RIAU BOOK- Tak ingin dilakukan otopsi, akhirnya jasad sales pakaian yang tewas di kamar 507 Hotel Furama, Wong Kwek Yung alias Amay (56) asal Medan dijemput oleh keluarga. Padahal belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban.
Dari dugaan pihak kepolisian berdasarkan berbagai saksi dan proses penyidikan, Amay meninggal diduga akibat sejumlah penyakit yakni, jantung dan komplikasi.
"Selain melihat obat apa saja yang dibawa dan dikonsumsi korban, kita juga memeriksa CCTv di Hotel Furma. Sejak korban kembali ke kamar, tidak ada satupun orang yang mendatangi atau masuk ke kamarnya. Termasuk dari keterangan keluarga dan saksi, dugaan kita korban meninggal karena sakit yang dideritanya," kata Kapolres Kepulauan Meranti, melalui Kasat Reskrim, AKP Aditya Warman, Rabu (25/5).
Selain itu, Kasat Reskrim memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Namun, lebam di tubuh korban akibat terjatuh saat sedang berada di kamar mandi hotel.
"Yang jelas kita meminta keluarga menandatangani surat pernyataan bahwa tidak akan menuntut nantinya. Makanya kita tidak melakukan otopsi sesuai dengan keinginan keluarga," sebutnya.
Jasad korban sejak Selasa (24/5) lalu sudah dijemput oleh pihak keluarga ke RSUD Selatpanjang.
Untuk diketahui salah satu pengunjung Hotel Furama, Wong Kwek Yung alias Amay (56) yang menginap di kamar 507 lantai 5 meninggal dunia, Senin (23/5). Dia telah menginap sejak Jumat (20/5) lalu. Tamu yang berprofesi sebagai sales pakaian itu, merupakan warga Jalan HM Said Gang H Sirat Nomor 8/11 Sidorame Barat, Medan, Sumatera Utara.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…