Siapa Suruh Masyarakat Bakar Lahan, Itu Sesuai Undang-undang, Lho...

Riau Book - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar datang ke Riau untuk meninjau titik bekas kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar pada Minggu (20/9/2015).

Ketika itu, Menteri LHK di dampingi Bupati Kampar Jefry Noer, Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman,MBA, Kapolda Riau Pol Drs Dolly Bambang Hermawan, Komadan Korem 031 /Wira Bima Brigjen Nurendi,M.Si Han, Danlanud Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin Henri Alfiandi, Kapolres Kampar AKBP Ery Pfriyono,SH,SIK, Kepala BNPBD Kampar Itarius, Camat Tambang Mulatua,S.Sos serta para anggota dari TNI/Polri.

Siti Nurbaya mengatakan, kebakaran lahan terutama terjadi di dekat pemukiman masyakat seperti yang terjadi di Kampar sebenarnya persoalan bersama, baik itu pemerintah, masyarakat, dan perusahaan-perusahaan yang ada untuk bersama saling memperhatikan berbagai aspek yang membahayakan dampak dari kebakaran lahan ini.

"Dan ini harus mempunyai ketahanan masyarakat yang kuat, apalagi kita sudah ada Babinsanya, ada Babinkamtibmas, sudah ada masyarakat peduli api, namun mereka tidak akan bisa berbuat banyak karena peralatan mereka tidak memadai," kata Siti Nurbaya di lokasi kejaidan.

Pada kesempatan sama, Bupati Jefry Noer mengusulkan agar Pemerintah Pusat mempertimbang untuk merevisi Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang memperbolehkan pembekaran lahan seluar dua heaktar.

"Undang-undang No 32 tahun 2009 ini sangat memicu terjadinya kebakaran lahan, karena yang terjadi di lapangan api sisa pembakaran tersebut bukan saja merambah hanya ke lahan yang 2 heaktar itu saja namun juga meluas kemana-mana karena diterpa angin sehingga dapat terjadi bencana. Apalagi di daerah Sumatera ini khususnya Riau kebanyakan berlahan gambut yang sulit dipadamkan," tutur Jefry.

Jefry Noer meminta agar undang-undang tersebut direvisi dan kalau bisa dihapuskan poin tentang dibenarkannya pembakaran lahan yang 2 heakter tersebut sehingga tidak ada lagi kebakaran lahan yang dapat berdampak serius dan merugikan masyarakat.

Selain itu, Jefry mengatakan di Desa Rimbo Panjang ini banyak sekali lahan-lahan duduk atau lahan yang tidak dikelola oleh pemiliknya, hal ini nantinya akan dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) tentang lahan yang tidak dikelola tersebut. "Kita akan buatkan Perda tentang lahan yang tidak dikelola oleh pemeiliknya," ucap Jefry.

Menteri LHK menjelaskan, bahwa memang pada Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang membakar lahan tersebut dibenarkan, hal itu dikarenakan pemerintah sangat memperhatikan masyarakat.

Namun menurut dia di sana ada beberapa ketentuan yakni masyarakat harus mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Tetapi dari hasil pantauan di lapangan sangat berbeda dikarenakan kurangnya pengawasan dari masyarakat yang berdampak meluasnya kebakaran lahan tersebut.

"Maka tentu saja usulan pak Bupati akan menjadi pertimbang bagi kami untuk dilakukan kajian lebih dalam lagi," kata Siti Nurbaya menjawab Jefry.

Menurutnya jika kebakaran lahan ini dilakukan dengan sengaja oleh perusahaan tentu sudah ada aturan-aturannya dalam menjatuh sanksi. Namun jika masyarakat yang melakukannya maka akan dicari siapa yang memerintahkannya.

"Perintah Bapak Presiden jika masyarakat yang sengaja membakar lahan ini maka yang kita cari adalah siapa yang menyuruhnya," lanjut Siti Nurbaya.

Mengenai bantuan peralatan, menurut dia hal itu juga menjadi perhatian serius untuk dapat diturunkan bantuan secepat mungkin karena dengan demikian permasalahan kebakaran lahan ini dapat teratasi secepatnya.

Bupati Jefry juga mengungkan bahwa sebelum kejadian kebakaran lahan gambut di Kampar, pemerintah daerah setempat melalui Pemerintah Desa Rimbo Panjang sudah menyurati ke pemilik lahan tentang dampat kebakaran lahan.

"Pemilik lahan diminta agar lahanya diperhatikan dan dikelola dengan baik namun sebahagian besar pemilik lahan tersebut tidak menanggapinya, dan hal ini telah dilaporkan kepada pihak yang berwenang yakni Kapolres Kampar," katanya.

Dalam penanggulang bencana kabut asap, lanjut Jefry, di setiap desa khususnya desa yang rawan kebakaran lahan sejauh ini sudah ada Babinsa, Babinkamtibmas, Masyarakat Peduli Api (MPA), namun yang menjadi kendala adalah berbagai peralatan yang saat ini kurang memadai untuk melakukan pemadaman yang cepat.

Untuk itu, demikia Jefry, pemda meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar hal ini dapat menjadi pertimbangan sehingga bencana ini segera teratasi. (fzr)

foto

Terkait

Foto

Kebun Kelapa Masyarakat Inhil Diserang Monyet, Perusahaan Diduga Penyebabnya

Riau Book - Tim Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, sudah melakukan verifikasi di lapangan, terkait kerusakan…

Foto

Adakah Gelombang Unjuk Rasa Saat Kedatangan Jokowi ke Riau Nanti?

Riau Book - Sejauh ini untuk persiapan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Riau terus dimatangkan. Standar pengamanan maksimal…

Foto

Heboh, Anggota DPRD Dumai Hilang Usai Nginap di Grand Elite Pekanbaru, Isunya Disekap

Riau Book - Kabar heboh. Seorang legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, Riau, dari Partai Nasional Demokrat…

Foto

Akhirnya Riau Bebas Titik Panas, Penerbangan Kembali Normal

Riau Book - Pihak berwenang melaporkan bahwa titik panas di Pulau Sumatera pada Sabtu (18/9/2015) petang nihil, jika sebelumnya ditemukan…

Foto

Benarkah Awan Aneh ini Tanda Akhir Zaman?

Riau Book - Fenomena alam. Awan berbentuk aneh nampak di Kosta Rika tiga hari lalu. Surat kabar the Daily Mail…

Foto

Kacau, Bu Guru Kok Nyambi Jadi Bintang Film Porno

Riau Book - Dunai pendidikan kembali tercoreng. Seorang guru seni musik di SMA Theodore Roosevelt, Ohio, Amerika Serikat, ketahuan nyambi…

Foto

Mencengangkan, Ternyata Ada Ratusan Perusahaan Sebabkan Polusi Asap

Riau Book - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mendapat pertanyaan sari seorang wartawan tentang berapa banyak perusahaan yang terlibat…

Foto

Hii...Warga Pantai Bengkalis Mengaku Sudah Biasa Temukan Tulang-tulang Manusia

Riau Book - Pihak Warga Desa Ketam Putih, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menemukan tulang manusia di pinggiran Pantai Laut Ketam…

Foto

Lagi-lagi Listrik PLN Meranti Padam

Riau Book - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, telah kembali mengalirkan arus listrik kepada para pelanggan,…

Foto

Pernah Lihat Anjing Laut Berselancar? Nah ini dia...

Riau Book - Tidak banyak orang yang beruntung bisa menyaksikan peristiwa langkah seperti ini. Bayangkan saja, ada anjing laut yang…

Foto

Ospek di China Brutal, Belasan Wanita Dipanggang di Aspal

Riau Book - Sudah menjadi tradisi, jika militeristik saat penyambutan mahasiswa baru di China masih marak. Kampus sipil pun melakukan…

Foto

Mengenaskan, Janda Bengkalis dan 2 Anaknya Tewas Perpanggang

Riau Book - Peristiwa tragis menimpa seorang janda beranak dua warga Bengkalis, Riau. Satu keluarga yang tinggal di Jalan Sudirman,…

Foto

Waduh! Warga Malaysia di Riau Pulang Kampung Dibuat Asap

Riau Book - Pihak Pemerintah Kerajaan Malaysia melakukan evakuasi ratusan warganya dari Provinsi Riau akibat kabut asap pekat yang menyelimuti…

Foto

TNI Tentara Terbaik Asia Tenggara, Siap Bebaskan WNI yang Disandera di Papua

Riau Book - Setelah sebelumnya dinobatkan menjadi pasukan terbaik di Asia Tenggara, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapatkan tantangan untuk membebaskan…

Foto

Waduh, Ribuan Jemaah Nyaris Diungsikan Karena Kebakaran Disebabkan Haji Indonesia

Riau Book - Pihak Pejabat Kementerian Agama membenarkan ada kebakaran hotel di Makkah, yang menyebabkan nyaris 1.000 jamaah diungsikan. Mayoritas…

Foto

Menkes: Matikan Asap Kalau tidak Ongkos Besar, Aktivis: Menkes tak Sehat

Riau Book - Kalangan pimpinan legislator Riau, Sunaryo, Manahara Manurung dan Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Kamis (17/9/2015) menerima aspirasi…

Foto

Waduh! Seorang Guru di Rohul Ditembak Oknum Polisi Berkali-kali

Riau Book - Seorang guru pendidikan biologi tenaga honorer yang mengajar di Sekolah Menengah Atas( SMA) Negeri I Rambah Samo,…

Foto

Walikota Pekanbaru Tinggalkan China, Katanya Kasihan Rakyat Kena Asap

Riau Book - Kritikan dan kecaman atas kunjungan kerja Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus MT ke China membuatnya "sadar". Dari…

Foto

Astaga, Posko Tanggap Darurat di Ruang Terbuka di Bobol Asap

Riau Book - Posko Penanggulan Tanggap Darurat Asap yang dibangun oleh Dinas Kesehaan (Diskes) Riau bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana…

Foto

Kasihan, Selain Berasap di Meranti Listrik juga Padam

Riau Book - Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, harus menanggung derita berlipat ganda. Di saat bencana kabut asap masih…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan