RIAUBOOK.COM - Kecamatan Tasik Putri Puyu, kecamatan bagian paling barat dan terjauh dari ibukota kabupaten Kepulauan Meranti, ditetapkan menjadi pusat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2017.
Dalam rangka mempersiapkan segala keperluan lomba membaca kitab suci Alquran itu, panitia pun menggelar rapat pembahasan, yang dilaksanakan Senin (8/5/2017) bertempat di kantor bupati.
Ketua Panitia, Azza Faroni didampingi pihak Polres Kepulauan Meranti dan LPTQ, dalam rapat tersebut membahas segala keperluan yang menyangkut pelaksanaan tersebut. Mulai dari pemondokan kafilah atau kontingen yang akan bertarung. Juga mengenai konsumsi dan transportasi masyarakat.
Selain itu dalam kegiatan MTQ IX tingkat kabupaten itu, juga dibahas mengenai peserta anak didik yang masih melakukan kegiatan ujian sekolah dan juga kegiatan lainnya.
Demikian juga pelaksanaan Bazaar dan Pawai Taaruf, maupun sidang majelis hakim yang akan memutuskan para pemenang lomba.
Azsa mengatakan, semua bidang harus bisa bekerja maksimal setidaknya H-2 segala perlengkapan sudah rampung seratus persen. Baik pengaturan kapal transportasi maupun persiapan akomodasi dan segala kebutuhan guna suksesnya kegiatan keagamaan tersebut.
Kepada pihak Dinas PU juga sanga diharapkan agar pembangunan Astaka MTQ tersebut setidaknya tanggal 18 Mei sudah rampung 100%. Untuk itu harus diupayakan menambah tenaga kerja sehingga tenggat waktu yang diharapkan akan bisa tercapai,pinta Azza.
Hal senada juga disampaikan Camat Tasik Putripuyu Abdul Hamid, berharap jika pihak PU dapat melipatgandakan tenaga kerja di lapangan. Jika perlu dilakukan dengan pekerjaan siang malam.
Sebab astaka menjadi pusat pelaksanaan MTQ. Sehingga selain memiliki kenyamanan juga memiliki keluasan yang dapat menampung kegiatan di atas pentas nantinya. Termasuk penerangan yang cukup sehingga pelaksanaan tersebut bisa berjalan sesuai harapan,"kata Hamid.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan, Hendra Putra menyampaikan untuk mempermudah transportasi masyarakat dari dan ke lokasi acara yakni di Desa Bandul, pihaknya telah berkoordinasi dengan KSO Kesyahbandaran Selatpanjang, meminta kepada armada kapal penumpang dari Dumai ke Batam dan sebaliknya agar bersedia singgah di Desa Bandul.
Dengan demikian masyarakat yang ingin hadir mengikuti kegiatan MTQ tingkat kabupaten tersebut tidak mengalami kendala transportasi.
Demikian juga bagi para kontingen yang akan pulang setelah selesai mengikuti kegiatan bisa pulang lansung menggunakan transportasi umum, "kata Hendra.
Ditambahkan Azza, kepada pihak PLN agar dapat memberikan penerangan jalan mulai dari Teluk Belitung hingga ke Desa Bandul. Sehingga kontingen yang sudah selesai bertanding akan bisa pulang lewat jalan darat. (RB/jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…