Muslim Eropa Rindu Model Islam Indonesia

 Muslim Eropa Rindu Model Islam Indonesia

RiauBook - Warga Muslim Eropa, khususnya Belgia tertarik mempelajari Islam Indonesia yang dikenal moderat, santun, modern namun tetap menghargai perbedaan dan kemajemukan. Demikian disampaikan Julie Pascoet dari perwakilan European Network Against Racism (ENAR) saat bertemu dengan Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, di Kedutaan Besar Republik Indonesia Brussels, Belgia, pekan lalu.

Pascoet yang ditemani Laurie Hastir dari Collective Against Islamophobia in Belgium (CAIB) menjelaskan banyak hal mengapa Muslim Eropa merindukan model penerapan Islam seperti di Indonesia. Menurut Pascoet, Muslim Eropa masih mengalami diskriminasi dan rasisme dalam banyak aspek.

“Kontra rasisme dan radikalisme serta diskriminasi masih menjadi isu besar dalam Muslim Eropa,” kata wanita berjilbab keturunan Maroko itu sebagaimana dikutip laman kemenag.go.id, Minggu (15/3/2015).

Pascoet, aktivis perempuan yang pernah datang ke UIN Yogyakarta untuk menjelaskan problem masyarakat Muslim Eropa itu membenarkan bahwa citizenship of Moslem masih menjadi kendala bagi banyak warga negara muslim di Belgia. Kalangan muslim Belgia umumnya imigran dari Maroko, Turki, dan negara-negara Islam lain.

“Kondisi anak-anak muda Muslim Eropa tak kalah problematik,” kata Laurie Hastir menimpali pernyataan Pascoet. Hastir yang sehari-hari bergelut dengan persoalan islamopohobia melalui Collective Against Islamophobia in Belgium (CAIB) bercerita panjang lebar mengenai nasib keluarga muslim Eropa yang terasing dari komunitasnya di mana dia tinggal dan orang tuanya hidup.

“Di tengah-tengah saudara seagamanya di Eropa, banyak keluarga muslim Eropa terdiskriminasi baik dari sisi pendidikan, kesehatan, pekerjaan, pergaulan sosial, maupun akses terhadap kebijakan pemerintah. Itu karena islamophobia di kalangan masyarakat Eropa masih kuat,” tuturnya.

Untuk itu, Hastir mengaku ingin belajar bagaimana kaum muslim Indonesia menangani persoalan-persoalan masyarakatnya yang dianggap sangat berhasil itu. Salah satu isu yang menarik baginya adalah pendidikan Islam Indonesia.

Menanggapi keinginan tersebut, Dirjen Pendidikan Islam menyambut antusias dan menyatakan siap membantu muslim Belgia dalam mengadvokasi warga Muslim agar terintegrasi dengan  komunitas Eropa yang lebih luas. Kamaruddin menanyakan apakah anak-anak muda muslim Belgia mendapatkan pendidikan Islam yang memadai.

“Pendidikan, hemat saya menjadi fundamental issues bagi Muslim Eropa. Apakah mereka mendapatkan pengetahuan tentang Islam yang benar, Islam yang mengajarkan nilai-nilai kebajikan seperti toleransi, persamaan hak, gender equality, kasih sayang terhadap sesama, demokratis dan sebagainya. Itu bisa dimulai dari pendidikan Islam yang baik,” tegas Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, tidak cukup kalangan muslim Eropa menyalahkan sistem yang ada, membenturkan kepentingan Muslim vis-a-vis Kristen, misalnya. “Kalangan muslim harus introspeksi diri juga, apakah selama ini mereka well at home dan mampu berintegrasi dengan masyarakat Eropa di mana sekarang mereka tinggal? Internal mereka sendiri banyak perbedaan akibat dari latar belakang dan asal negara,” tuturnya sembari menambahkan, “intinya introspeksi dan retrospeksi lah. Problem masyarakat Muslim Belgia harus dipandang sebagai masalah internal dan eksternal sekaligus.”

Kamaruddin secara tegas mengatakan bersedia membantu kesulitan yang dialami oleh masyarakat muslim Eropa, tentu sesuai kewenangannya dalam bidang pendidikan Islam. Di hadapan delegasi ENAR dan CIAB, Kamaruddin menyebutkan bahwa tindakan kongkrit Indonesia memperkenalkan Islam ke Belgia adalah membuka Program S2 Kajian Islam dan Studi Agama di Katholieke Universiteit Leuven (KUL).

“Dosen yang akan kita kirim ke KUL bukan hanya mengajar studi Islam, tetapi mereka akan kami beri tugas tambahan, yakni meneliti dan mempromosikan Islam Indonesia ke kalangan masyarakat Eropa, Muslim dan non Muslim. Kementerian Agama berkepentingan mempromosikan pendidikan Islam Indonesia dan menjadi kiblat pendidikan Islam bagi dunia,” tegasnya.  (shs)

SUMBER: ANTARA

foto

Terkait

Foto

Peringatan Menag, Nikah Siri Online Risiko Tanggung Sendiri

RiauBook - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan masyarakat yang memilih menikah dengan jalur tidak resmi, seperti nikah siri online…

Foto

IPHI Bengkalis Uji Kesiapan Calon Jemaah Haji dengan Cerdas Cermat

RiauBook – Untuk member bekal pengetahuan dan wawasan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Bengkalis, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar…

Foto

Calon Jemaah Umroh yang Tertipu Bertambah Jadi 101 Orang

RiauBook - PT Garda Terobosan Cahaya (GTC) yang sebelumnya dilaporkan atas kasus penipuan keberangkatan calon jemaah umroh akhirnya buka suara.…

Foto

Menteri Agama Apresiasi Bupati Herliyan

RiauBook - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan terima kasih kepada Bupati Herliyan Saleh atas perhatian dan dukungan yang diberikan…

Foto

Larang Warganya Ikuti Miss Universe, Ketua PBNU: Enggak Bakalan Menang

RiauBook - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj mengatakan lembaganya menolak ajang Miss World dan Miss Universe.…

Foto

Ustadz Arbain Akhirnya Kembali Ucapkan Syahadat yang Benar

RiauBook - Ustadz Muhammad Arbain di hadapan tim badan kordinasi aliran kepercayaan masyarakat Kabupten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, siap menutup…

Foto

Mensos Ajak Jihad Mencegah Begal

RiauBook - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak alim ulama, ustadz maupun ustadzah untuk berjihad bersama polisi dan juga pemerintah…

Foto

MUI Investigasi Heboh Jamaah Shalat Berhadiah

RiauBook - Masih ingat heboh shalat dzuhur berjamaah berhadiah yang setiap hari Rabu diselenggarakan Pemerintah Kota Bengkulu? Nah, kabar…

Foto

Hati-hati Umrah Supermurah

RiauBook - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Abdul Djamil meminta masyarakat agar berhati-hati dengan penawaran umrah…

Foto

Mau Beasiswa Tahfizh Al-Quran? Cek Infonya Disini

RiauBook - Kabar gembira buat para santri penghapal Al-Quran. Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren kembali membuka…

Foto

Pak Penghulu Ayo Ikut Lomba Ini

RiauBook - Ditjen Bimas Islam melalui Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais-Binsyar), akan menggelar lomba karya tulis ilmiah…

Foto

Belajar Pembinaan Moral dari Nabi Muhammad

RiauBook.com - Moral bangsa ini agaknya mulai tergerus, terkikis dengan berbagai persoalan bai politik, ekonomi, lingkungan dan lainnya. Maka ada…

Foto

LPTQ Bengkalis Turut Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Quran

RiauBook.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran  (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, Riau melakukan pelatihan secara berkala selama 20 kali pertemuan yang dimulai…

Foto

Di Belgia Ada Partai Anti Islam, Pengendara Dilarang Berkerudung

RiauBook.com - Partai rasis dan anti-Islam Belgia Flaman Vlaams Belang menyampaikan rancangan undang-undang kepada Parlemen untuk melarang wanita berkerudung mengendarai…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan