PEKANBARU - Seluruh penerbang dan teknisi Skadron 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru telah menjalani rapid test virus corona (covid-19).
Hasilnya, semua personel TNI AU Skadron 16 yang menjadi prioritas dalam tes tersebut, dinyatakan negatif covid-19.
Komandan Skadron Udara 16 Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin, Letnan Kolonel Penerbang (Pnb) Bambang Apriyanto, S.T. mengatakan rapid test covid-19 di satuan yang ia pimpin telah dilakukan pada tanggal 17 April 2020.
"Kita sudah lakukan rapid test, hasilnya semua negatif. Kemarin seluruh penerbang ikut dalam kegiatan rapid test tersebut," kata Letkol Pnb Bambang, Rabu (22/4/2020) di Pekanbaru.
Lebih lanjut ia mengatakan, rapid test yang digelar di Skadron tempur itu merupakan program dari Mabes TNI AU menindaklanjuti arahan dari Panglima TNI.
Terlebih, Skadron tempur merupakan aset vital negara yang sangat diandalkan dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
"Ini (rapid tes) program TNI AU terhadap personel-personel prioritas. Sebab kalau kita terpapar, maka sebagian kekuatan TNI AU akan berhenti beroperasi. Dapat anda bayangkan, apabila salah satu personel dari Skadron ini ada yang terinfeksi, maka skadron ini akan berhenti beroperasi paling tidak selama 14 hari. Kalau itu terjadi, wilayah udara Indonesia bagian barat tidak ada satpamnya," tutur beliau
"Aset bernilai tinggi di Angkatan Udara adalah satuan operasi, salah satunya Skadron Udara. Skadron Udara diawaki oleh para penerbang dan teknisi, sehingga para personel ini merupakan aset bernilai tinggi yang diprioritaskan untuk melaksanakan rapid tes," demikian penjelasan dari Letkol Pnb Bambang. (RB)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…