Inilah Guru-guru Paling Kejam di Dunia, Semua Murid Korbannya Tewas

Riau Book - Kejadian paling mengharukan dunia pendidikan ini tidak pantas ditiru. Tingkah dan ulah buruk para pengajar ini melampaui batas pengajar. Dia yang seharusnya menjadi panutan malah berbuat bringas.

Untuk diketahui oleh para guru, bahwa tidak semua murid di sekolah patuh pada peraturan. Sebagai murid memang sudah seharusnya mengikuti arahan atau bimbingan guru di sekolah. Tugas guru selain mengajar dan membimbing para siswa juga menerapkan aturan sekolah.

Tidak jarang dalam menerapkan disiplin peraturan para guru itu harus menggunakan kekerasan. Akibatnya memang bisa jadi cukup fatal. Guru-guru galak, kejam, sadis, bahkan cabul sudah sering kita dengar memakan korbannya. Para murid memang tak berdaya jika harus menghadapi guru kejam tak berperikemanusiaan.

Berikut ini ada lima guru yang kelakuannya tergolong cukup sadis dalam menyiksa muridnya. Siapa saja mereka? Simak kisahnya di bawah ini.

Guru Tampar Murid TK 120 kali Dalam 30 Menit

Seorang guru perempuan di China tertangkap kamera CCTV sedang menampar dan menendang murid-murid sekolah Taman Kanak-kanak di kelasnya. Guru itu menampar empat orang anak lebih dari 120 kali dalam waktu setengah jam sebab mereka tidak bisa menjawab pertanyaan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (24/10/2012), kejadian itu berlangsung di sebuah sekolah TK di Kota Taiyuan, utara provinsi Shanxi. Dari kamera CCTV terlihat guru sinting itu awalnya menampar seorang murid duduk di sebelah kanannya berkali-kali dengan tamparan keras dari samping dan depan hingga kepala si bocah terombang-ambing. Tak lama kemudian guru itu menampar pula murid perempuan duduk di sebelah kirinya dengan tamparan tak kalah keras berkali-kali.

Tak hanya itu si guru juga tampak menarik baju seorang bocah dan mengguncangkannya dengan keras.

Kejadian itu terkuak setelah seorang ayah dari murid perempuan TK itu mencari tahu kenapa wajah anaknya lebam babak belur.

Han, nama ayah murid itu, memaksa pihak sekolah memutar rekaman kamera CCTV yang mengungkap kejadian itu. Dia mengatakan itu bukan pertama kalinya anaknya pulang sekolah dengan wajah babak belur. Namun dia selalu mengira anaknya terluka karena bermain di sekolah. "Si guru bertanya pada anak saya untuk berhitung lebih dari sepuluh tapi dia tidak bisa menjawab dan kemudian ditampar," ujarnya.

Han mengatakan dalam waktu kira-kira setengah jam guru itu menampar putrinya 43 kali dan menendangnya dua kali. Dia juga menampar tiga bocah lain masing-masing 43 kali, 27 kali,l dan 10 kali. "Dia bukan lagi guru. Dia monster!" kata Han geram.

Menurut laporan media China, pihak sekolah mengatakan guru itu kini telah dipecat.

Guru edan ini banting dan tendang muridnya

Sebuah rekaman video berdurasi 41 detik dari kamera pengintai di sebuah sekolah taman kanak-kanak di Provinsi Shanxi, China memperlihatkan seorang guru sedang menyiksa murid perempuan berumur empat tahun.

Dalam sebuah ruangan bermain dan berolah raga, guru perempuan itu tampak mengguncang-guncangkan tubuh muridnya yang sudah tergeletak di lantai. Dia lalu membanting dan menendang pelajar nahas itu. Murid-murid dan sejumlah guru lain di ruangan itu hanya melihat saja dan tak peduli dengan kejadian itu. Yang lain tetap bermain bola basket dengan acuhnya.

Media setempat menyebutkan murid perempuan itu memang cacat mental dan ketika disiksa dia sedang pingsan. Bocah itu kini mengalami kerusakan otak.

Guru kejam ini awalnya membantah perbuatannya. Kini dia telah dihukum. Sejumlah komentar di situs Youtube mengecam perbuatan guru itu. "Guru itu tak punya rasa kemanusiaan. Perbuatannya seperti binatang."

Guru kejam ini pukuli murid hingga tewas

Chen, guru di China, dilaporkan memukuli muridnya, Huang Pi-guang, 13 tahun, hingga tewas.

Menurut situs Shanggaiist.com, Huang, siswa di Sekolah Dasar Bei Zai, ketahuan sedang bermain-main saat pelajaran matematika. Chen yang saat itu sedang mengajar lalu memarahi muridnya namun Huang malah berbalik melawan gurunya. Dia bahkan menghina istri Chen, seperti dilansir situs Asia One, Jumat (27/6/2014).

Polisi mengatakan Chen kemudian menampar Huang hingga dia pingsan. Tak lama kemudian dia meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Namun para siswa yang melihat kejadian itu mengatakan Chen memukuli Huang di bagian wajah, kaki, dan belakang kepalanya. Saksi menyebut mulut Huang lalu berbusa dan keluar darah dari hidung dan mulutnya sebelum akhirnya pingsan.

Orang tua Huang melihat ada bekas lebam di tubuh anaknya sehingga mereka menduga Huang dipukuli. Sejumlah foto di Internet memperlihatkan orang tua Huang membaringkan anaknya di depan sekolah menuntut keadilan.

Surat kabar asal Hong Kong Apple Daily melaporkan polisi kini sudah menangkap Chen buat dimintai keterangan.

Sinting, guru ini suruh muridnya lompat dari lantai 30

Bocah asal China 10 tahun tewas setelah terjun dari lantai 30 sebuah gedung. Dia disuruh gurunya sebab tidak mengerjakan tugas sekolah.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (2/11/2013), bocah diketahui bernama Jun Jun ini gagal mengerjakan tugas menulis permintaan maaf pada gurunya sebanyak seribu kata.

Orang tua Jun sangat terpukul mendengar anaknya tewas dan kini mereka melawan tekanan ekstrem dilakukan ole guru pada murid di China.

Warga sekitar gedung mengatakan guru bernama Chen itu itu menyuruh Jun melompat dari lantai 30 setelah dia gagal melakukan tugas. Jun tewas terkapar di atas mobil tengah di parkir di bawah gedung itu.

Seorang pejabat di distrik Jinjiang enggan berkomentar banyak. "Polisi tengah menyelidikinya," ujar dia tidak mau menyebutkan namanya.

Sementara sekolah tempat bocah itu belajar menulis pembelaannya di situs jejaring sosial China Weibo. Akun sekolahan itu menuliskan Jun rupanya telah berbuat onar di kompetisi bahasa dan mendapat hukuman menuliskan permintaan maaf. "Jadi kematiannya sebenarnya merupakan kecelakaan," mereka berkilah.

Banyak sekolah di China memang menerapkan disiplin ketat pada murid mereka. Para siswa dituntut untuk menghormati otoritas dan mematuhi instruksi di bawah tekanan.

Kesal murid mengantuk, guru ini semprot murid pakai pemadam

Merdeka.com - Suasana belajar di sekolah tidak jarang membuat pikiran sulit berkonsentrasi. Akibatnya mata menjadi berat dan mengantuk, terlebih bila kondisi ruang kelas yang mendukung, tertidur di kelas menjadi pilihan sulit ditolak.

Masalahnya, jika bertemu guru seperti di Belanda ini yang bertindak kejam pada murid yang mengantuk, kita harus berpikir dua kali untuk tidur di kelas.

Seperti dikutip dari laman New York Daily News, Selasa (8/9), video dari Negeri Kincir Angin yang diunggah ke akun Youtube mempertontonkan bagaimana siswa yang tertidur saat pelajaran membuat sang guru emosi.

Melihat hal itu, teman sebangkunya berusaha membangunkannya dengan mencoleknya dengan pensil, namun sayang tidak berhasil karena tidurnya terlalu lelap.

Sang guru yang terlalu marah tidak lagi membangunkannya dengan cara halus. Adalah sebuah alat pemadam kebakaran, yang sengaja disemprot tepat di hadapan siswa yang tertidur ini. Sontak sang siswa langsung terbangun, kaget dan berlari keluar kelas.

Hingga saat ini belum diketahui jelas di mana insiden ini terjadi, nama sekolah, nama murid hingga siapa guru yang tega melakukan hal tersebut.

foto

Terkait

Foto

Bahaya Laten Narkoba Sampai ke Pelosok Desa, Dimana Pemerintah?

Riau Book - Bahaya laten peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang dilaporkan kini telah menjangkau pelosok desa di berbagai wilayah tanah…

Foto

Karena Kutangnya, Wanita ini Selamat dari Sambaran Petir

Riau Book - Kisah seorang wanita di China selamat dari sambaran petir karena beha atau kutang yang digunakannya. Namanya Lai,…

Foto

Wapres Jusuf Kalla Masuk Rumah Sakit

Riau Book - Wapres Jusuf Kalla dilaporkan masuk rumah sakit dan sedang dirawat di Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo Jakarta…

Foto

Alamak... Sudah Menderita Karena Asap, Ditambah PLN Dumai Bakal Padamkan Listrik

Riau Book - Belum hilang penderitaan karena bencana kabut asap kebakaran lahan, kali ini pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon…

Foto

Bolongi Dinding Pakai Bor, Kena Kabel Tersentrum Hingga Tewas

Riau Book - Kecelakaan kerja menyebabkan Beni Simanjuntak (27), warga asal Medan, Sumatera Utara, meninggal dunia setelah tersetrum aliran listrik…

Foto

Hati-hati, Gara-gara Menghina di Facebook Pria ini Dihajar Hingga Babak belur

Riau Book - Hati-hati jika menuliskan sesuatu di "dinding" akun facebook. Gara-gara mengunggah status yang dianggap menghina warga dan Kota…

Foto

Benarkah? 1,5 Juta Hutan Riau Sengaja Dibakar

Riau Book - Bupati Kampar Jefry Noer mengatakan sepanjang sepuluh tahun sejak 1980 hingga 1990 ada sebanyak 1,5 juta hektare…

Foto

Tanpa Kenakan Masker Jefry Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan

Riau Book - Bupati Kampar, Provinsi Riau, Jefry Noer turun tangan memadamkan titik kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Pajang…

Foto

Lion Air Nekat Terbang dari Pekanbaru Tembus Asap Kebakaran Lahan

Riau Book - Satu pesawat milik Maskapai Lion Air nekat terbang menembus asap pekat yang menyelimuti Bandara Sultan Syarif Kasim…

Foto

Pria Indonesia Tanpa Kaki dan Tangan Berjalan Hingga Puncak Gunung

Riau Book - Pemuda asal Desa Benelanlor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur, Achmad Dzulkarnain pantas dicap sebagai pria tangguh. Meski…

Foto

Kabut Asap, Jangan Biarkan Kelalaian Pemerintah Miskinkan Rakyat

Riau Book - Ratusan mahasiswa Universitas Riau menggelar aksi menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah terkait kabut asap yang terjadi di…

Foto

Pelalawan Nyaris "Hilang" Terselimuti Asap

Riau Book - Sebagian wilayah di Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Senin (7/9/2015) pagi nyaris "hilang" terselimuti kabut asap pekat yang…

Foto

Mobil Mewah Lamborghini Lukai Pengendara Sepeda Motor

Riau Book - Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Namun kali ini cukup langka, sebuah mobil sport Lamborghini putih bernopol…

Foto

Ditelantarkan Orangtua, Bocah ini Bertahan Hidup Menyusu dengan Anjing

Riau Book - Nasib bocah berumur dua tahun ini sungguh malang. Setelah ditelantarkan orangtuanya di Chile, ia kemudian berusaha bertahan…

Foto

Mendadak Plt Gubernur Riau Dipanggil Presiden Jokowi, Terbang Lewat padang

Riau Book - Rencana pertemuan Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) yang sedianya digelar hari ini pukul 10.00 WIB pun…

Foto

Waduh, Warga Pekanbaru terpaksa "Mandi Bebek" Akibat Kemarau

Riau Book - Sebagian warga di Pekanbaru Provinsi Riau mengalami kekeringan pada sumur rumah akibat kemarau panjang yang terjadi selama…

Foto

Jakarta Digoyang Gempa Garut

Riau Book - Peristiwa gempa bumi berkekuatan 5,6 skala richter mengguncang wilayah Garut, Jawa Barat dan sekitarnya pada Sabtu (5/9/2015).…

Foto

Ada-ada Saja, Orang Lagi Kesusahan Karena Asap, Bandara Pekanbaru Malah Bermusik Melayu

Riau Book - Pihak PT Angkasa Pura II menghadirkan kelompok seniman musik Melayu untuk menghibur ribuan calon penumpang yang terlantar…

Foto

Biadab! Siswi SD Dicabuli Ayah dan Guru Agamanya Hingga Hamil

Riau Book - Menarik kisah bocah siswi sekolah dasar yang ketagihan seks. Meski berada di shelter khusus, siswi SD berusia…

Foto

Waduh, Siswi Sekolah Dasar Ketagihan Seks Usai Digerayang Pacar Ibunya

Riau Book - Sungguh miris. Kabar menyedihkan dari generasi belia. Mereka yang harusnya menjadi pemimpin masa depan bangsa, telah dirusak…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan