Petingatan Hari Peduli Sampah, Walhi Riau Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste

Petingatan Hari Peduli Sampah, Walhi Riau Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste

Ist

RIAUBOOK.COM - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang mengusung tema "Kolaborasi untuk Indonesia ASRI" (Aman, Sehat, Resik, Indah), WALHI Riau bersama Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Humendala Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (UNRI) dan Wahana Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Wanapalhi) Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) mengingatkan Pemerintah Provinsi Riau serta pemerintah daerah di Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Kampar untuk segera beralih paradigma pengelolaan sampah dari pendekatan Waste to Energy (WtE) menuju sistem berbasis Zero Waste.

Eko Yunanda, Direktur WALHI Riau, menyebutkan pengelolaan sampah di Provinsi Riau tengah menghadapi krisis serius akibat kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah overload. Data menunjukkan timbulan sampah tahunan mencapai 520.771 ton pada 2025, dengan produksi harian di Kota Pekanbaru dan kabupaten sekitarnya melebihi 1.500 ton.

"Kondisi ini tidak hanya memperburuk pencemaran lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat secara langsung. Peringatan HPSN ini seharusnya menjadi momentum kuat bagi reformasi kebijakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berpihak pada lingkungan," ucap Eko.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten harus segera diperkuat dengan kebijakan pemilahan sampah dari sumber. Overload TPA berisiko tinggi terhadap lingkungan, sehingga percepatan menuju Zero Waste menjadi keharusan melalui regulasi larangan pembuangan sampah organik ke TPA, sosialisasi intensif kepada masyarakat, serta alokasi anggaran yang memadai untuk fasilitas daur ulang dan pengomposan.

"Sayangnya, satu tahun pemerintahan saat ini masih menunjukkan kemajuan yang minim. Regulasi larangan plastik sekali pakai belum komprehensif, pengurangan sampah dari sumber serta pemilahan oleh masyarakat belum menjadi prioritas utama. Jika dibiarkan, hal ini berpotensi memperparah polusi lingkungan dan masalah kesehatan warga," katanya.

Livia Septiani Rioza, anggota Mapala Humendala FEB UNRI menegaskan bahwa teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy tidak tepat diterapkan di Kota Pekanbaru dan wilayah sekitarnya.

Komposisi sampah di Riau kata dia didominasi bahan organik dengan kadar air tinggi dan nilai kalori rendah, sehingga proses pembakaran menjadi tidak efisien dan justru menghasilkan emisi beracun seperti dioksin serta furan yang bersifat karsinogenik dan sangat membahayakan kesehatan masyarakat.

"Teknologi PSEL justru mendorong ketergantungan pada produksi sampah yang berkelanjutan untuk menjaga pasokan sampah, padahal hal ini bertentangan dengan prinsip hirarki pengelolaan sampah sesuai Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yaitu pengutamaan pengurangan di sumber, pemilahan, daur ulang, pengolahan, baru pembuangan akhir," kata Livia.

Rencana kerjasama Pemerintah Provinsi Riau dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membangun fasilitas PSEL di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, patut menjadi perhatian serius.

Proyek ini membawa enam konsekuensi berat: (1) peningkatan signifikan porsi anggaran pengelolaan sampah; (2) rawan korupsi dan politisasi; (3) komitmen politik serta anggaran jangka panjang minimal 20 tahun; (4) kurangnya fleksibilitas terhadap pendekatan pengelolaan alternatif; (5) ketidaksesuaian dengan rencana pengelolaan sampah daerah; serta (6) ketidakcocokan dengan komposisi sampah yang didominasi organik.

Sakinah Elmasyah Dira, anggota Wanapalhi USTI, menilai sebagai anggota Forum Green Cities Mayor Council (GCMC) dalam kerangka Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), Kota Pekanbaru dipromosikan sebagai bagian dari kolaborasi kota hijau berkelanjutan melalui inisiatif seperti Green City Action Plan (GCAP) yang berfokus pada ESG (Environmental, Social, Governance).

Namun, kata dia, pendekatan Waste to Energy di negara tetangga seperti Thailand menunjukkan kegagalan serupa, sampah organik dominan (50-60%) dengan kadar air tinggi membuat insinerasi tidak efisien, menghasilkan emisi beracun serta gas rumah kaca, sekaligus menghambat ekonomi sirkular karena bahan yang seharusnya dikompos atau didaur ulang justru dibakar.

"Melalui forum GCMC tersebut, pemerintah kota harus mendorong pengelolaan sampah organik berbasis Zero Waste untuk menghindari solusi palsu yang justru memperburuk polusi udara dan ketergantungan pada produksi sampah," tegas Sakinah.

Pemerintah daerah harus belajar dari kegagalan proyek PLTSa Bendowo Jawa Tengah yang menimbulkan dampak ekologis berupa polusi udara, bau menyengat, serta limbah beracun seperti dioksin. Kebijakan daerah harus mengutamakan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Kolaborasi lintas sektor dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan pemerintah Provinsi Riau serta pemerintah daerah di Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Pelalawan, dan Kampar yang bebas sampah melalui pendekatan Zero Waste, bukan proyek berbiaya tinggi yang lebih menguntungkan segelintir pebisnis. (ist)

foto

Terkait

Foto

40 Saksi Diperiksa Terkait Gajah Mati di Kawasan Konsesi RAPP

RIAUBOOK.COM - Aparat Polda Riau mengungkapkan penyelidikan kasus gajah mati ditemukan dibunuh di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa…

Foto

Jangan Lupa Sedia Payung, Hujan Bakal Landa Sejumlah Wilayah Riau

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis Info Prakiraan Cuaca dan Hotspot Provinsi Riau untuk Jumat, 13…

Foto

Ratusan Titik Kebakaran Lahan Melanda Riau, Bengkalis Paling Membara

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 251 titik panas di Provinsi Riau.…

Foto

Sejumlah Rumah Terancam Ambruk Akibat Abrasi, Eva Yuliana: Kita Prioritaskan Masalah Ini

RIAUBOOK.COM - Kabar menyedihkan, sejumlah rumah terancam ambruk akibat abrasi Sungai Kampar di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kondisi…

Foto

Perkumpulan Elang Desak Keadilan Pendanaan Iklim Dalam Inisiatif Green for Riau

RIAUBOOK.COM - Perkumpulan Elang, Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau pertengahan tahun lalu mendeklarasikan inisiatif Growing Resilience through Emissions Reductions, Community Empowerment…

Foto

Peluncuran Tinjauan Lingkungan Hidup WALHI Riau 2026: Konsisten Menggesa Keadilan Ekologis

RIAUBOK.COM - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Riau meluncurkan Tinjauan Lingkungan Hidup berjudul "Konsisten Menggesa Keadilan Ekologis di Rezim Kemunduran" pada…

Foto

Pemprov Riau Gandeng Forkopimda Atasi Karhutla, Plt Gubernur Imbau Jangan Bakar Lahan

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pasalnya, saat ini sudah…

Foto

Mengerikan! 433 Titik Kebakaran Lahan Terdeteksi di Sumatera, 46 di Riau

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 433 titik panas atauhotspotterdeteksi di wilayah Sumatera, dengan 46 titik di antaranya berada di Provinsi Riau,…

Foto

Kebakaran Lahan Masih Terjadi di Riau, Awas Fase Musim Panas

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (Damkar dan Damkar) Provinsi Riau mencatat terjadinya kebakaran hutan…

Foto

Aktivis Kampanyekan Penjagaan Lingkungan, Dorong Penetapan Hari Ekosistem Riau di CFD Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Sejumlah kalangan aktivis menggelar kampanye publik untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong penetapan 23 Februari sebagai…

Foto

Dirjen Pastikan Hak Penghidupan Warga TNTN, Plt Gubernur Komitmen Jaga Hak Dasar

RIAUBOOK.COM - Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan (PDK) Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), Munafrizal Manan mengungkap pihaknya ingin…

Foto

Pemprov Riau Dukung Pemulihan Ekosistem TNTN

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam pemulihan ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang merupakan kawasan strategis…

Foto

Waspada! Banjir Mulai Landa Sejumlah Wilayah di Riau

RIAUBOOK.COM - Bencana hidrometeorologi kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Hingga Jum'at, 19 Desember 2025, banjir tercatat merendam puluhan…

Foto

Pemprov Riau Ingatkan Seluruh Jajaran Siaga Potensi Bencana Hidrometeorologi

RIAUBOOK.COM - Seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, demikian Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi…

Foto

Kampar Waspada Banjir Akibat Elevasi Waduk PLTA Kotopanjang Naik

RIAUBOOK.COM - Laporan terbaru elevasi Waduk PLTA Kotopanjang, Kampar, Riau, kembali mengalami kenaikan signifikan pada Senin, 8 Desember 2025…

Foto

Riau Hari Ini Bakal Hujan, Anehnya Masih Mincul Titik Panas

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca Riau pada Senin, 1 Desember 2025, didominasi kondisi…

Foto

Kolaborasi PT Arara Abadi, Universitas Riau dan Media Lakukan Mitigasi dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 200 orang lebih Mahasiswa dan Masyarakat Akademis Universitas Riau Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi…

Foto

Gajah Sumatera Diambang Punah, 3 Betina Mati Mengenaskan

RIAUBOOK.COM - Dalam kurun waktu hanya tujuh bulan, tiga ekor anak gajah betina harus meregang nyawa, meninggalkan kepedihan mendalam…

Foto

Roots Up Aksi Respon COP 30: Bersama Pulihkan Riau!

RIAUBOOK.COM - Koalisi Orang Muda Riau menggelar aksi di kawasan car free day (CFD) di depan Kantor Gubernur Riau pada…

Foto

Panas! Kebakaran Lahan Masih Landa Riau, Terparah di Bengkalis 14 Titik

RIAUBOOK.COM - Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Jumat (14/11/2025)…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Foto

LAM Riau: Keberagaman Budaya Jadi Sumber Kekuatan, Bukan Sumber Perpecahan

RIAUBOOK.COM- Tari Zapin bukan sekadar warisan seni, tetapi juga simbol identitas sekaligus potensi besar dalam pengembangan pariwisata budaya…

Pendidikan