Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Bupati Siak Drs H Syamsuar melakukan penanaman bibit padi menggunakan handtraktor.

Rabu, 05 April 2017 - 18:02 WIB 11800000

Penanaman Padi Perdana Panglima TNI di Bungaraya Sukses

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM-Acara Penanaman padi perdana di Bungaraya Siak dengan menghadirkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berjalan sukses.

Kedatangan sang Jenderal di "Kota Istana" disambut Bupati Siak H Syamsuar, Jenderal rendah hati ini tiba di Siak tepatnya di halaman depan DPRD Siak menggunakan helikopter pada pukul 08.45 WIB.

Penyambutan dilakukan dengan nuansa Melayu, ketua LAMR Siak Zulkifli memasangkan tanjak Siak kepada jenderal sebagai tanda tamu kehormatan.


Penyematan tanjak kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai penghargaan Lembaga Adat Melayu Kabupaten Siak.

Dalam kunjungan ke Siak ini, Panglima TNI juga membawa, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI Jenderal Mulyono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang diwakili Dirjen Holtikultura Bibit Sujono.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bersama Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli dan sejumlah pejabat dan tokoh Riau lainnya turut menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Pukul 09.30 WIB, Panglima TNI Jenderal Gatot beserta rombongan tiba di lokasi acara yakni di Desa Bungaraya Kecamatan Bungaraya yang disambut dengan kompang dan tari persembahan.

Panglima TNI didampingi Gubri, Bupati Siak dan rombongan dalam prosesi penyambutan kedatangan di Bungaraya.

Acara demi acara selesai dilakukan, yakni penaburan benih jagung dan padi menggunakan mesin handtraktor, Jenderal Gatot turun langsung menanam benih padi dan berlumpur bersama masyarakat.

Panglima Gatot saat dijumpai usai acara mengatakan, dengan penanaman 5.000 hektare padi dan jagung di Kabupaten Siak, merupakan langkah bagus dan luar biasa dalam swasempada pangan di daerah.

"Tiap-tiap Kabupaten/kota mempunyai lahan sawah 5.000 hektare saja, maka kebutuhan beras di daerah tersebut akan terpenuhi," kata Panglima TNI Gatot Nurmantyo kepada wartawan.

Namun, hal itu tidak akan bisa dilakukan begitu saja tanpa melibatkan para petani. "Para pahlawan NKRI ini adalah petani karena petanilah yang mensukseskan ketahanan pangan yang sudah lama kita ingini," kata orang nomor satu di jajaran TNI tersebut.

Panglima TNI beserta jajaran menyalami siswa siswi Bunga Raya.

Ia mengatakan, TNI bersama petani akan selalu berkoordinasi dan saling membantu dalam hal swasembada pangan. "Nanti Babinsa akan terlibat mengawal pertanian ini bersama petani," kata Panglima.

Saat ini kata Panglima, dengan produksi padi di Indonesia mencapai 1.800 juta ton per tahun. Ke depan ia menargetkan akan menambah penghasilan produksi padi.

"Sesuai dengan visi bapak Presiden, bahwa 2045 Indonesia menjadi sentra lumbung padi dunia. Untuk itu kita akan tingkatkan terus produksi padi di setiap daerah," katanya.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Bupati Siak H Syamsuar beserta jajaran mengacungkan jempol tanda penanaman padi perdana sukses dilakukan.

Sementara itu, Bupati Siak H Syamsuar berharap dengan hadirnya Panglima TNI di Kabupaten Siak bisa memotivasi pihaknya, terutama jajaran pemerintah daerah.

"Sesuai dengan arahan Kasad tadi, harapan kami kedepannya dengan adanya peremajaan sawit dibeberapa daerah di kabupaten Siak, tentunya kami akan menggalakkan masyarakat untuk menanam jagung, mudah-mudahan dapat diikuti semua petani di Kabupaten Siak," kata Syamsuar.

Target kedepannya, hasil panen petani akan bertambah. Yang mana saat ini dengan lahan yang ada seluas 5000 ha, hasil panen yang peroleh baru mencapai 38 ribu ton tahun 2016,

Bupati Siak H Syamsuar mendampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat melihat sejumah barang pusaka dan sejarah di Istana Siak.

"Walapun itu sudah ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Namun, untuk kebutuhan kabupaten Siak saat ini masih kurang, salah satu jadi perhatian kami tadi juga telah disampaikan," kata Syamsuar.

Syamsuar mengatakan, sekarang Pemerintah Kabupaten Siak sudah ada kerjasama dengan Bulog, mereka harus membantu agar petani tidak lari keluar untuk menjual beras.

"Karena kalau beras banyak yang dijual keluar maka beras daerah luar akan masuk, maka dari itu kami meminta bantuan dari pihak TNI," kata Syamsuar lagi.

Saat ini kata Syamsuar, Pemerintah Kabupaten Siak sedang berfokus kepada 4 Kecamatan sentra padi, yakni Bungaraya, Sungai Apit, Sabak Auh dan Sungai Apit.

Bupati Siak H Syamsuar menyerahkan cenderamata berupa lukisan Sultan Syarif Kasim II kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Istana Siak.

"Tapi kecamatan lain saat ini juga berminat untuk bersawah, kita akan lakukan meninjauan lagi tentang apakah tanah tersebut cocok untuk bersawah atau tidak," kata Bupati dua periode ini.

Target ke depan Syamsuar, dengan digalakkannya swasembada pangan ini, minimal mencukupi kebutuhan masyarakat kabupaten Siak. Kalau lebih baru dibawa keluar seperti di Kabupaten tetanga.

Saat acara, dilakukan juga penyerahan bantuan secara simbolis dari Kementerian Pertanian, berupa benih padi sebanyak 50 kg jenis varietas mekongga dan benih jagung sebanyak 100 kg varietas SHS 101

Prosesi penanaman padi perdana.

Sedangkan dari Gubernur Riau juga dilakukan bantuan Benih padi sebanyak 100 kg Varietas SHS 101, Penyerahan alat sekolah sebanyak 1100 pcs dan polis asuransi pertanian yang diterima oleh 1500 petani.


Panglima TNI Datang, Siak Dapat Berkah

Kedatangan Jenderal Gatot Nurmantyo membawa berkah bagi Kabupaten Siak. Pasalnya, Siak mendapat berbagai bantuan baik itu dari APBN maupun APBD Provinsi Riau.

Tahun 2017, Kabupaten Siak dialokasikan bantuan benih dari dana APBN Pusat berupa, Herbisida, Pupuk dan alat mesin pertanian

Adapun bantuan yang diperoleh Kabupaten Siak yang bersumberkan dari dana APBN. Yakni, benih padi sebanyak 21.375 Kg dengan luas 855 ha, benih jagung sebanyak 1.455 Kg dengan luas 97 ha, pengembangan desa pertanian organik seluas 20 ha, unit pengelola pupuk organik 1 unit, pengembangan Hazton seluas 200 ha, Subsidi benih seluas 2.000 ha, Combine hervester sedang 3 unit, Combine hervester besar 5 unit.



Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta rombongan berjalan keluar dari Istana Siak.

Tak cukup sampai di situ, Siak juga kebagian "kue" APBD dari Provinsi Riau. Provinsi melalu Dinas Tanaman pangan, Holtikultura dan Perkebunan Riau mengalokasikan bantuan berupa pengembangan kawasan padi seluas 231 ha bantuan berupa benih, pupuk dan herbisida, Hand trakctor Rotari sebanyak 6 unit untuk Kabupaten Siak. (RB/Agus/adv)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Ridho

Berita Terkini

Mau Tahu, Besaran Anggaran Rehab Rusunawa Haji Riau?

Sabtu, 01 April 2017 - 15:35 WIB

Potret Kehidupan Masyarakat Miskin di Kampar

Jumat, 31 Maret 2017 - 21:02 WIB

Lihatlah, Desain Gedung Terpanjang di Dunia

Rabu, 29 Maret 2017 - 22:12 WIB

OJK Literasi Keuangan 6.000 Guru SMA Pekanbaru

Rabu, 29 Maret 2017 - 13:13 WIB

BAZNAS Kampar Serahkan 6 Kerbau kepada Mustahiq

Rabu, 29 Maret 2017 - 09:26 WIB

Kabar Syamsuar "Ngumpet" di Ruang VIP, Hoax

Senin, 27 Maret 2017 - 10:12 WIB

Pengurus PK KNPI Bengkalis Lakukan Konsolidasi

Sabtu, 25 Maret 2017 - 22:59 WIB

Kepala DPMD: Dana Desa Akan Cair Bulan April

Jumat, 24 Maret 2017 - 19:42 WIB

Syamsuar Apresiasi Peranan TP-PKK di Siak

Jumat, 24 Maret 2017 - 08:48 WIB

Dua SPBU di Selatpanjang Mulai Beroperasi

Kamis, 23 Maret 2017 - 23:28 WIB

Cari Judul Berita





Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize