Riau Book - Penjabat Kepala Desa (Pj.Kades) Batang Duku, Dodi Sandra membenarkan pihak diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari). Ia dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran tahun 2016.
Selain Dodi, sejumlah perangkat desa lainnya juga dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran tahun 2016 itu.
"Memang benar Kejari minta keterangan terkait dengan adanya penggunaan anggaran tahun 2016, termasuk diri saya sendiri," kata Dodi Senin (20/2/2017).
Namun Dodi mengelak jika ada indikasi dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa dimasa jabatannya. Dia justru menduga itu terjadi, semasa kades sebelumnya bernama Herli.
" Saya mulai menjabat saja Nopember 2016, jadi ini tak ada kaitannya," sebut PJ kades.
Pemeriksaan dilakukan kejaksaan, Â terkait pencarian Anggaran Dana Desa tahap pertama dan kedua serta dana APBN tahap pertama.
Secara terpisah, mantan Penjabat Kades Batang Duku Herli saat dihubungi wartawan tidak membantah hal tersebut.Â
Dia turut membenarkan bahwa dirinya telah diperiksa pihak kejaksaan terkait dugaan dimaksud.
"Ya sudah 2 kali saya dipanggil ke Kajaksaan," kata Herli Senin (20/2/2017) saat di hubungi.
Terkait indikasi adanya kerugian negara, dia akan mengembalikan kerugian tersebut.
"Kalau memang ada kerugian negara saya bersedia mengembalikan dan juga siap dengan konsekuensi yang ada," pungkasnya. (Doang)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…