RIAUBOOK.COM -Warga Pekanbaru dikagetkan dengan kenaikan harga Pertalite yang terkesan mendadak tanpa ada pemberitahuan ke masyarakat.
Bahkan salah satu warga menuliskan status di akun media sosial facebook karena harga Pertalite naik menjadi Rp 8.000 per liternya.
"Tadi malam ngisi bensin pertalite ternyata sudah naik jadi 8.000/L," tulis akun facebook @Safari Skm, 10 jam yang lalu, Senin (22/1/2018).
Safari menyayangkan langkah pemerintah yang tidak pro ke rakyat dengan menaikkan harga Pertalite ini.
"Kok gk ada beritanya y..? Tiba2 ja, kayak serangan fajar..," sebut Safari yang status facebooknya sudah dibagikan sekitar 22 orang.
Sebagaimana diketahui, kenaikan harga Pertalite ini sudah berlangsung selama 2 hari dari tanggal 20 Januari 2018.
Saat ini dari harga yang dirilis oleh Pertamina melalui websitenya, harga Pertalite di Provinsi Riau termahal di seluruh Indonesia.
Sementara itu saat Riaubook.com mengkonfirmasi Humas Pertamina Wilyah Sumbangteng, Rudi Arrifanto menjelaskan bahwa kenaikan harga Pertalite di Riau yang mencapai Rp 8.000 disebabkan oleh kebijakan Pemerintah Provinsi Riau.
"Ini (kenaikan harga) Pertalite kewenanganya Pemerintah Daerah," kata Rudi ketika menjawab pertanyaan Riaubook melalui percakapan telepon, Senin sore.
Ditambahkan Rudi, di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau saat ini menetapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 10 persen, lebih tinggi dibandingkan daerah lain yang hanya 5 persen. Inilah yang menyebabkan harga Pertalite membengkak.
"Penyebab PBBKB di Wilayah Riau ditetapkan lebih besar oleh pemerintah daerah," ungkapnya. (RB/yopi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…