Satu di antara sudut Jiwangga Resto di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta yang menawarkan suasana kerajaan Majapahit Kuno (TRIBUN JOGJA/WAHYU SETIAWAN NUGROHO)

Minggu, 14 Januari 2018 - 06:46 WIB 22070000

Rumah Makan Suasana Kerajaan Majapahit Kuno

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Resto yang berada di Jalan Terbaik, Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta ini menyuguhkan berbagai bangunan yang sarat akan kerajaan Hindu.

Mengusung tagline 'tempat makan jiwa dan raga' Jiwangga Resto hadir dengan menawarkan rumah makan dengan suasana kerajaan Majapahit Kuno.

Mengembalikan masa di mana kejayaan, kesemangatan dan perjuangan kerajaan tersebut berharap mampu direpresentasikan melalui resto ini.

"Jadi nggak hanya raga saja yang diberi makanan tetapi jiwa juga diberi makan dengan cara pemandangan, dengan suasana yang nyaman dan sesuatu yang unik. Pekerja yang penat dan bosan dengan suasana perkotaan ketika di sini bisa tenang dengan melihat sesuatu yang berbeda jadi sekalian recharging," kata Fadjar Nur Efendi, Customer Relation Jiwangga Resto kepada tribunjogja.com, Selasa (9/1/2018).

Lokasi yang memang jauh dari hiruk pikuk perkotaan menambah sebuah asupan jiwa yang mempu memberi kesan nyaman dan rileks. Tak hanya itu, Resto pun dilengkapi dengan bangunan yang terbuat dari susunan batu merah dengan ornamen Hindu.

Tak ketinggalan, bangunan pendopo utama yang terbuat dari joglo dan beberapa ornamen bangunan yang terbuat dari ukiran kayu seolah menambah kekhasan zaman Kerajaan Majapahit Kuno dari resto yang baru berjalan sejak maret 2017 ini.

Resto pun menawarkan lokasi yang bertingkat untuk pengunjung menikmati menu yang telah disediakan.

Resto tradisional ini menawarkan 4 lokasi makan yang berbeda mulai dari pendopo yang terletak di bagian depan resto, terakota berada di bagian taman dan bawah resto serta 2 bagian lain berada di ujung timur resto tepatnya gallery dan ruang indoor.

Dengan menu tradisional dan masakan rumahan, resto ini seolah memperkuat kesan klasik dan kembali pada era kerajaan dulu. Harga menu pun bisa dibilang terjangkau dengan rentang harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 100.000.

Resto yang menempati tanah seluas hampir satu hektar ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Last order pukul 20.00 WIB.

Untuk menjangkau lokasi resto ini memang cukup rumit lokasinya berada di ujung perdesaan warga di sekitar Bromonilan. Tepatnya sebelah utara Candi Sambisari.

Tak perlu khawatir, resto ini juga sudah dijangkau oleh google maps yang siap membantu pengunjung untuk sampai ke lokasi. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 34.1 %
Syamsuar-Edy Nasution 17.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 3.4 %
Lukman Edy-Hardianto 44.8 %
Hasil berdasarkan dari 7010 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini

Ada Kampoeng Selfie di Inhil, Bisa Jadi Magnet Wisata

Kamis, 04 Januari 2018 - 21:04 WIB

Yuk ke Siak, Tempat 'Syurganya' Durian

Selasa, 02 Januari 2018 - 20:18 WIB

Kim Jong-Un Mau Bangun Penginapan Mewah Tarik Wisatawan

Sabtu, 30 Desember 2017 - 23:16 WIB

Tahun Baru ke Yogyakarta, Apa Enaknya?

Senin, 25 Desember 2017 - 22:27 WIB

Rayakan Tahun Baru di Jakarta dan Bali, Ada Apa Saja?

Senin, 25 Desember 2017 - 18:07 WIB

4 Rekomendasi Menemukan Mi Ayam Lezat di Jakarta

Sabtu, 23 Desember 2017 - 22:09 WIB

Yuuk Wisata ke Bali, Jokowi: Bali Aman

Sabtu, 23 Desember 2017 - 10:07 WIB

Kawasan Masjid Luar Batang Jakarta, Kawasan Halal Tourism

Senin, 18 Desember 2017 - 19:18 WIB

Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau

Kamis, 14 Desember 2017 - 19:08 WIB

Pekan Rantau Melayu Diminati Warga Pekanbaru

Minggu, 10 Desember 2017 - 16:27 WIB

Kampung Anime di Dumai Merupakan Ide Masyarakat

Jumat, 08 Desember 2017 - 09:46 WIB