Seoranag wanita mengamuk di halaman Polda Riau. (RB/san)

Kamis, 02 November 2017 - 12:06 WIB 3750000

Seorang Ibu Mengamuk di Mapolda Riau, Kata dia Pendeta Melarangnya Beribadah

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Suasana halaman Polda Riau berubah menjadi ramai ketika Evi Sitinjak (49), mengamuk di depan ruang pelaporan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau, Rabu (1/11/2017).

Wanita paruh baya itu berteriak sambil keluar dari ruang gelar perkara Ditreskrimum dan mengucapkan dirinya menjadi korban fitnah.

‎Bahkan, sekelompok mahasiswa yang menggelar demonstran di luar pagar Mapolda Riau langsung membubarkan diri melihat Evi berteriak histeris, sejumlah personel kepolisian pun berupaya menenangkan dirinya.

Usut punya usut, ternyata Evi sedang bermasalah hukum dengan pendeta dan sejumlah pengurus gereja Advent yang berlokasi di Jalan Melati, Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru.

Sebab, Evi yang membuat laporan polisi karena dilarang beribadah di gereja, dia yang diajak ke ruang gelar perkara sendirian, tanpa didampingi orang lain, dia merasa takut dengan prosedur kepolisian tersebut.

"Saya tak terima dan tak mau mengikuti gelar perkara itu. Karena saya difitnah oleh mereka (pihak terlapor pengurus gereja)," teriak Evi.

Teriakan Evi semakin membuat polisi ramai berdatangan, dan dia pun dibujuk dan diboyong ke dalam ruangan SPKT.

Namun beberapa saat di dalam ruang itu, Evi kembali keluar dan dia tidak betah diawasi polisi di dalam ruangan tersebut.‎

Karena merasa tidak nyaman, Evi pun menemui sejumlah wartawan, Evi mengaku diundang polisi untuk menghadiri gelar perkara atas laporannya terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan pendeta dan pengurus gereja tempat dia selama ini beribadat.

Laporan polisi yang dibuat Evi tertuang dalam LP/432/IX/2015/SPKT/RIAU tertanggal 30 September 2015.

Evi melaporkan pendeta dan sejumlah pengurus sebuah gereja itu lantaran merasa dilarang beribadah di tempat itu.

Dalam surat yang ditandatangani Sektetaris Gereja tertanggal 7 Desember 2013 itu, berisikan pemberitahuan yang ditembuskan ke berbagai pihak termasuk ke Kapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru dan Kapolsek Sukajadi.

Sementara itu, salah seorang terlapor, pendeta berinisial LFS saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya belum direspon. (RB/san)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

PSMTI Janji Bangun Baru Plang Nama Danau Raja

Senin, 30 Oktober 2017 - 20:09 WIB

Cemburu Buta, Suami Kapak Isteri hingga Tewas

Jumat, 20 Oktober 2017 - 06:57 WIB

Sekretaris Bappeda Inhu Hadiri HUT SMKN I Rengat

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:52 WIB

2 Wanita Kepergok 'Nyabu' dalam Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:14 WIB

Mobil tokoh Adat di Riau Dibakar OTK

Jumat, 13 Oktober 2017 - 17:07 WIB

Di Meranti Jaringan Listrik PLN Sering Konsleting

Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:35 WIB

Laka Maut, Seorang Wanita di Inhu Tewas Mengenaskan

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 21:23 WIB

Tega, Suami Bakar Isteri dan Anaknya, Ini Kronologinya

Jumat, 06 Oktober 2017 - 22:21 WIB

HUT ke-72 TNI Dipusatkan di Jalan Gajah Mada Pekanbaru

Kamis, 05 Oktober 2017 - 09:51 WIB

Baru Saja, Rumah Anggota DPRD Riau Dilempar Molotov

Selasa, 03 Oktober 2017 - 10:23 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia