Kisah Ayah dan Anak Jadi Tersangka Korupsi

Kisah Ayah dan Anak Jadi Tersangka Korupsi

Ist

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) sebagai tersangka operasi tangkap tangan (OTT) yang dijalankan KPK.

Dia menjadi tersangka bersama ayahnya HM Kunang (HMK) selaku Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni ADK selaku Bupati Bekasi periode 2025-sekarang, HMK selaku Kades Sukadami sekaligus ayah dari Bupati, serta SRJ selaku pihak swasta," ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Asep mengatakan Ade Kuswara bersama ayahnya terlibat kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Selain itu KPK juga menetapkan seorang tersangka atas nama SRJ.

"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama, yakni sejak 20 Desember 2025-8 Januari 2026," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan Ade Kuswara dan ayahnya merupakan tersangka dugaan penerima suap. Sedangkan SRJ sebagai tersangka dugaan pemberi suap.

Atas perbuatannya ADK bersama-sama HMK selaku pihak penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sementara SRJ selaku pihak pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SRJ merupakan pihak swasta bernama Sarjani. Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kesepuluh, dan menangkap sepuluh orang di Kabupaten Bekasi, Jabar, pada 18 Desember 2025.

Ade Terima Uang Rp 14,2 Miliar

Dalam perkara ini KPK menduga Ade Kuswara Kunang (ADK) selama menjabat sebagai Bupati Bekasi periode 2025-2030, menerima uang suap dan penerimaan lainnya hingga Rp 14,2 miliar. Menurut Asep uang tersebut diduga diterima Ade Kuswara melalui dua penerimaan.

"Sepanjang tahun 2025, ADK diduga mendapatkan penerimaan lainnya yang berasal dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp 4,7 miliar," ujar Asep.

Selain itu, kata dia, Ade Kuswara diduga menerima ijon atau uang proyek sejak Desember 2024-Desember 2025 kepada pihak swasta yang jumlahnya mencapai Rp 9,5 miliar. Dengan demikian, bila dijumlahkan maka Ade Kuswara diduga menerima uang hingga Rp 14,2 miliar.

Asep juga menjelaskan, Ade Kuswara diduga rutin meminta ijon atau uang proyek kepada Sarjan (SRJ) selaku selaku penyedia paket proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi sejak Desember 2024.

"Dalam rentang satu tahun terakhir sejak Desember 2024-Desember 2025, ADK rutin meminta 'ijon' paket proyek kepada SRJ," ujar Asep lagi.

Lebih lanjut Asep menjelaskan bahwa kasus tersebut bermula saat Ade Kuswara terpilih menjadi Bupati Bekasi periode 2025-2030. Sejak saat itu, kata dia, Ade Kuswara mulai menjalin komunikasi dengan Sarjan.

Dari komunikasi tersebut, Ade Kuswara rutin meminta uang proyek dalam kurun waktu setahun terakhir melalui perantara ayahnya, yakni Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, HM Kunang (HMK), serta pihak lainnya. Ia mengatakan total pemberian uang tersebut dilakukan hingga empat kali penyerahan melalui para perantara.

"Adapun total 'ijon' yang diberikan oleh SRJ kepada ADK bersama-sama HMK mencapai Rp9,5 miliar," katanya.

Atas perkara ini, Ade meminta maaf kepada warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, usai ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

"Saya mohon maaf untuk warga Bekasi," ujar Ade. Selain pernyataan itu, Ade tidak mengatakan apa pun kepada para jurnalis yang menunggu penetapan status tersangkanya tersebut.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kesepuluh, dan menangkap sepuluh orang di Kabupaten Bekasi, Jabar, pada 18 Desember 2025.

Pada 19 Desember 2025, KPK mengungkapkan sebanyak tujuh dari sepuluh orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk diperiksa secara insentif. Dua dari tujuh orang tersebut termasuk Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang.

Pada tanggal yang sama, KPK mengumumkan menyita uang ratusan juta rupiah dalam kasus yang diduga terkait suap proyek di Kabupaten Bekasi. (msn)

foto

Terkait

Foto

3 Jaksa Tersandung Dugaan Korupsi, KPK: Kasusnya Pemerasan Dalam Jabatan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penanganan kasus korupsi tiga jaksa yang bertugas di Kejaksaan…

Foto

Selain Dokumen, KPK Ternyata Juga Sita Sejumlah Uang Hasil Penggeledahan Kantor Bupati Inhu

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penyidik turut mengamankan beberapa dokumen dan sejumlah uang hasil dari…

Foto

KPK Tangkap Jaksa Peras Warga Korea Selatan hingga Rp2,4 Miliar

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Seorang Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena…

Foto

Setelah Kantor Bupati Indragiri Hulu, KPK Geledah Rumah Dinas Ade Agus Hartanto

RIAUBOOK.COM - Setelah beberapa jam menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Riau, aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Foto

Bersamaan dengan Inhu, KPK Dikabarkan OTT di Kalsel, Kajari Dilaporkan Terjaring

RIAUBOOK.COM - Tidak henti-henti, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus gencar melaksanakan operasi tangkap tangan, bertepatan dengan dugaan perkara…

Foto

KPK Geledah Kantor Bupati Indragiri Hulu

RIAUBOOK.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (18/12/2025).…

Foto

KPK OTT di Banten, 9 Orang Terjaring Satu Oknum Jaksa dan 2 Pengacara, Selebihnya Pihak Swasta

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap jumlah pihak yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Banten…

Foto

KPK Kembali OTT, Kali Ini Oknum Jaksa dan Pengacara Terjaring

RIAUBOOK.COM, BANTEN - Sedikitnya lima orang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Banten. Hingga saat ini,…

Foto

KPK Segera Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wamenaker Noel

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Aparat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera melimpahkan berkas perkara mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel…

Foto

Terkait Penggeledahan KPK, Pengamat Apresiasi Sikap Terbuka Plt Gubernur Riau

RIAUBOOK.COM - Pengamat hukum pidana yang juga Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Aspandiar SH mengapresiasi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur…

Foto

Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru, Sopirnya Jadi Tersangka & Ditahan

RIAUBOOK.COM - Aparat Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkan Adi Irawan, sopir mobil pembawa Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak…

Foto

Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, Sekda: Ini Komitmen Plt Gubernur

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam memberikan akses bantuan hukum bagi masyarakat miskin, pada tahun 2026…

Foto

Ardito Wijaya, Ketua PKB Lampung Tengah yang Loncat ke Golkar Sebelum Ditangkap KPK

RIAUBOOK.COM - Apes betul Partai Golkar dibikin mantan Ketua PKB Lampung Tengah, Ardito Wijaya, baru seumur jagung bergabung, Bupati…

Foto

KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Kali Ini Giliran Bupati Lampung Tengah Ditangkap

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menjaring pejabat kepala daerah. Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, resmi…

Foto

UPA PERADI 2025 Wilayah Yogyakarta Digelar di Fakultas Hukum UGM

RIAUBOOK.COM, YOGYAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) kembali menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) Gelombang 2 Tahun…

Foto

KPK Bantah Sita Emas Milik Linda Susanti, Asep Guntur: Biar Diuji Sama-sama

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah teriakan saksi Linda Susanti yang mengaku harta bendanya, mulai dari emas hingga…

Foto

KPK Kembali Periksa Sejumlah Pejabat Riau Terkait 'Jatah Preman' Abdul Wahid

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Mereka dimintai keterangan sebagai saksi…

Foto

Terbesar Sepanjang 2025, Polisi Rohil Ungkap Jaringan Peredaran 79 Kilogram Sabu

RIAUBOOK.COM - Aparat Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hilir, Riau, menggelar konferensi pers besar terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu…

Foto

KPK Periksa Ajudan Dahri Iskandar Terkait 'Jatah Preman' Abdul Wahid

RIAUBOOK.COM - Aparat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus dugaan pemerasan dan…

Foto

Pemprov & Kejati Riau MoU, Plt Gubernur: Kedepan Penegakan Hukum Lebih Humanis dan Berkeadilan

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau resmi menandatangani Nota Kesepahaman terkait pelaksanaan pidana kerja sosial…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan