Ratusan WNA Memgamuk di Pekanbaru, Hingga Menutup Akses

RIAUBOOK.COM - Pristiwa kerusuhan terjadi di Pekambaru, Riau, kali ini ratusan pengungsi dari sejumlah negara berunjuk rasa di depan kantor Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) setempat pada Jumat malam (26/7/2019).

Para WNA tersebut menuntut agar enam pengungsi dibebaskan dari tahanan.

Pantuan ANTARA di lokasi Rudenim Pekanbaru, ratusan pengungsi pria tersebut mengaku berasal dari Afghanistan dan Sudan. Mereka berkerumun hingga menutup akses masuk Rudenim di Jalan OKM Jamil.

Pihak Rudenim dibantu kepolisian berusaha membubarkan mereka, namun pengungsi menolak dan malah duduk di tengah jalan.

"Mereka menuntut kawan-kawannya yang kini di Rudenim dibebaskan. Ada enam orang dari Afghanistan dan Sudan," kata Kepala Rudenim Pekanbaru, Junior Sigalingging.

Ia menduga kuat ada provokasi dari oknum pengungsi yang menyebarkan isu bahwa pihak Rudenim Pekanbaru memenjarakan para imigran tersebut.

Faktanya adalah enam orang pengungsi tersebut yang memilih untuk dihukum di trap sel (sel isolasi). Padahal, ia mengatakan pihak Rudenim awalnya akan menjatuhkan hukuman pembinaan berupa wajib lapor saja dan bersih-bersih kantor Rudenim.

"Tapi mereka tidak mau, malah memilih di dalam saja (sel isolasi). Lagipula mereka tidak kami tahan, hanya menginap saja," ungkap Junior.

Ia mengatakan pihaknya tetap melakukan pendekatan persuasif kepada para pengungsi yang berdemonstrasi. Pihak kepolisian yang membantu pengamanan juga tidak membawa senjata.

Sempat terjadi ketegangan karena pengungsi terus memaksa untuk bertahan sehingga sempat terjadi dorong-dorongan antara pengungsi dengan petugas. Namun, akhirnya Rudenim dan perwakilan pengungsi sepakat akan berdialog mengenai masalah tersebut pada Senin depan tanggal 29 Juli di kantor Rudenim Pekanbaru.

"Nanti akan kita jelaskan masalahnya pada hari Senin, dan mereka setuju untuk membubarkan diri dan pulang," ujarnya.

Akibat Tanpa Izin

Demonstrasi ratusan pengungsi merupakan buntut dari kegiatan yang diikuti oleh pengungsi. Rudenim Pekanbaru akhirnya menghukum 10 pengungsi akibat nekad mengikuti kegiatan di pusat perbelanjaan atau mal tanpa izin.

Total ada 10 pengungsi, empat orang dijatuhi hukuman pembinaan dengan wajib lapor, namun enam orang lainnya tidak kooperatif sehingga harus menjalani pembinaan di strap sel atau pengisolasian di Rudenim.

Wartawan ANTARA yang melakukan peliputan pada Jumat siang melihat langsung ketika enam orang pengungsi asal Sudan dan Afghanistan memrotes pihak Rudenim yang akan menjatuhkan hukuman pembinaan wajib lapor.

Hukuman yang diprotes mereka adalah kewajiban tiga kali wajib lapor dan membersihkan gedung Rudenim Pekanbaru. Mereka justru memilih dihukum di sel isolasi daripada harus membersihkan fasilitas Rudenim.

Pada saat itu Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Rudenim Pekanbaru, Benget Steven, terlihat sudah berkali-kali menjelaskan alasan mengapa mereka harus menjalani hukuman pembinaan.

"Itu pilihan mereka. Gengsi mereka terlalu tinggi, mungkin malu dengan kawan-kawannya kalau bersih-bersih kantor ini," tutur Benget pada Jumat siang.

Benget Steven menjelaskan, 10 pengungsi tersebut melanggar aturan tata tertib pengungsi yakni melakukan kegiatan di tempat umum tanpa seizin otoritas berwenang dan tanpa pengawalan pihak Rudenim.

Mereka menjadi peserta pada acara pertukaran budaya yang digelar oleh sebuah universitas swasta di mal Living World pada awal Juli 2019.

Rudenim Pekanbaru mengawasi 1.006 pengungsi dan immigratoir di Riau, yang sebagian besar ditempatkan di tempat-tempat penampungan pengungsi. Mereka memang diizinkan untuk beraktivitas di luar ruangan, tapi dibatasi oleh aturan-aturan.

10 pengungsi yang melanggar tata tertib itu selama ini ditampung di Wisma Fanel Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Di setiap tempat penampungan pengungsi, Rudenim sudah memasang pengumuman tentang tata tertib.

Penjagaan di tempat penampungan juga tidak ditempatkan petugas Rudenim karena pertimbangan mencegah pengungsi stres.

Ia mengatakan Rudenim juga menyayangkan pihak universitas yang menggelar acara dengan mengundang para pengungsi tanpa izin. Seharusnya kegiatan melibatkan pengungsi harus mendapatkan izin dari Rudenim dan organisasi yang mengurusi pengungsi, yakni IOM (International Organisation for Migration).

"Supaya kita bisa melakukan pengawalan. Kita tidak melarang kegiatan selama itu prosedural," kata Benget Steven.

Sementara itu, seorang pengungsi Afghanistan yang mengaku bernama Azad mengatakan ia ikut dalam demonstrasi karena mendapat informasi rekan-rekannya dijebloskan ke penjara oleh Rudenim akibat ikut acara kebudayaan di mal Living World.

Menurut dia, para pengungsi mulai datang dengan menggunakan transportasi umum ke Rudenim, namun sejak sekitar pukul 16.00 WIB.

Jumlah mereka kian banyak karena pengungsi laki-laki dari seluruh rumah penampungan ikut berkumpul.

"Kita datang ingin mencari solusi," ucap pria yang mengaku berusia 35 tahun ini.

Ia mengatakan, kawan-kawannya yang kini ditahan hanya sebatas memenuhi undangan dari pihak universitas yang menggelar acara. Hal tersebut tidak selayaknya mendapat hukuman karena ia mengaku tidak ada aturan yang melarangnya.

"Menghadiri acara budaya bukan sebuah kejahatan," kata Azad.

Meski begitu, ia mengatakan para pengungsi sepakat untuk membubarkan diri karena ingin mencari solusi terbaik dan tidak ingin berbuat rusuh. Para pengungsi akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 21.45 WIB.

Mereka dipulangkan secara bergiliran ke rumah penampungan dengan menumpang mobil polisi dan mobil Rudenim.

Editor: Chandra Hamdani Noor

foto

Terkait

Foto

Oknum Polisi Tembak Rekannya, Bripka Rachmat Tewas di Ruang SPK

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Peristiwa pembunuhan menimbulkan duka bagi pegak hukum, Bripka Rachmat Effendy tewas ditembak rekannya, Brigadir Rangga Tianto. Peristiwa…

Foto

Bentrokan Berdarah, Mesuji Masih Mencekam

RIAUBOOK.COM, MESUJI - Bentrokan berdarah yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan korban luka antara Mekar Jaya dan Mesuji Raya di Register…

Foto

Duel Maut, Pak RT Tewas Mengenaskan

RIAUBOOK.COM, BARITO KUALA - Peristiwa tragis terjadi ketika duel berdarah yang berujung dengan kematian mengenaskan bahi ketua rukun tetangga (RT).…

Foto

Kejadian Aneh di Liang Lahat Tempat di Kubur Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

RIAUBOOK.COM, BOYOLALI - Peristiwa aneh yang mengejutkan dialami penggali kubur di liang lahat untuk jasad Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. …

Foto

Kecelakaan Maut, Sopir Tidur Sebabkan 28 Orang Tewas

RIAUBOOK.COM, AGRA - Peristiwa kecelakaan maut terjadi di Kota Agra, India Utara pada Senin (8/7/2019), sebuah bus tergelincir hingga terpental…

Foto

Enam Ruko Pekanbaru Hangus, 1 Orang Tewas

RIAUBOOK.COM - Peristiwa kebakaran menghanguskan enam unit rumah toko (ruko) semi permanen, di Jalan Delima RT / Rw : 03…

Foto

Dikabarkan Hilang Daki Gunung, Thoriq Diterawang Tewas Disembunyikan Jin

RIAUBOOK.COM, BONDOWOSO - Kabar buruk seorang pendaki gunung bernama Thoriq Rizkiy Maulidan dikabarkan hilang di Bukit Piramid Gunung Argopuro, Kabupaten…

Foto

Seorang Pendaki Gunung Hilang, Tergeluncir di Jurang Tapi Tak Ditemukan

RIAUBOOK.COM, BONDOWOSO - Seorang pendaki gunung bernama Thoriq Rizkiy Maulidan dikabarkan hilang di Bukit Piramid Gunung Argopuro, Kabupaten Bondowoso, Jawa…

Foto

Gimana Rasanya Mau Mancing Malah Ketemu Buaya Makan Manusia

RIAUBOOK.COM, SERAWAK - Pemandangan menyeramkan dialami seorang nelayan saat hendak mencari ikan di kawasan Sungai Suai, Miri, Malaysia. Dia…

Foto

Heboh Lagi, Anjing Berkeliaran di Masjidil Haram Mekkah dan Tak Diusir

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Setelah sebelumnya heboh kabar anjing masuk masjid, kali ini jagad media sosial dihebohkan anjing yang masuk dan…

Foto

Seorang Ustaz Dibunuh dengan Keji

RIAUBOOK.COM, TABGERANG - Peristiwa pembunuhan kembali terjadi, kali ini seorang ustaz bernama Yahya (51) dibunuh dengan sangat keji. Yahya…

Foto

Laka Maut Terios 'versus' Kereta Api Sebabkan 8 Nyawa Melayang, Begini Kronologi Menyeramkan

RIAUBOOK.COM, INDRAMAYU - Kecelakaan maut kembali terjadi, kali ini antaraDaihatsu Teriosdan Kereta Api yang menyebabkan delapan nyawa melayang. Dala laka…

Foto

Isteri Sopir Presiden Jokowi Tewas Mengenaskan di Depan Markas TNI, Tubuhnya Hancur

RIAUBOOK.COM, SOLO - Peristiwa mengenaskan, seorang pemotor meninggal tergilas truk tangki di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di halte bus depan…

Foto

Beredar Foto Pengeroyokan, Ternyata Korban Adalah Pelaku Penggelapan Motor

RIAUBOOK.COM - Foto pengeroyokan seorang pria terjadi di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Sabtu (29/6/2019) sore. …

Foto

Tega, Suami Bunuh Isteri

RIAUBOOK.COM - Peristiwa memilukan, seorang suami di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, setelah kesal akibat…

Foto

Helikopter TNI AD Hilang Kontak di Papua, Ini Kronologinya

RIAUBOOK.COM - Sebuah helikopter milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) dilaporkan hilang kontak saat menempuh rute penerbangan dari Oksibil ke…

Foto

Tiga Personel Pasukan Khusus Filipina Gugur Akibat Serangan Bom

RIAUBOOK.COM - Tiga orang personel dari satuan pasukan khusus Filipina tewas akibat serangan bom yang terjadi pada Jumat (28/6/2019).Serangan bom…

Foto

Heboh, Saat Sidang Putusan MK Terjadi Ledakan Bom di Gedung KemenkumHam

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Peristiwa ledakan terjadi di kawasan Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta Selatan, saat sidang putusan sengketa Pilpres…

Foto

Mantan Kapten Persis Solo Hilang Digulung Ombak di Pantai Baru

RIAUBOOK.COM - Setelah dilakukan pencarian hingga hari ketujuh, akhirnya pencarian terhadap Ferry dihentikan. Sampai berita ini dilansir jenazah mantan kapten…

Foto

Massa Kawal MK Makin Luber

RIAUBOOK.COM - Aksi damai terus berlangsung hingga sore hari, mereka mengawal sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres…

foto

Pendidikan