RIAU BOOK- Ada Dilema saat ini, sejumlah bantuan berupa alat pengolahan ikan yang telah diberikan kepada kelompok masyarakat,tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Jika memang tidak dimanfaatkan akan ditarik kembali dan dialihkan kepada kelompok yang benar-benar melakukan pengolahan ikan.
"Memang sudah banyak bantuan yang sudah kami berikan. Namun, bantuan itu akan kita evaluasi kembali, apakah benar-benar dimanfaatkan atau malah hanya jadi pajangan. Jika terbukti jadi pajangan, maka akan kita tarik dan alihkan kepada kelompok masyarakat yang lebih membutuhkannya," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Dinas Kelautan dan Perikanan, Wan Fahriami, Rabu (8/6).
Menurutnya jika ditemukan tidak digunakan, maka pihaknya akan memberikan teguran. Jika dalam evaluasi lanjutan masih saja tidak digunakan, maka teguran akan diberikan kembali untuk kedua kalinya.
"Kalau sudah kita tegur berulang kali dan diberikan peringatan, maka yang ketiga kalinya akan kita tarik bantuan itu dan dialihkan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan dan memanfaatkan bantuan tersebut," kata Wan Fahriami lagi.
Apakah ada bantuan yang sudah ditarik dan dialihkan, Kabid Pengolahan tersebut mengakui sebanyak dua Kapal Inka Mina yang sudah diberikan beberapa tahun lalu terpaksa ditarik karena tidak dimanfaatkan dengan baik. Dua kapal itu dialihkan ke kelompok lainnya sehingga bisa dioperasionalkan dan dimanfaatkan dengan baik.
"Memang itu pada bidang lain di Dinas Perikanan dan Kelautan. Namun itu sebagai contoh bahwa kita benar-benar memberikan bantuan untuk dimanfaatkan dengan baik. Jika tidak dimanfaatkan, maka kita akan menarik dan mengalihkannya kepada yang lebih membutuhkannya," terangnya.(RB)
| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…