RIAUBOOK.COM - Banyak kalangan masyarakat meragukan kesiapan sejumlah proyek fisik disisa masa jabatan Arsyadjuliandi Rachman sebagai Gubernur Riau yang menyisakan waktu sekitar 6 bulan lagi.
Menanggapi itu, pria yang akrab disapa Andi Rachman ini mengatakan masyarakat harus bisa memilah, mana pembangunan yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), mana pembangunan yang merupakan pendanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Jadi dipisah antara PSN, APBN dan APBD provinsi, kalau cerita APBD provinsi yang sudah ditenderkan dan sudah jalan, progresnya masih on the track," kata Andi Rachman kepada RiauBook.com, Senin (23/7/2018).
Kata dia, proyek yang sumber dari APBD Riau seperti pembangunan dua fly over dan Jembatan Siak IV terus dipantau oleh dinas terkait.
"Kan itu ada capaian progres seminggu, dua minggu, sebulan, itukan ada, dan terus dimonitor oleh Dinas yang terkait, insyaallah sampai hari ini prosesnya itu berjalan dengan baik.
Sementara, untuk proyek yang bersumber dari APBN diharapkan berjalan baik meski diperkirakan tidak terkejar.
Untuk itu, pihaknya akan mencari solusi dan mengambil langkah antisipasi.
"Kalau seperti sekarang ini, diperhitungkan ada yang tidak terkejar, tentu ada solusi atau sikap kita, saya tidak hapal rincinya," kata dia.
Untuk PSN, seperti Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, kata Andi tergantung dari sumber pembiayaannya.
"Mengenai PSN, tergantung sumber pembiayaannya dari mana, kalau Tol sudah ditugaskan melalui HK, kita gak tahu apa yang dihadapi HK, apa betul masalah finansial atau mungkin masih belum selesainya dengan pemilik lahan atau kehutanan, Ini kan mesti di pilah-pilah. Dari kunjungan saya terakhir, itu kegiatan terus jalan," demikian Andi. (RB/Dwi)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…