Disayangkan, Program BBM Satu Harga Terhambat Pemerintah Daerah

Selasa, 20 Maret 2018 - 10:39 WIB 7550000

Disayangkan, Program BBM Satu Harga Terhambat Pemerintah Daerah

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Anggota Komite Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Hendry Ahmad mengatakan, ‎pembangunan infrastruktur penyalur BBM Satu Harga seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terkadang lama.

Hal itu yang kemudian menurut dia, program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga kerap terhambat pada tingkat pemerintah daerah (pemda).

Hal ini sangat disayangkan, karena program ini merupakan usaha pemerintah untuk memberikan rasa keadilan kepada seluruh penduduk Indonesia.

Salah satu penyebabnya kata dia, karena terhambat perizinan dari pemerintah daerah (pemda).

"Jadi Pertamina keluarkan izin prinsip, terus ada izin lokasi dikeluarkan pemda‎," kata Hendry, di Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Menurut Hendry, izin yang lama dikeluarkan pemda biasanya karena pembangunan infrastruktur lembaga penyalur BBM berbenturan dengan rencana daerah. "Mungkin ada rencana daerah yang tidak sesuai. Kadang unsur politis juga masuk," tuturnya.

Keadilan

Selain terhambat perizinan pemda, pencarian investor dan penentuan lokasi juga membuat pelaksanaan program BBM satu harga yang bertujuan untuk memberikan rasa keadilan untuk masyarakat di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3t) terhambat.

‎"Lama itu izin pemda dan lokasi itu agak lama. Pertama sulit cari investor ada juga kesulitan pemda," ujarnya.

Hendry mengungkapkan, BPH Migas akan turun tangan untuk mengurai terhambatnya perizinan pada tingkat pemda. Hal tersebut telah dilakukan di Pulau Mentawai Sumatera Barat.

"BPH Migas membantu, saya di Menatawai saya selesaikan dengan bupati ini terjadi juga di Sumatera Barat," dia mengakhiri. (RB/liputan6)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 21.9 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43980 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Dua Negara Ini Menjadi Tujuan Utama Ekspor Riau

Sabtu, 17 Maret 2018 - 11:42 WIB

Seberapa Penting Pasar Induk di Pekanbaru?

Jumat, 16 Maret 2018 - 10:40 WIB

HUT ke 22, Kinerja PTPN V Mengembirakan

Rabu, 14 Maret 2018 - 19:52 WIB

Kenali, Tanda Anda Menjadi Miliarder Masa Depan

Rabu, 14 Maret 2018 - 05:48 WIB

Seharunya Harga Petalite di Riau Lebih Murah

Selasa, 13 Maret 2018 - 18:38 WIB

Lowongan Kerja Perusahaan Skala Nasional

Senin, 12 Maret 2018 - 07:15 WIB

BI Waspadai Nilai Tukar Rupiah yang Melemah

Jumat, 09 Maret 2018 - 08:16 WIB

Harga Minyak Sawit Riau Merosot Lagi

Jumat, 02 Maret 2018 - 22:33 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia