Ilustrasi. Net

Senin, 28 Desember 2015 - 13:20 WIB 6830000

Selama Tahun 2014, Sebanyak 240 Anak di Riau jadi Korban Pencabulan

Share ke BBM

Riau Book -Selama tahun 2015, 240 anak dibawah umur menjadi korban pelecehan seksual. Pasalnya hingga November 2015, Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan jajaran menangani 240 pencabulan. Dari jumlah itu, kasus yang diselesaikan hingga ke pengadilan sebanyak 189.

Berdasarkan data dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, jumlah itu meningkat tajam dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2014 Polda Riau dan jajaran menerima 148 polisi.

Tahun ini, Kabupaten Kampar yang dikenal sebagai Serambi Mekkahnya Riau menempati urutan nomor satu. Hingga November 2015, Polres Kampar menerima 74 laporan pencabulan.

"Dari jumlah itu, kasus yang terselesaikan hingga penuntutan ada 59 kasus," sebut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Senin (28/12/2015).

Sementara posisi kedua yang banyak menerima laporan cabul, tambah Guntur, adalah Polres Rokan Hulu sebanyak 54 kasus dan yang diselesaikan 45 kasus.

"Sedangkan Polres di posisi ketiga yang banyak menerima laporan cabul adalah Rokan Hilir. Di sana tercatat 39 kasus pencabulan dengan penyelesaian kasus 23," kata Guntur.

Penurunan drastis angka pencabulan terjadi di Polresta Pekanbaru. Jika tahun sebelumnya diterima 50 laporan cabul, tahun ini hanya ada 7 kasus.

"Disamping itu, hingga November 2015 Polres Bengkalis dan Indragiri Hilir tidak menerima laporan pencabulan dari masyarakat," ungkap Guntur.

Berdasarkan data dan penanganan yang dilakukan, pelaku pencabulan merupakan orang terdekat dari korban. Misalnya, paman, ayah tiri, tetanga, teman sepermainan bahkan ayah kandung.

Sedangkan usia anak yang menjadi korban bervariasi. Paling kecil masih berumur 4 tahun dan paling tinggi berumur sekitar 17 tahun.

Meski ada 240 laporan, jumlah itu bukan gambaran kasus pelecehan anak, karena masih ada yang belum membuat laporan.

"Dengan demikian, orangtua yang anaknya menjadi korban pelecehan seksual agar melapor ke polisi setempat. Semuanya akan ditangani oleh penyidik," jelas Guntur.

"Orangtua harus menjaga anaknya dengan baik. Ikuti perkembangan anak dan perubahan tingkah lakunya. Waspadai setiap pergaulan anak," imbau Guntur.

Share ke BBM

100000000
silsila asri

Berita Terkini

Petani Di Siak Tewas Kesetrum Listrik Saat Panen Sawit

Minggu, 27 Desember 2015 - 08:03 WIB

Pemerintahan Jokowi Dinilai Masih Abaikan Isu HAM

Sabtu, 26 Desember 2015 - 21:41 WIB

BNN Temukan Dua Zat Baru Narkotika

Jumat, 25 Desember 2015 - 22:59 WIB

Maksimalkan Kinerja, KPK Diminta Buka Cabang di Daerah

Kamis, 24 Desember 2015 - 21:41 WIB

Polisi Ungkap Penyelewengan 13.250 Kilogram Pupuk Subsidi

Selasa, 22 Desember 2015 - 18:37 WIB

Tengku Azmun Jaafar Dijebloskan ke Lapas Pekanbaru

Selasa, 22 Desember 2015 - 12:04 WIB

Selama Tahun 2015, 625 Nyawa Warga Riau Melayang di Jalan

Selasa, 22 Desember 2015 - 18:32 WIB

Dua Tersangka Bansos Bengkalis Segera Diadili

Selasa, 22 Desember 2015 - 13:10 WIB

Selama 2015, Polda Riau dan Jajaran Usut 41 Kasus Korupsi

Selasa, 22 Desember 2015 - 12:43 WIB

Diserahkan ke JPU, Tengku Azmun Jaafar Segera Diadili

Selasa, 22 Desember 2015 - 11:32 WIB

Duh, 5 Warga Kuansing Ketangkap Main Judi di Hutan Lindung

Selasa, 22 Desember 2015 - 05:47 WIB

Hebat, Lima Rampok Berhasil Digulung Polisi

Senin, 21 Desember 2015 - 13:43 WIB

Apes, Tiga Jambret Di Kuansing Kehabisan Bensin

Senin, 21 Desember 2015 - 13:04 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia