Pelantikan badan pengurus daerah Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Provinsi Riau periode 2017-2020 (RB)

Kamis, 09 November 2017 - 17:42 WIB 2380000

HIPMI Riau Gelar Acara Peluncuran dan Bedah Buku Karya Abdul Latief, 'Bangkitnya Enterpreneur Nasionalis'

Share ke BBM

RIAUBOOK. COM -Pelantikan badan pengurus daerah Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Provinsi Riau periode 2017-2020 diisi dengan peluncuran dan bedah buku "Bangkitnya Enterpreneur Nasionalis" karya Abdul Latief, di hotel Pangeran, jalan Sudirman, Pekanbaru (9/11/2017).

Acara tersebut dihadiri oleh ketua umum HIPMI, Bahlil Lahadalia, ketua DPH LAM Riau, Syahril Abu Bakar, Wakil Wali Kota Pekanbaru dan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Provinsi Riau.

Abdul Latief sebagai penulis, menceritakan mulai dari awal niatnya menjadi seorang entrepreneur hingga keingininan kuat dirinya untuk membangkitkan martabat bangsa, hingga perjalanan seorang Abdul Latief mendirikan Hipmi pada tanggal 2 Juni 1972 hingga sekarang.

"Buku tersebut saya tulis atas banyak permintaan dari teman-teman untuk saya menuliskan sebuah buku, Hipmi itu lahir mulai dari satu Proklamasi, karena itu menjadi bagian hidup saya, hidup orang tua saya," kata Abdul.

Dikatakannya, sejak usia 13 tahun ia sudah mendengar kalimat proklamasi, saat itu ia lantas bertanya pada diri sendiri "apaka kita sudah merdeka?"

Sampai 72 tahun Indonesia merdeka, lanjut Abdul Latief ekonomi belum bisa dikuasai, ekonomi masih dikuasai korporasi asing.

"Saya terkejut bahwa negara maju memiliki minimal 14% Enterpreneur, mereka mau membangun usaha dengan mengambil resiko, kita hanya 1 % dan paling rendah dibandingkan Malaysia, Singapura, jepang, Cina," kata mantan menteri tenaga kerja era Presiden Soeharto tersebut.

Menurut Abdul Latief pengangguran bisa diatasi karna ada kesempatan kerja, kesempatan kerja ada karena para pengusaha dan ada empat pola pengusaha, yaitu, seorang yang mewarisi usaha orang tuanya, seorang yang bercita-cita dan belajar jadi pengusaha, seorang anak pejabat yang difasilitasi menjadi pengusaha oleh orang tuanya, dan prang yang putus asa karena tidak mendapat pekerjaan.

Pada akhir pemaparannya, ia mengatakan kalau saat ini dirinya masih cemas, karena banyaknya perusahaan besar yang belum tergabung ke HIPMI dan belum memberikan kontribisi yang berarti bagi masyarakat, Hipmi juga harus menjadi akademi kepemimpinan.

"Saya masih belum happy, karena masih banyak korporasi-korporasi besar nelum anak Hipmi, kita masih dijajah, maka itu saya akan terus awasi itu," ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, ketua DPH LAM, Datuk Seri Syahril Abu Bakar mengingatkan kepada putra-putri Melayu untuk kembali menjadi pengusaha.

"Balik ke jati diri kita sebagai orang melayu, melayu ini adalah orang berniaga, melayu adalah saudagar," sebut Syahril. (RB/Dwi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

KPU Inhu Lantik Puluhan Anggota PPK

Kamis, 09 November 2017 - 17:18 WIB

Kodim 0302/Inhu Gelar Pisah Sambut Dandim

Rabu, 08 November 2017 - 13:22 WIB

Jumlah Pengangguran di Riau Berkurang 37.440 Ribu Orang

Selasa, 07 November 2017 - 20:04 WIB

Dikepung dan Ditembaki TNI AL, Terduga Penyeludup Kabur

Selasa, 07 November 2017 - 16:56 WIB

Seorang Ayah Tembak Mati Anaknya yang Kepergok Gay

Selasa, 07 November 2017 - 13:21 WIB

Burung Penyebab Aktivitas Bandara di Indonesia Terganggu

Selasa, 07 November 2017 - 10:39 WIB

Gubernur Riau Jadi Imam AHY

Senin, 06 November 2017 - 20:27 WIB

1.000 Pohon Diserahkan AHY ke Masyarakat Siak

Minggu, 05 November 2017 - 16:43 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia