Riau Book - Workshop pembuatan film pendek dan dokumenter yang ditaja Yayasan Insan Madani Duri, ditutup Ketua Yayasan Arik Jatmiko, Kamis (22/9/2016) malam.
Workshop yang berlangsumg selama 4 hari itu memotivasi para serta untuk membuat film pendek.
Bahkan para peserta sudah
Membuat film dokumenter 'Pendidikan Anak-Anak Sakai dan film pendek Sedekah.
"Pendidikan Anak-Anak Sakai" dan film pendek "Sedekah" adalah karya yang luar biasa karena prosesnya paling singkat, ungkap Taufiq Hidayat Hasibuan seorang peserta workshop.
Taufik Hidayat mengaku, peserta workshop tertantang untuk membuat film pendek dan dokumenter. Meski tantangannya cukup berat namun disanalah letak indahnya bekerja dalam membuat film oleh team work yang solid.
"Pengetahuan yang telah kami terima akan dimanfaatkan untuk kebaikan umat. Komunitas Film Duri (KFD) berkomitmen dan konsisten melahirkankan beberapa film karya masyarakat Duri," tambah Taufik Hidayat yang dipercayakan menjadi ketua KFD pernah menjadi figuran di Film Layar Lebar Dawai Cinta Mutiara Hitam beberapa bulan lalu.
Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Madani, Arik Jatmiko sangat mengharapkan bimbingan lebih lanjut dari pemateri Pak ND (Juaii M Usna) dan Pak Amarullah.
"Pelaksanaan workshop sungguh luar biasa. Hingga hari terakhir teman-teman masih bersemangat menerima materi editing dari Pak Amarullah. Malah, ada yang ingin belajar lagi dalam memahami pembuatan film pendek dan dokumenter ini," ungkap ketua pelaksana Arik Jatmiko dalam sambutannya. (Doang)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…