RIAUBOOK.COM - Tim Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19 Provinsi Riau telah mengumumkan sejumlah sebaran klaster dari 66 kasus positif yang terdapat di wilayah setempat, per Kamis (7/5/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi mengatakan, selain klaster dari luar daerah, pihaknya juga mendapati adanya klaster tunggal yang cukup besar pada kasus covid-19 yang ditangani.
"Kami dari gugus tugas sudah membuat beberapa sebaran klaster. Misalnya di Dumai, kita punya tiga klaster utama," kata Yovi di Pekanbaru.
Ungkapnya, tiga klaster utama yang ada di Kota Dumai, meliputi klaster Nakes Teladan, klaster Bekasi, dan klaster Tunggal.
"Untuk klaster tunggal ini, kita sudah mencoba menelusuri tapi memang belum kita ketahui sumbernya dari mana," kata dia.
Untuk saat ini, kata Yovi lagi, klaster covid-19 ditemukan paling banyak terdapat pada kasus yang ada di Kota Pekanbaru.
Di "Kota Madani" sendiri, ungkapnya, terdapat 5 klaster yang sumber penularannya diketahui dari berbagai daerah di luar Provinsi Riau.
"Klaster yang paling banyak ada di Pekanbaru. klaster Medan ada dua, klaster Medan 1, yakni pada kasus nomor 6, 33, 34, Medan 2, itu pasien nomor 17 dan 55, Sukabumi pasien nomor 56, 57,58,59, 60. Kemudian klaster Tabligh, kasus nomor 01 dan 11. Dan klaster tunggal, yakni kasus nomor 4,5,14,15, 20,24,29,30,43," bebernya.
"Sementara untuk Pelalawan itu semuanya satu klaster, dan dari kasus di positif covis-19 di Riau juga didapati dari klaster yang dari Pondok Pesantren Magetan, itu sudah 8 orang terkonfirmasi positif covid-19" jelasnya. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…