkan, Ibu ini Jual Semua Bayinya

Selasa, 08 Agustus 2017 - 09:13 WIB

Tas Hernelis Disilet OTK, Uang, ATM dan KTP Amblas

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:54 WIB

Seorang IRT Dianiaya OTK di Tempat Umum

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:37 WIB

Motor Metik Mahasiswa di Pekanbaru Diembat Maling

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:24 WIB

Pencuri Cekik Korban, Untung Istri Teriak

Kamis, 03 Agustus 2017 - 10:27 WIB

Telur Puyuh Palsu Beredar di Kota Bagansiapiapi

Rabu, 02 Agustus 2017 - 10:00 WIB

Dimas Kanjeng Divonis 18 Tahun Penjara

Selasa, 01 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Seorang Suami di Kebumen Tewas Gantung Diri

Selasa, 01 Agustus 2017 - 09:54 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia