Belenggu Asap Riau Selama 18 Tahun

Riau Book - Tahukah Anda? Ada jutaan jiwa terperangkap belenggu asap yang mengancam kehidupan, "merantai" keinginan balita dan mengurung keleluasaan aktivitas para orang tua dalam mencari nafkah.

Pagi yang cerah mulai berganti kelam, ketika sinar matahari terhalang polusi asap dan embun tersusup butiran halus seperti abu. Kalangan pekerja harus tetap mencari nafkah, ibu rumah tangga memaksa diri berbelanja, pelajar berusaha tetap pergi ke sekolah.

Tidak sedikit dari mereka memaksa terlepas dari belenggu asap, memberanikan diri beraktivitas di luar rumah dan gedung tanpa mengenakan masker, pelindung rongga pernafasan dari serangan penyakit infeksi saluran pernafasan.

Peristiwa luar biasa itu telah menjadi hal yang biasa terjadi di daratan Provinsi Riau. Setiap tahun sejak 18 tahun terakhir, sejumlah wilayah kabupaten/kota termasuk Pekanbaru tidak pernah lepas dari belenggu bencana asap dampak dari peristiwa kebakaran hutan dan lahan.

Menurut data Dinas Kehutanan dan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), sejak 18 tahun terakhir telah jutaan hektare hutan di Riau yang hangus terbakar.

Sebagian besar saat ini telah beralih fungsi menjadi kawasan perkebunan kelapa sawit dan bahkan hutan tanam industri. Itu menjadi bukti, peristiwa yang begitu menyiksa jutaan jiwa, telah dinikmati hasilnya oleh segelintir kalangan yang membentuk korporasi.

Peristiwa itu kini kembali datang, membelenggu ragam aktivitas berbagai kalangan.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan kualitas udara di berbagai kabupaten/kota di wilayah itu dalam dua hari terakhir kian memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap.

"Ini bukan merupakan hal yang pertama terjadi namun telah berulang kali, bahkan dalam satu tahun terakhir," kata Pejabat Dinas Kesehatan Riau, Andra S.

Ia mengatakan dengan kondisi udara yang terus memburuk atau berada pada level tidak sehat, maka sebaiknya masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah atau gedung.

Alat indeks standar polutan udara (ISPU) yang berada di beberapa wilayah kabupaten/kota terakhir menyatakan kondisi penurunan kualitas yang berarti sudah bahaya bagi kesehatan manusia.

Dinkes Riau mengimbau masyarakat untuk mengantisipasinya dengan mengurangi aktivitas di luar rumah atau gedung. Kalau tidak terlalu penting, demikian Andra, sebaiknya tetap berada di dalam rumah atau kantor karena jika dipaksakan itu bisa membahayakan kesehatan.

Merusak Masa Depan Bangsa

Kebakaran hutan dan polusi asap, sejak 18 tahun lalu hingga saat ini masih menjadi hambatan nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan perekonomian.

Bencana asap, kerap memaksa pihak sekolah untuk meliburkan aktivitas belajar-mengajar guna mengantisipasi para murid terkena berbagai penyakit. Sejumlah perusahaan dan kantor-kantor pemerintahan juga selalu mempersempit waktu kerja para karyawannya.

"Tanpa disadari, bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap tahunnya tanpa henti hingga menyebabkan polusi asap telah merusak masa depan bangsa ini," kata pemerhati lingkungan dari Universitas Riau Tengku Ariful Amri.

Kebakaran lahan telah menghancurkan sumber daya alam dan itu menurut dia terbukti dilakukan dengan sengaja hanya untuk meningkatkan derajat ekonomi sekelompok orang.

Parahnya lagi, demikian Ariful, Riau tidak pernah lepas dari bencana asap yang terjadi terus menerus setiap tahunnya. Untuk patut diketahui, bahwa bencana asap juga telah menjatuhkan harkat dan martabat bangsa ini di tingkat masyarakat internasional, lebih spesifiknya lagi di Asia Pasific.

Karena menurut dia, asap hasil kebakaran hutan dan lahan ini terbukti telah sampai ke berbagai negara tetangga khususnya Malaysia dan Singapura.

Dengan kondisi demikian, menurut dia pemerintah telah gagal membangun konservasi sumber daya alam yang artinya menjadi kehancurkan masa depan bangsa ini.

"Kedepan semua pihak harus bersama-sama mengatasi persoalan bencana kebakaran lahan dan kabut asap ini dan harus dilakukan antisipasi cepat dan tepat," katanya.

Karena dengan kondisi kerusakan lingkungan yang sedemikian parah, pemerintah menurut dia membutuhkan dana besar dan waktu panjang untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, terlebih tanpa ketersediaan sumber daya alam yang memadai.

Bencana tahunan itu menurut Ariful tanpa disadari pula, telah mendatangkan kerugian yang dahsyat. Jika Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) merilis kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp50 triliun, pemerhati justru menyatakan lebih dari itu, atau mungkin tak tergantikan sama sekali.

Kerugian lainnya yang lebih penting menurut Ariful adalah; runtuhnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap bangsa Indonesia. Terlebih, revitalisasi yang akan dilakukan kedepan, akan jauh lebih besar biayanya dibandingkan dengan keuntungan yang didapat melalui alihfungsi lahan yang selama ini dilakukan.

Eksploitasi sumber daya alam yang tidak memiliki pola termasuk pembakaran lahan untuk perkebunan dan hutan industri, hanya akan mendatangkan kesengsaraan secara massal. Maka hentikan!

"Bencana ini juga menyebabkan punahnya keanekaragaman hayati yang tidak bisa digantikan oleh manusia, secanggih apapun cara berpikirnya, dan sejenius apapun pola pikirnya," kata dia.

Dengan demikian, kerugian yang telah merentang di depan mata ini, menurut dia memang harus dibayar mahal oleh bangsa ini untuk kembali bangkit dalam membenahi perekonomian masa depan.

Jika tidak segera diatasi, menurut dia hal itu justru akan memutuskan mata rantai pembangunan berkelanjutan. "Karena pembangunan tidak lepas dari faktor ekonomi, dan ekonomi berkelanjutan itu dapat dilakukan dengan cara bagaimana memanfaatkan SDA dengan tidak memusnahkannya untuk ketersediaan anak-cucu di masa yang akan datang."

Negara ini harus segera terlepas dari polusi asap, karena telah 18 tahun bencana itu mengancam kehidupan secara massal. Kesadaran itu bisa dimulai dari para orang tua yang menginginkan anak dan cucunya kelak terbebas dari belenggu kesengsaraan. (FZR)

foto

Terkait

Foto

Ini Berbagai Kegiatan Jokowi di Kampar, Ribuan Warga Miskin Akan Menyambutnya

Riau Book - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Kampar Provinsi Riau untuk meninjau penanganan pemadaman kebakaran lahan…

Foto

Kini Kota-kota di Indonesia Terburuk di Dunia Karena Asap, Pekanbaru ke 2

Riau Book - Tahukah Anda? banyak negara bangga dengan lingkungan tiap kotanya yang asri. Namun berbeda di Indonesia, Air Quality…

Foto

Ini Alasan Plt Gubernur Riau Mendadak Dipanggil Presiden Jokowi

Riau Book - Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mendadak pergi ke Jakarta melalui Padang setelah dipanggil…

Foto

Jokowi: Saya Minta Kepekaan Gubernur, Bupati dan Walikota Atasi Asap

Riau Book - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam akun Facebooknya merespon dengan tegas atas bencana kabut asap kebakaran lahan dan…

Foto

Bandara Pekanbaru Lumpuh, Ribuan Penumpang Terlantar

Riau Book - Bandara SSK II Pekanbaru, Riau, dilaporkan lumpuh akibat asap tebal dampak kebakaran lahan. Hal itu menyebabkan ribuan…

Foto

Zaman Edan, Ratusan Ribu Orang Indonesia Bakal Kehilangan Pekerjaan

Riau Book - Kondisi perekonomian Indonesia yang sedang kalut mulai menyulut pada pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh beberapa perusahaan di…

Foto

Saatnya Robot Yang Bekerja

Riau Book - Masayoshi Son selaku Pemimpin Umum SoftBank Group dari Jepang memprediksi bahwa robot akan lebih banyak ketimbang manusia…

Foto

Tersedot Ratusan Miliar, Perusahaan HTI Penguasa Jutaan Hektare Hutan Riau Bantu Sekadar

Riau Book - Sudah berapa banyak helikopter di sewa, diterbangkan untuk memanjau, bahkan menjatuhkan jutaan liter bom air guna memadamkan…

Foto

Kenali Vagina Lewat Cairannya

RiauBook - Kebanyakan wanita yang sibuk dengan aktivitasnya, tak menyadari adanya perubahan tak normal pada vagina. Selama terlihat dan terasa…

Foto

Bembuktian Hukum Buta, Si Miskin Lawan Si Kaya

Yosep (28 tahun), merasa begitu marah ketika tanahnya seluas 9.000 meter persegi diserobot oleh seorang pengusaha roti. Pria miskin yang…

Foto

Biadab! Ayah Ini Paksa Putrinya Berumur 11 Tahun Jual Narkoba

RiauBook - Sungguh biadab. Seorang pria di Kolombia ini sungguh keterlaluan. Bagaimana tidak, dia menyuruh putrinya yang berusia 11 tahun…

Foto

Ini Cara Kerja Viagra Wanita, Meningkatkan Nafsu Seks Spontan

RiauBook - Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) akhirnya menyetujui peredaran "viagra wanita". Ini adalah obat resep pertama…

Foto

Ini Jenis Payudara Normal Wanita Sesuai Umurnya

RiauBook - Coba waspadai. Seiring bertambahnya usia, bentuk tubuh tentu akan berubah, termasuk payudara. Perubahan payudara akan terjadi baik dari…

Foto

Karyawan Pria Paling Bisa Pura-pura Sibuk Kerja

RiauBook - Akui saja bahwa kita, para karyawan kantoran, pasti pernah berada di kondisi sok sibuk dan pura-pura lagi banyak…

Foto

Siang Ini Ada Dikabarkan Jokowi Ganti Enam Menteri

RiauBook - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (11/8/2015) petang hingga malam, melakukan pertemuan empat mata di…

Foto

Mungkin Pencitraan Mirip Jokowi, Sekda Riau Zaini Ogah Gunakan Tiga Mobil Dinas Mewah, Pilih Naik Oplet

RiauBook - Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Zaini Ismail, mengantarkan tiga unit mobil dinas yang biasa digunakannya sehari-hari ke gudang perlengkapan…

Foto

Ini Fakta Unik Tentang Bokong Wanita

RiauBook - Tidak ada salahnya seorang wanita untuk mengetahui bagian tubuh Anda sendiri, termasuk bokong. Dilansir dari Cosmpolitan, berikut fakta-fakta…

Foto

Cintai Ternak, Maka Dia Akan Menghasilkan

RiauBook.com - "Jika ingin sukses dalam peternakan, cintai dan sayangi hewan ternak tersebut, maka dia akan memberikan keuntungan bagi yang…

Foto

Indriyanto: KPK Tak Perlu Fatwa MA

RiauBook - Plt Wakil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji menyatakan fatwa Mahkamah Agung tak dapat mengatur soal penyidik…

Foto

Kabareskrim Bilang Itu Positif

RiauBook - Markas Besar Kepolisian Indonesia tidak mempermasalahkan wacana Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilibatkan menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan