Rossi dan Marquez. (net)

Selasa, 10 April 2018 - 00:18 WIB 50850000

Perang The Doctor dan Baby Alien Sudah Dimulai

Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

  • Firdaus-Rusli
  • Syamsuar-Edy Nasution
  • Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno
  • Lukman Edy-Hardianto


RIAUBOOK.COM - Perseteruan The Doctor Valentino Rossi dan Marc Marquez kembali terlulang, sebelumnya pada musim 2015 peristiwa itu juga pernah terjadi.

Banyak pembalap MotoGP yang menganggap Rossi sebagai panutan. Hal itu juga berlaku untuk Marquez. Saat baru melakoni musim perdananya di kelas MotoGP, pembalap asal Spanyol itu tak sungkan mengakui Rossi sebagai idolanya sejak kecil.

Hal itu bisa dimaklumi mengingat Rossi adalah salah satu pembalap tersukses dalam perlombaan kuda besi. Total ia sudah mengumpulkan sembilan gelar juara dunia dengan rincian satu di kelas 125cc, satu di kelas 250cc, dan tujuh di kelas 500cc/MotoGP.

Namun, hubungan Rossi dan Marquez tak lagi seperti panutan dan fansnya pada MotoGP 2015. Di musim tersebut, keduanya mulai disebut sebagai musuh bebuyutan. Dan hubungan buruk ini dimulai sejak balapan ketiga musim 2015, yakni MotoGP Argentina di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, 19 April 2015.

Pada balapan tersebut, The Doctor tampil sebagai juara. Sedangkan The Baby Alien gagal mencapai garis finis akibat terjatuh. Uniknya, kegagalan Marquez adalah akibat dari pertarungan sengitnya dengan Rossi di lintasan.

Awalnya, pembalap Repsol Honda itu tampil dominan setelah memulai balapan dari pole position. Bahkan, ia nyaris unggul empat detik dari posisi kedua. Anehnya, pada paruh kedua balapan, pembalap asal Spanyol itu kesulitan menjaga kecepatannya.

Awal Perselisihan

Saat balapan tersisa tiga lap lagi, ia pun harus melihat Rossi mengambil alih balapan. Marquez mencoba mengejar satu lap kemudian. Tapi, ketika Marquez mencoba untuk kembali mendapatkan posisinya dari upaya kedua, ia justru menabrak ban belakang Rossi.

Dampaknya, Marquez pun harus mencium aspal dan mengakhiri balapan sebelum waktunya.

Race director tak mengambil keputusan apapun terkait senggolan tersebut. Mungkin mereka melihat hal itu sebagai sesuatu yang biasa terjadi dalam balapan. Dan Rossi pun dianggap sah menjadi pemenang MotoGP Argentina.

"Apa yang terjadi ini memalukan karena kami punya balapan yang bagus. Ini menarik karena pilihan ban kami berbeda dari Valentino. Strategi ini berjalan dengan baik. Tapi sayang sekali soal dua lap terakhir. Ketika saya melihatnya mulai mendekat, saya mencoba untuk sedikit mengelola ban," kata Marquez usai balapan saat itu, dikutip situs MotoGP.

"Ketika ia melewati saya, kami berjuang di beberapa tikungan. Sayangnya saya menyentuh dan terjatuh. Saya selalu mengatakan bahwa ia adalah idola dan referensi saya. Jadi Anda selalu belajar banyak hal darinya," Marquez melanjutkan.

Insiden di Sepang

Dalam komentar itu, tak ada sedikitpun nada marah dari Marquez. Namun, faktanya hubungan Marquez dan Rossi di lintasan kian buruk sejak itu. Duel selanjutnya terjadi pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 27 Juni 2015.

Kali ini, duel keduanya terjadi hingga tikungan terakhir. Rossi menjadi pemenang karena ia terpaksa memotong jalan dengan melewati jalur pasir untuk finis terdepan. Namun, keputusan itu juga diambil Rossi karena manuver Marquez di tikungan terlalu berbahaya.

Tak seperti di Argentina, komentar yang bernada menyindir pun keluar dari mulut masing-masing usai balapan. Kedua pihak saling menyalahkan dan menganggap dirinya benar.

Pada akhirnya, Direktur Balap MotoGP, Mike Webb memutuskan bahwa Rossi tak melakukan kesalahan dalam insiden tersebut dan sah dianggap pemenang.

Puncak dari rivalitas keduanya terjadi pada MotoGP Malaysia, 25 Oktober 2015. Dimulai dari duel sengit pada balapan di Australia, berlanjut dalam sesi konferensi pers jelang balapan, dan diakhiri dengan insiden 'tendangan' Rossi yang membuat Marquez gagal finis.

Tak seperti dua insiden sebelumnya, kali ini Rossi harus mendapat ganjaran. Pembalap berusia 39 tahun itu dihukum start dari posisi terakhir pada balapan pamungkas MotoGP Valencia 2015. Meski sukses finis keempat, Rossi akhirnya gagal jadi juara dunia karena terpaut lima poin dari Jorge Lorenzo. (RB/bola/liputan6)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Siapakah Yang Layak Memimpin Riau 5 Tahun Ke Depan?

Firdaus-Rusli 44.3 %
Syamsuar-Edy Nasution 8.7 %
Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 21.9 %
Lukman Edy-Hardianto 25.1 %
Hasil berdasarkan dari 43980 orang responden.
*sebaran sampel hanya penggiat medsos dan belum berdistribusi normal mewakili populasi atau DPT, jumlah orang responden akan terus bertambah

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

Alena Seredova Bongkar Perselingkuhan Buffon

Jumat, 06 April 2018 - 08:00 WIB

Di Francesco: Hasil Pertandingan Ini Terlalu Kejam

Kamis, 05 April 2018 - 08:26 WIB

Liga Champions, Liverpool Gilas Manchester City 3-0

Kamis, 05 April 2018 - 07:56 WIB

Penjaga Gawang Juventus Puji Penampilan Ronaldo

Rabu, 04 April 2018 - 08:40 WIB

Pelatih Bayern Munich, Jupp Heynckes Kecewa

Rabu, 04 April 2018 - 08:19 WIB

Liga Champions, Real Madrid Bantai Juventus 3-0

Rabu, 04 April 2018 - 08:09 WIB

Ini Pemain yang Patut Diwaspadai Real Madrid

Selasa, 03 April 2018 - 18:40 WIB

Siaran Langsung Liga Champions 4 April 2018

Selasa, 03 April 2018 - 14:35 WIB

Sriwijaya Kandaskan Persib Bandung 3-1

Senin, 02 April 2018 - 11:48 WIB

Jermain Defoe Percaya Diri Menangkan Piala Dunia

Senin, 02 April 2018 - 11:35 WIB

Jangan Banyak Gaya, Pogba

Senin, 02 April 2018 - 11:18 WIB

Kalahkan Chelsea, Begini Celoteh Dele Alli

Senin, 02 April 2018 - 10:33 WIB

Lima Fakta Menarik Tottenham Gebuk Chelsea

Senin, 02 April 2018 - 10:29 WIB

Jadwal Pertandingan Barcelona vs AS Roma

Minggu, 01 April 2018 - 11:08 WIB

Bayern Munich Pesta Gol di Allianz Arena

Minggu, 01 April 2018 - 11:01 WIB

Ronaldo Absen, Real Madrid Lumat Habis Las Palmas

Minggu, 01 April 2018 - 10:54 WIB

Serie A, Juventus Bungkam AC Milan 3-1

Minggu, 01 April 2018 - 10:50 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia