RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Yusri, menegaskan kalau informasi terkait data Perbankan sangat sensitiv dan penilaian kesehatan sebuah Bank sifatnya sangat rahasia yang harusnya hanya digunakan dalam kepentingan pengawasan OJK.
"Penilaian tingkat kesehatan Perbankan hanya untuk kepentingan pengawasan OJK sendiri, sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang, kalau ada pihak yang mengklaim dan menilai sebuah Bank sehat atau tidak selain OJK, dia tidak punya kewenangan, makanya kalau ada pihak-pihak yang mau memberikan penilaian silahkan konfirmasi ke OJK," kata Yusri kepada RiauBook.com, Senin (9/4/2018).
Dalam memberikan akses informasi kepada masyarakat untuk mengetahui perkembangan sebuah Bank, OJK mewajibkan seluruh Bank menyampaikan laporan publikasinya di media massa.
"Itu minimal empat kali dalam setahun, dan setiap triwulan itu ada publikasi dari Bank,"ujar Yusri.
Kata dia, laporan publikasi tersebut juga turut disampaikan ke OJK untuk diteliti.
"Jangan khawatir bahwa laporan publikasi itu ngibul (bohong), tidak, laporan publikasi itu sudah ada guiden nya (panduannya) dari OJK terkait bagaimana bentuk publikasinya, dan itu tidak boleh salah, kalau salah akan kena sanksi, kalau salahnya fatal dan ada kesengajaan umpamanya melakukan pembohongan kepada masyarakat maka sanksinya juga fatal," tutur Yusri.
Yusri mengatakan, kalau ada pihak yang mengklaim memiliki data penilaian terhadap salah satu Bank di Riau, dirinya memastikan bahwa data tersebut sudah masuk dalam pengawasan pihaknya.
"Kami yang punya otoritas dan kami yang tahu persis bagaimana penilaian terhadap sebuah Bank, silahkan saja kalau orang itu punya data, tentunya kami yang lebih kuat datanya, apa yang dipegang oleh orang itu sudah masuk dalam lingkup pengawasan kami," demikian Yusri. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…