Tersangka Rinaldi digiring masuk ke mobil lalu dikirim ke Rutan Sialang Bungkuk. (RB)

Senin, 20 November 2017 - 17:26 WIB 5240000

Tersangka Korupsi Tugu Antikorups yang Ditahan Kejati Riau dari Pihak Swasta, Ini Alasan Aspidsus

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Kejaksaan Tinggi Riau melakukan penahanan terhadap Rinaldi Mugni (RM), salah satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan Ruang Tata Hijau dan Tugu Antikorupsi di Jalan Jenderal Achmad Yani, Kota Pekanbaru, Senin (20/11/2017). ‎Rinaldi ditahan untuk mempermudah proses penyidikan.

Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Sugeng Riyanta mengatakan, tersangka Rinaldi merupakan konsultan pengawas dari CV Panca Mandiri, dalam kasus ‎dugaan korupsi tersebut.

"Dengan pertimbangan agar penyidikan dugaan korupsi RTH dan Tugu ini berjalan lancar, maka tersangka inisial RM kita lakukan penahanan selama 20 hari ke depan," ujar Sugeng.

Sugeng tidak sembarangan dalam melakukan penahanan, dia bersama tim penyidik Pidsus Kejati mempertimbangkan banyak hal dalam melakukan penahanan terhadap Rinaldi sesuai aturan hukum. Rinaldi terancam hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

‎"Ancaman terhadap tersangka RM ini sesuai pasal 2 ayat 1, dan pasal 3, Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, ancamannya maksimal 20 tahun penjara. Maka kita tahan, bisa diperpanjang sampai 4 bulan ke depan," kata Sugeng.

Jaksa menitipkan tersangka ke Rumah Tahanan Negara Sialang Bungkuk, Kota Pekanbaru. Dia merupakan satu dari 18 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau dan Tugu Antikorupsi.

‎Pada Rabu (8/11/2017) lalu, Kejati Riau menetapkan 18 orang sebagai tersangka dalam kasus itu. Salah satu tersangka adalah Dwi Agus Sumarno (DAS), selaku mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Riau.Dia diseret selaku Pejabat Pengguna Anggaran dalam kasus tersebut.

"Tersangka ada 18 orang yang kami tetapkan. Para tersangka itu terdiri dari ASN (Aparatur Sipil Negara) dan pihak swasta, salah satunya mantan Kepala Dinas PU inisial DAS," kata Sugeng.

Sugeng menjelaskan, inisial 18 tersangka tersebut yaitu mantan Kadis PU Cipta Karya Provinsi Riau inisial DAS, Kabid di Dinas Ciptada inisial HR (Selaku kuasa pengguna anggaran) dan Z. Lalu Ketua Pokja inisial IS dan empat anggotanya, inisial RM, DIR, H dan H selaku Sekretaris Pokja.

Selanjutnya, masih dari pihak ASN, yakni inisial A selaku ketua tim PHO beserta empat anggotanya berinisial S, A, IR dan ET.

Sementara lima tersangka lainnya dari pihak swasta inisial K selaku Direktur PT Bumi Riau Lestari, tiga orang konsultan pengawas inisial RZ, RM dan AA, serta seorang lainnya YZB.

Dalam proyek ini, Pemerintah di bawah pimpinan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman menganggarkan uang negara hingga Rp 8 miliar. Namun, pembangunan tersebut malah merugikan negara mencapai Rp 2 miliar. Pengadaan proyek ini ditemukan adanya rekayasa pengaturan tender serta pengadaan barang jasa.

"Ada sekitar 54 orang yang kita periksa dalam kasus ini. Mulai dari progres perencanaan proyek, pengadaan hingga pelaksanaan pengerjaan. Berkas perkara para tersangka ini, kita bagi 14 dalam berkas," kata Sugeng.

Proyek itu dipimpin sang Kepala Dinas PU Riau saat itu, Dwi Agus Sumarno. Dia merupakan menantu Annas Maamun, mantan Gubenur Riau yang kini dipenjara karena terlibat kasus korupsi yang ditangani KPK.

Di kawasan RTH, berdiri sebuah Tugu yang diresmikan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Desember 2016 lalu sehingga disebut sebagai Tugu Anti Korupsi. Bahkan, peresmiannya tepat pada hari anti korupsi. Namun pembangunannya malah dikorupsi oleh para tersangka. (RB/San)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Abdullah Sani

Berita Terkini

Warga Suku Akit Ditemukan Tewas di Dekat Klenteng Meranti

Senin, 20 November 2017 - 15:40 WIB

Curi Sepeda Motor, Iwan Bonyok Dihajar Warga Rokan Hilir

Senin, 20 November 2017 - 11:23 WIB

Inhil Waspada Banjir, 3 Desa sudah Terendam

Senin, 20 November 2017 - 10:15 WIB

Tikam Warga dan Serang Polisi, Abdul Rahman Ditembak

Senin, 20 November 2017 - 08:06 WIB

Bandar Narkoba Kelas Kakap Kabur dari Lapas Bengkalis

Jumat, 17 November 2017 - 23:50 WIB

Karyawan Cititel Hotel Dumai Diduga Tewas di Lokasi Kerja

Kamis, 16 November 2017 - 00:32 WIB

2 Petani Kopi Dibacok Rampok hingga Tewas

Selasa, 14 November 2017 - 14:05 WIB

Seorang Pramugari Jatuh dari Pesawat

Senin, 13 November 2017 - 18:17 WIB

Gajah Mengamuk, Warga Bengkalis Diinjak hingga Tewas

Minggu, 12 November 2017 - 12:30 WIB

Mapolres Dibakar

Minggu, 12 November 2017 - 10:04 WIB

2 Karyawan PT GIN Alami Laka Kerja hingga Meninggal Dunia

Minggu, 12 November 2017 - 08:12 WIB

Curi Yamaha MX Milik ASN, Pemuda Rohil Dihajar Massa

Sabtu, 11 November 2017 - 00:24 WIB

PSMTI Janji Bangun Baru Plang Nama Danau Raja

Senin, 30 Oktober 2017 - 20:09 WIB

Cemburu Buta, Suami Kapak Isteri hingga Tewas

Jumat, 20 Oktober 2017 - 06:57 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia