Riau Book - Upaya penanggulangan kebakaran lahan oleh Satgas Karhutla di sejumlah kabupaten dan kota di Riau mulai membuahkan hasil. Meski hanya untuk sementara, namun diharapkan penanganan lebih maksimal lagi.
Hal ini ditandai berkurang drastisnya jumlah titik panas ataupun titik api di daerah yang sebelumnya dilaporkan terjadi karhutla.
Dari data yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, jumlah titik panas atau hotspot petang ini hanya terpantau 2 titik, yakni satu titik di Pelalawan dan satu titik lainnya di Inhu.
"Pencitraan satelit Terra dan Aqua petang ini menunjukkan upaya penekanan jumlah titik api menunjukkan hasil positif. Hotspot hanya terpantau Dua titik di Pelalawan dan Inhu," ujar Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, Selasa (8/3/2016).
Menurut Sugarin, BMKG terus berkoordinasi dengan posko Satgas Karhutla dan petugas dilapangan terkait keberadaan titik api.
"Kita terus koordinasi dengan instansi terkait, agar penanganan kebakaran lahan bisa lebih intens," pungkasnya.
Dijelaskannya, meskipun jumlah hotspot berkurang drastis, namun potensi karhutla masih bisa terjadi, mengingat kondisi suhu dan cuaca yang cukup panas disertai angin di wilayah pesisir.
"Pada umumnya cuaca di wilayah Riau Cerah hingga Berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata terjadi di wilayah Riau bagian tengah dan selatan pada sore atau malam hari," pungkasnya.(MC)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…