Bupati Kampar Jefry Noer

Kerja Keras Wujudkan Kampar Bebas Kemiskinan

JIKA Presiden Joko Widodo memiliki slogan "kerja, kerja dan kerja" sama halnya dengan Bupati Kabupaten Kampar Jefry Noer yang selama lebih tiga tahun kepemimpinannya tetap bersemangat kerja untuk memberantas kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh di tanah kelahirannya. Dia terus mengobarkan api semangat lewat koordinasi intens ke seluruh satuan kerja hingga tingkat pemerintah kecamatan.

 

"Di akhir kepemimpinan saya pada akhir 2016 mendatang, Kampar benar-benar harus sudah terbebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh. Ini adalah wujud cinta dan terimakasih saya kepada masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan," kata Jefry Noer dalam rapat koordinasi bersama Tim Zero yang dihadiri para kepala dinas terkait dan seluruh camat, Senin (30/3/2015).

 

Rapat koordinasi Tim Zero di Balai Bupati Kampar di Bangkinang ketika itu adalah untuk mengumpulkan hasil evaluasi pendataan penduduk miskin yang ada di tiap kecamatan.

 

Sama seperti pertemuan sebelum-sebelumnya, Jefry Noer tetap bersikap tegas, mengharapkan adanya kontribusi nyata dari seluruh satuan kerja dan pemerintah kecamatan. Menurut dia, kemiskinan hanya dapat diberantas secara bersama-sama.

 

"Camat yang tidak siap untuk mendukung program pengentasan kemiskinan ini, diharapkan untuk segera mundur. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang benar-benar serius memikirkan kesejahteraan mereka, bukan orang-orang yang pemalas," kata Jefry.

 

Sikap tegas Jefry kerap mendapat sorotan dari berbagai pihak, namun sisi positif dari ketegasan itu adalah terus menyusutnya angka kemiskinan di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Kampar. "Karena semua camat harus melakukan pendataan yang akurat. Kemiskinan harus dibersihkan karena tidak ada artinya daerah yang maju kalau angka kemiskinan tetap tinggi," katanya.

 

Jefry juga meminta untuk para kepala satuan kerja di Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan serta para camat agar menjadi orang yang bersikap jujur. "Jangan malah membohongi masyarakat dengan menyampaikan apa yang belum dikerjakan," katanya.

 

Jika ingin memberikan pemahaman dan pembelajaran kepada masyarakat, demikian Jefry, harus dimulai dari diri sendiri. Salah satunya, seluruh kadis dan camat juga harus memiliki lahan percontohan Desa serta Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi seperti yang telah dilaksanakan di kawasan Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu.

 

Setelah melaksanakannya dan program tersebut dan ternyata benar dapat menguntungkan, lanjut Jefry, barulah kemudian ditularkan ke masyarakat agar mereka terbebas dari kemiskinan. 

 

Program Desa dan Rumah Tangga Mandiri Pangan Energi merupakan program terbaru Pemkab Kampar yang masuk dalam 3 Zero "plus" target swasembada pangan dan energi. Program ini mengedepankan pemanfaatan lahan sempit untuk menghasilkan berbagai kebutuhan rumah tangga yang lebih dari cukup.

 

Di atas lahan seribu meter persegi, nantinya setiap rumah tangga dapat memelihara empat ekor sapi bila sapinya merupakan sapi Brahmana, namun bila yang dipelihara sapi Bali maka jumlahnya bisa enam ekor, dan untuk lahan seluas 1.500 meter persegi, maka akan bisa lebih banyak lagi.

 

Kemudian, dibangun pula lokasi untuk pemeliharaan ayam petelor dengan hasil lebih kurang 50 butir telor per hari. Selanjutnya juga ada kolam untuk perikanan. Sementara untuk tanaman, rumah tangga mandiri dapat menanam berbagai jenis sayuran yang menjadi kebutuhan pokok, mulai dari bawang, jamur, cabai, dan lainnya.

 

Kemudian dari sapi yang dipelihara tersebut, juga akan menghasilkan lebih kurang 40 liter urine per hari yang akan diolah menjadi biourine dimana harganya bisa mencapai Rp25 ribu per liter. Bio urine dapat digunakan untuk pupuk perkebunan berkualitas tinggi, begitu juga dengan kotoran padat yang dihasilkan sapi-sapi tersebut juga dapat menghasilkan biogas sebagai alternatif bahan bakar.

 

Jefry Noer mengatakan, melalui program ini masyarakat benar-benar akan sejahtera jika serius melaksanakannya. Karena hasilnya tidak main-main, bisa membuat masyarakat yang tadinya miskin menjadi jutawan dan tidak kebingungan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

 

"Mau masak tinggal beli garam, dan bumbu-bumbu saja. Mau bawang, cabai dan sayuran, tinggal dipanen di halaman rumah. Untuk masak, sudah ada biogas dan ikan yang dipelihara sendiri," katanya.

 

Jefry merincikan, jika program ini dijalankan dengan baik dan serius, maka hasilnya juga lebih dari memuaskan. Seperti biourine hasil dari kotoran cair sapi yang dipelihara, per bulannya dapat menghasilkan lebih seribu liter.

 

"Anggap saja yang jadi atau berhasil diolah itu 250 liter, artinya sudah menghasilkan uang lebih dari Rp6 juta. Belum lagi dari hasil pertanian dan perikanan yang jika serius dijalankan juga akan mendatangkan uang," katanya.

 

Pada program ini, Jefry Noer memberikan pembelajaran bagi masyarakat bahwa banyak yang dapat dimanfaatkan dari lahan yang sempit. Bahkan inovasi yang dikedepankan memberikan pelajaran bahwa ternyata limbah ternak memiliki harga jual yang melebihi harga dari hewan peliharaan itu.

 

"Dalam program ini, semuanya dibalik. Jika selama ini masyarakat menganggap sapi sebagai hewan ternak yang berharga, ternyata limbah atau kotorannya jauh lebih berharga. Bahkan air kencingnya bisa lebih mahal dari susu yang dihasilkan, bahkan lebih mahal dari minyak," katanya. (mc)

foto

Terkait

Foto

Wakil Rakyat Soroti Minimnya Kontribusi SPR

RiauBook- DPRD Provinsi Riau menyatakan dalam waktu dekat akan membahas perbedaan data produksi minyak produksi perusahaan daerah PT Sarana Pembangunan…

Foto

Jefry dan Filosofi Kain Sarung

MAKNAILAH filosofi kain sarung agar masa depan yang penuh dengan tantangan dan rintangan dapat dilalui hingga akhirnya berhasil meraih mimpi…

Foto

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun, Selamat Jalan Pak Tenas

RiauBook -Budayawan Melayu Riau, H Tenas Effendy wafat di usia 79 tahun pada Sabtu dini hari (28/2/2015) pukul 00.25 WIB…

Foto

Awas Apel Berbahaya, Meranti Tekan Importir

RiauBook - Pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Pemerintah Kepulauan Kepulauan Meranti, Riau menekan kalangan importir…

Foto

Silahkan Pilih, 70 Perusahaan Akan Tampil di Job Expo Pekanbaru

RiauBook.com - Seperti diketahui, angka pengangguran di Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru setiap tahun terus bertambah. Minimnya lapangan pekerjaan adalah…

Foto

Mengenai Penyesuaian Tarif Angkutan, Orgarda: Nanti Dulu

RiauBook.com - Pemerintah Pusat telah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak untu premium maupun solar. Namun sejauh ini, tarif angkutan…

Foto

Dengarlah Nyanyian Kematian Suku Talang Mamak

RiauBook.com - Tanah dan hutan bagi Suku Talang Mamak merupakan bagian dari kehidupan yang tidak dapat di pisahkan. Sejak ratusan…

Foto

Dengarlah Nyanyian Kematian Talang Mamak 2

RiauBook.com - Selain itu, di antaranya adalah berdendang dan bernyanyi, nyanyian dinyanyikan bersama-sama dan sangat tergantung pada situasi (sedih, riang,…

Foto

Jokowi Dulu Sering Masuk Hutan Selain Karena Riau Terbakar

RiauBook.com - Siapa yang menyangka, Presiden Joko Widodo mengawali karirnya sebagai seorang pegawai perusahaan pemerintah yang harus keluar masuk hutan.…

Foto

Ini Akun Twitter Jokowi Yang Resmi

RiauBook.com - Mendengar nama Joko Widodo, tentu Anda pasti ingat dengan seorang gubernur yang suka blusukan. Sekarang ini nama Joko…

Foto

Inilah Ciri-ciri Anak Dengan Segudang Bakat

RiauBook.com - Semua orang tua pasti menginginkan Anaknya yang masih kecil memiliki bakat dan kecerdasan alami sejak kecil. Sehingga tidak…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan